KABARIKA.ID, JAKARTA– Timnas U-17 Korea Selatan ketakutan menghadapi Timnas Indonesia U-17! Bayang-bayang kekalahan memalukan yang dialami tim senior mereka tahun lalu (26/4/2024) di Piala Asia U-23 masih menghantui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Garuda Asia siap tempur dalam laga perdana Piala Asia U-17 Tahun 2025 melawan Korea Selatan U-17 di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah, Jumat, 4 April 2025, pukul 22.00 WIB.

Dengan semangat yang menggelegar dan persiapan matang, Timnas Indonesia U-17 tak gentar menghadapi tim yang disebut-sebut sebagai raksasa Asia.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, tak menampik jika skuadnya akan menghadapi raksasa Asia Korea Selatan.

“Pastinya Korea Selatan U-17 adalah lawan berat di Grup C Piala Asia U-17 2025, tapi Timnas tidak pernah gentar, Kami sudah menyiapkan strategi terbaik untuk menghadapinya,” tegas Nova dengan penuh percaya diri.

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini harus menjadi ajang pembuktian kembali, jikaTahun lalu, di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (26/4/2024), Timnas U-23 Indonesia secara dramatis menyingkirkan Korea Selatan dari Piala Asia U-23 2024 lewat adu penalti yang menegangkan.

Momen bersejarah itu masih membekas di benak para pemain Korea Selatan, yang terpaksa pulang lebih awal dengan air mata kekecewaan.

Deretan foto emosional dari laga tersebut menunjukkan pemain-pemain Korea yang tertunduk lesu, menutup wajah, dan bahkan menangis setelah kekalahan menyakitkan.

Mereka yang dikenal disiplin dan tangguh justru tak berdaya menghadapi ketangguhan mental Garuda Muda. Kini, Timnas U-17 mereka menghadapi ancaman serupa!

Netizen Korea Selatan juga was-was ketika timnas mereka harus berhadapan dengan Timnas Indonesia. Sebagaimana dipahami oleh masyarakat dunia maya, suporter Timnas Indonesia adalah yang paling ditakuti di dunia.

Beberapa negara di Eropa juga ketar-ketir ketika harus menghadapi netizen Indonesia, sebab mereka terkenal memiliki jiwa militan dan siap mengorbankan jiwa raga demi membela negaranya.

Dukungan luar biasa dari suporter Indonesia menjadi faktor tambahan yang membuat lawan berpikir dua kali sebelum meremehkan Garuda Muda.

Setelah laga panas melawan Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 akan melawan Yaman U-17 dan Afghanistan U-17 pada 10 April 2025 di stadion yang sama.

Targetnya jelas: lolos ke perempat final dan membuktikan bahwa Indonesia layak diperhitungkan di level Asia.

Persiapan Timnas Indonesia U-17 sudah maksimal. Mereka menjalani serangkaian uji coba, termasuk melawan Iran U-17 beberapa hari lalu.

Selain strategi dan fisik, aspek mental juga menjadi perhatian utama. Dukungan keluarga dan doa orang tua menjadi kekuatan tambahan bagi para pemain, terutama setelah perayaan Idul Fitri yang baru saja berlalu.

“Doa tulus orang tua bisa menjadi energi tambahan bagi kami untuk tampil maksimal di turnamen ini,” ujar Nova.

Pemain-pemain seperti Muhammad Zahaby Gholy, Mathew Baker, dan I Putu Panji Apriawan siap menggebrak dan membawa pulang kemenangan untuk Indonesia.

Laga ini akan disiarkan langsung oleh RCTI, dan para analis sepakbola akan memberikan analisis mendalam perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025.

Kini, saatnya membuktikan bahwa Garuda Asia bukan tim yang bisa diremehkan!

Mari kita dukung penuh perjuangan Timnas Indonesia U-17! Garuda Asia, pantang mundur! (ALF)