KABARIKA.ID, MAKASSAR – Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. memaparkan sejumlah capaian Unhas dalam satu tahun terakhir, saat memimpin upacara peringatan dies natalis ke-67 Unhas, Sabtu (9/09/2023), bertempat di Baruga A.P Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dies natalis ke-67 Unhas ini mengangkat tema, “Succeding Unhas Toward Global Excellence”. Dalam kesempatan tersebut,

Hadir dalam kegiatan tersebut, para pembantu rektor Unhas beserta jajaran pimpinan lingkup Unhas, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia, penjabat Gubernur Sulsel Dr. Bachtiar Baharuddin, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, serta tamu kehormatan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. JJ mengatakan Unhas merupakan sebuah institusi besar yang di dalamnya diisi oleh orang-orang hebat, yang selalu siap menghadapi masa depan dengan semangat pantang menyerah untuk meraih kejayaan. Hal ini ditunjukkan dengan berbagai capaian yang diraih dalam berbagai bidang.

“Misalnya saja dalam bidang akademik, hasil monitoring perkuliahan menunjukkan persentase pelaksanaan perkuliahan untuk seluruh jenjang pendidikan tercapai di atas 90%. Banyak hal yang telah diraih Unhas dalam satu tahun terakhir ini yang juga merupakan bagian dari semangat dan pantang menyerah dari seluruh sivitas akademika,” jelas Prof.JJ.

Di antara tamu undangan kehormatan pada upacara dies natalis ke-67 Unhas, tampak Prof Dr. H. Basri Hasanuddin rektor dua periode (1989-1993; 1993-1997), Sabtu (9/09/2023), bertempat di Baruga A.P Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar. (Foto: Humas Unhas)

Lebih lanjut, Prof JJ mengatakan Unhas tidak hanya sebagai minaret ilmu pegetahuan, tetapi juga sebagai mercusuar keteladanan moral, budi pekerti, karakter dan prilaku terpuji dari seluruh alumninya. Tempat dimana pengetahuan direproduksi, inovasi dn terobosan baru diciptakan dan generasi unggul penerus bangsa dilahirkan.

Pada kesempatan tersebut, hadir memberikan orasi ilmiah adalah Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia, M.Arsjad Rasjid.,P.M.,B.Sc. Dimana, Arsjad menjelaskan tentang “Kewirausahaan, Bonus Demografi, Peluang dan Tantangannya Menuju Indonesia Emas 2045”.

Arsjad menjelaskan Indonesia diproyeksikan menjadi ekonomi berpenghasilan tinggi pada tahun 2038, dan ekonomi terbesar ke-8 di dunia berdasarkan PDB riil dan peringkat ke-4 berdasarkan PDB PPP pada tahun 2045.

Setidaknya ada empat target utama untuk mencapai Indonesia Emas, yakni dengan memperkuat ketahanan pangan dan kesehatan, menjadi negara maju dan berpenghasilan tinggi hingga mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060.

“Secara garis besar, empat agenda prioritas untuk mencapai Indonesia Emas 2045 adalah aspek ketangguhan, aspek kesejahteraan, aspek inklusivitas dan aspek keberlanjutan,” jelas Arsjad.

Untuk mendukung kebermanfaatan Unhas kepada masyarakat, sejumlah program baru diluncurkan pada upacara dies natalis ke-67 seperti Unhas Episode ke-7 yang berfokus pada penguatan zona integritas.

Tidak hanya itu, ada beberapa fasilitas lainnya yang juga diluncurkan seperti Jagung Jago hingga Rumah Sakit Hewan. Selain meluncurkan beberapa program unggulan, Unhas juga memperluas kemitraan melalui penandatangan dengan sejumlah industri dan universitas sebagai bukti komitmen Unhas mendorong kemajuan Indonesia pada berbagai sektor. (*/rs)