KABARIKA.ID, Makassar—Kopi penguat stamina menjadi rebutan pada puncak peringatan Hari Kopi Nasional (HKN) 2023 tingkat Sulsel yang digelar di pelataran halaman Rujab Gubernur Sulsel, Sabtu (11/03/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adalah Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin, Andi Amran Sulaiman yang mempromosikan kopi Sanrego dan Kopi Jagoe di hadapan hadirin saat seremoni HKN 2023.

Kopi branded Sulsel yang berfungsi meningkatkan stamina merupakan produk lokal yang selama ini aktif mengikuti kegiatan UMKM IKA UNHAS dan AAS Foundation.

Sebelumnya, kopi yang kini menjadi ‘’buah bibir’’ atau trending topik hanya sayup-sayup terdengar dan tidak menarik untuk dicoba. Minuman berbahan dasar kopi dan tumbuhan alami ini kalah pamor dibanding produk berbahan kimia yang banak dijual di marketplace.

Namun setelah Ketum IKA UNHAS Andi Amran Sulaiman (AAS) mengampanyekan kopi bertagline: Nikmati Rasanya dan Rasakan Khasiatnya, kopi Sanrego dan Kopi Jagoe menjadi perbincangan, terutama kalangan yang masuk kelompok glamur (Golongan Laki-laki Lanjut Umur) dan ibu-ibu rumahtangga.

Ketua Umum IKA Andi Amran Sulaiman foto bersama dengan stakeholder perkopian Sulsel. Foto: Bau Irfan/Kabarika

Kita, kata Ketum IKA UNHAS yang juga owner Tiran Group, memiliki kekayaan rempah-rempah dan berbagai tanaman luar biasa yang terkenal sejak dahulu.

‘’Hingga sekarang kekayaan itu belum bisa direbut. Kami ingin mengembalikan kekayaan itu,’’ kata Amran Sulaiman.

Menteri Pertanian RI periode 2014 – 2019 kemudian memperkenalkan kopi Sanrego dan kopi Jagoe untuk dijadikan produk lokal yang menasional. IKA UNHAS dan AAS Foundation menjadi influencer-nya.

Kopi Sanrego dan kopi Jagoe diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM): Usaha Sanrego Bulukumba. Owner kopi ini, Amrullah dua kali ikut Business Matching yang dihelat IKA UNHAS dan AAS Foundation pada 28 Februari dan 4 Maret 2023 di AAS Building.

Dua kali ikut kegiatan IKA UANHAS-AAS Foundation, Amrullah tampil beda, yakni memakai topi koboi dan kumis tebal melintang. Mantan politikus ini lantas menarik perhatian peserta maupun pengurus IKA UNHAS.

Sejak itu, kopi ini menjadi perbincangan di kalangan alumni, pengusaha, masyarakat berbagai kalangan, terutama setelah pernyataan Amrullah bahwa khasiat kopi Sanrego dan Jagoe; satu yang minum dua menikmat. Artinya, bila pria meminum kopi, maka istri juga akan merasakan khasiatnya.

Kopi Sanrego, merupakan racikan kopi asli Sanrego dan gula tanpa bahan kimia. Sedangkan kopi Jagoe yang diluncurkan pada 2021 merupakan racikan kopi robusta dipadukan dengan bahan alami tumbuhan dari Sulsel dan Tenggara.

‘’Bahan dasar kopi Sanrego maupun kopi Jagoe merupakan paduan tumbuhan alami dan biji kopi,’’ ungkap Amrullah, owner Usaha Sanrego Bulukumba, saat bertandang di Sekretariat IKA UNHAS AAS Building, Jumat (10/03/2023).Keduanya berkhasiat mengobati lemah syahwat, ejakulasi dini, menambah keperkasaan dan menghilangkan rasa capek.
Kayu Sanrego yang dalam Bahasa latin disebut Lunasia amara adalah jenis tumbuhan semak belukar dan umumnya tumbuh di atas tanah berbatu.

Spesies kayu Sanrego berasal dari Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Bone. Kayu Sanrego tumbuh di hutan esa Sanrego, yang sejak dulu dicari dan diminati orang dewasa. Kayu Sanrego yang kini diracik menjadi Kopi Sanrego adalah rahasia vitalitas pria dari Bone secara turun-temurun.

Sedangkan kopi Jagoe adalah kopi vitalitas yang berbahan kayu dari Kolaka Sulawesi Tenggara dan Sulsel. Baik kopi Sanrego maupun Kopi Jagoe harus diminum dengan ampasnya sehingga mesti diaduk setiap kali ingin diseruput.

Sekjen Yusran Jusuf, Tautoto Tana Ranggina, Haris Bahrun, Andi Amri, Suwardi Thahir dan PP berada di tenan COFFESHOP T-7 mioio Arief Prabowo & Andi Alamsyah. Foto: Bau Irfan/kabarika

TESTIMONI
Seremoni HKN Sulsel 2023 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa dan sambutan Ketua Dewan Kopi (Dekopi) Sulsel) Prof. Dr. Ir. Kaimuddin yang dilanjutkan dengan Ketua Umum IKA UNHAS, Andi Amran Sulaiman.

Selain menyampaikan beberapa hal, Ketum IKA UNHAS juga mengajak penikmat kopi untuk testimoni, terutama yang telah mencoba kopi Sanrego atau kopi Jagoe.‘’Di sini ada yang bisa memberikan testimoni mengenai khasiat kopi Sanrego dan kopi Jagoe,’’ ujar AAS sambil melirik ke meja VIP di sisi kanan.
Di meja itu duduk Sudirman Numba, Poppy Rusdi, Sekjen Yusran Jusuf, Ilham Rasyid dan Sekum DEKOPI Sulsel, Sulaiman Andi Loeloe.

Sudirman Numba yang beberapa waktu lalu mencoba kopi Jagoe diajak ke panggung untuk menyampaikan testimoni. Ia diminta menyampaikan kejadian sesungguhnya tapi tidak vulgar. ‘’Jangan detail. Jangan cari persoalan. Jangan detail,’’ kata ASS mengingatkan saat Sudirman mulai berpikir memulai ari mana testimoninya.

‘’Ini kopi Jagoe. Waktu itu hari Sabtu. Malam Minggu saya coba minum. Dua jam kemudian dicoba. Memang ada ada pengaruhnya. Tapi saya ditanya bagaimana pengaruhnya. Saya bilang kurang bagus. Tidak bagus bahkan. Kenapa? Bikin capek,’’ kata Sudirman Numba disambut tepuk tangan dan tawa hadirin. Pernyataan serupa disampaikan Sekdis Perdagangan Pemprov Sulsel pada testimoni berikutnya.

Sesi testimoni ini sangat menarik karena bersamaan dengan penyajian seduhan kopi Sanrego untuk langsung diseruput serta pembagian kopi Sanrego dan kopi Jagoe secara gratis dari IKA UNHAS.

Pada kunjungan ke tenant-tenant yang menyajikan dan menjual kopi, Andi Amran memborong kopi Bongkar dan dibagikan kepada rombongan yang mengikutinya berkeliling. ‘’Silakan ambil yang membutuhkan,’’ kata AAS sembari membagikan Kopi Bongkar.

Begitupun pada tenant yang menjual kopi Lanang (termasuk kelompok kopi penambah vitalitas) dan kopi Sanrego. Kopi-kopi penambah stamina itu diborong atas nama IKA UNHAS kemudian dibagikan kepada rombongan yang menyertai, yakni panitia, ASN, anggota Dekopi, PP IKA UNHAS dan masyarakat yang ikut meninjau tenant.

Hadir pada HKN 2023 di Rujab Gubernur antara lain, Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Sulsel, Tautoto Tana Ranggina, Ketua Umum IKA Sulsel, Andi Amran Sulaiman, Sekjen Yusran Jusuf, Ketua Dekopi Sulsel, Kaimuddin, Haris Bahrun dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Ketua Panitia Andi Dedy DHS, Direktur Eksekutif Salahuddin Alam, Ilham Rasyid, Suwardi Thahir, Sudirman Numba, Poppy Rusdi, Irwan Ade Saputra, Fadlan, M. Ruslan, Mursalim T, Bau Irfan dan Misda.

Juga hadir para Kadis dan Sekdis lingkup Pemprov Sulsel, Forkopimda, perwakilan Dekopi, penggiat UMKM Sulsel dan masyarakat umum. (este)