KABARIKA.ID, BONE – Komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Groundbreaking dan Peletakan Batu Pertama Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bengo Paket 2 yang berlangsung di Dusun Tonrongsepe, Desa Bengo, Kecamatan Bengo, Sabtu 13 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang didampingi Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.
Groundbreaking ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan infrastruktur pengairan yang diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bone, khususnya di wilayah Kecamatan Bengo dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Bone.

Menurutnya, rehabilitasi jaringan irigasi merupakan kebutuhan mendasar bagi para petani untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan.
“Pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi sangat penting untuk mendukung peningkatan hasil pertanian. Kehadiran program ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi para petani dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan menegaskan bahwa pembangunan irigasi merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, produktivitas lahan pertanian diharapkan semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terus terangkat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang SDA Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Selatan, Manajer Operasional PT Bumi Karsa, sejumlah kepala OPD Kabupaten Bone, Forkopimcam Kecamatan Bengo, para kepala desa se-Kecamatan Bengo, serta para ketua kelompok tani.

Antusiasme masyarakat dan petani yang hadir menunjukkan besarnya harapan terhadap proyek rehabilitasi DI Bengo Paket 2 yang diharapkan menjadi solusi bagi peningkatan layanan irigasi dan mendukung keberhasilan program swasembada pangan di Kabupaten Bone.(*)