Ilmuwan Kakao Perlu Kerjasama Atasi Produksi Kakao Dunia

Laporan Dr. Ir. Ayu Kartini Parawangsa dari Perancis.

Berita999 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR – Setelah presentasi di International Symposium On Cocoa Research di Monpellier, Perancis (4 hingga 7 Desember), keesokan hari, Dr. Ir. Ayu Kartini Parawangsa, lanjut dengan mengikuti Workshop INCOCOA ICCO pada 8 Desember 2022.

Menurut Ayu peserta International Cocoa Organization Workshop INCOCOA dibatasi sekira 100-an orang.

”Saya ikut workshop untuk memperluas jaringan dan kerja sama penelitian,” ujar Ayu, Senin 11 Desember 2022.

Suasana workshop. (FOTO: Ayu K. Parawangsa).
Suasana workshop. (FOTO: Ayu K. Parawangsa).

Dalam workshop, jelas Ayu, peserta membahas bagaimana ilmuwan kakao dapat bekerja sama dengan lebih baik untuk mengatasi masalah besar yang dihadapi produksi kakao secara berkelanjutan.

”Jadi diskusi juga berfokus pada apa yang dibutuhkan untuk meningkatkan kolaborasi,” kata Ayu yang rencananya melanjutkan perjalanan ke Jerman.

Menurut Ayu yang sudah belasan hari lebih di Eropa, pada meeting sesama ahli kakao dunia ini membahas bahwa seharusnya semua penelitian yang mereka lakukan memiliki dampak untuk meningkatkan keberlanjutan sektor kakao.

Pada kegiatan sebelumnya, penyelenggaraan Internasional Symposium, ICCO bekerjasama dengan the French Agricultural Research Centre for International Development (CIRAD), Prancis.

”Kalau workshop ini penyelenggara tunggal, yakni ICCO,” kata Ayu melalui WA ke KABARIKA.ID.

ICCO adalah organisasi antar-pemerintah yang didirikan pada tahun 1973 di bawah naungan United Nation/Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberlakukan Perjanjian Kakao Internasional pertama yang dinegosiasikan di Jenewa pada Konferensi Kakao Internasional PBB dan berkantor di Abidjan – Pantai Gading.

Sebagai ahli penyakit pada kakao, Vascular Streak Dieback (VSD) di Indonesia Ayu Parawansa diundang khusus oleh International Cocoa Organization (ICCO) sebagai penyelengara acara International Symposium On Cocoa Research di Monpellier, Prancis.

Acara terpisah dengan International Symposium On Cocoa Research. Kalau ini penyelenggara tunggal ICCO.

Dalam diskusi ini membahas tentang bagaimana ilmuwan kakao dapat bekerja sama dengan lebih baik untuk mengatasi masalah besar yang dihadapi produksi kakao berkelanjutan.

Adapun tempat kegiatan dipusatkan di Le Corum, Montpellier, Prancis. ”Ini gedung besar tempat pelaksanaan kegiatan international,” kata Ayu.

Dr. Ir. Ayu Kartini Parawangsa (kanan) bersama ahli kakao dari negara lain. (FOTO: Dokumen pribadi)
Dr. Ir. Ayu Kartini Parawangsa (kanan) bersama ahli kakao dari negara lain. (FOTO: Dokumen pribadi)

Lokasi kedua kegiatan sama. ‘Kalau acara internasional symposium (ISCR) di aula besar tempat opera, kegiatan workshop ruangannya berbeda, dan berbayar untuk sekira 100-an peserta,” ungkap Ayu, yang juga pengurus pusat IKA UNHAS.

Ayu bersyukur bisa mengikuti kegiatan yang mempertemukan ahli kakao dari seluruh dunia, dipandu oleh tim Sydney University, dari CIRAD dan dari industri kakao.

”Pembicaranya orang hebat, scientist dan dari industri kakao dunia,” ujar Ayu.

Dr. Ir. Ayu Kartini Parawangsa adalah ahli penyakit pada kakao, Vascular Streak Dieback (VSD). Ia diundang khusus oleh International Cocoa Organization (ICCO) sebagai penyelengara acara International Symposium On Cocoa Research di Monpellier, Prancis.

Ayu adalah alumni S1, S2, S3 di UNHAS dan pada saat penelitian S3 nya justru berani mengambil Pembimbing dari luar, Prof. Philip Keane sebagai penemu penyakit VSD pada tahun 1972.

Prof. Philip Keane adalah dosen La Trobe University, Australia dan membimbing angsung Ayu selama studi S3 di UNHAS maupun ketika mengikuti Sandwich Program pada saat studi.

Prof Philip Keane telah menurunkan ilmunya ke Ayu. Alumni Fakultas Pertanian ini bergabung di ACIAR Project Cacao selama kepemimpinan Prof Philip.

Untuk pengembangan ilmunya Ayu telah bergabung dan menjadi member World Science Forum sejak 2017 dan menjadi Expert FAO sejak tahun yang sama.

Rencananya Ayu akan lanjut ke Hamburg untuk mengikuti kegiatan cocoa pada12-15 Desember. Selamat menikmati perjalanan, semoga kaka Ayu sehat dan sukses. (royes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *