Pj Gubernur Papua Barat Daya Undang Andi Amran Sulaiman Motivasi UMKM Naik Kelas Tumbuh Eksponensial

Berita714 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR–Pj Gubernur Papua Barat Daya, Dr. Muhammad Musa’ad, M.Si mengundang Ketua Umum IKA Universitas Hasanuddin, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P ke Sorong untuk memberi motivasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar naik kelas tumbuh eksponesial.

Muhammad Musa’ad, yang juga Ketua IKA UNHAS Papua mengungkapkan hal tersebut saat menemui Andi Amran Sulaiman (AAS) dan santap malam dengan pengurus pusat IKA UNHAS di rooftop AAS Building, Sabtu (24/02/23).

Rupanya Pj Gubernur Muhammad Musa’ad diam-diam tertarik dan memberi atensi pada program IKA UNHAS dan AAS Foundation yang gencar menggelar kegiatan untuk mendorong dan mengarahkan pelaku UMKM naik kelas tumbuh eksponensial.

Ketua Umum PP IKA Unhas Andi Amran Sulaiman dan PP IKA Unhas foto bersama dengan Pj Gubernur Papua Barat Daya yang juga Ketua IKA Unhas Papua Muhammad Musa'ad di gedung AAS Building Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar Sabtu (25/2/2023) malam. FOTO: M. Ruslan
Ketua Umum PP IKA Unhas Andi Amran Sulaiman dan PP IKA Unhas foto bersama dengan Pj Gubernur Papua Barat Daya yang juga Ketua IKA Unhas Papua Muhammad Musa’ad di gedung AAS Building Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar Sabtu (25/2/2023) malam. FOTO: M. Ruslan

UMKM naik kelas tumbuh eksponensial melalui intervensi ekosistem adalah cara baru yang digagas Ketua Imim IKA UNHAS, Andi Amran Sulaiman.

Intervensi dilakukan dengan melihat bisnis UMKM sebagai kesatuan utuh (ekosistem) yang saling terkait. Untuk naik kelas tumbuh eksponensial perlu action yang melibatkan pakar, akademisi, perbankan untuk melakukan penetrasi perubahan mindset atau pola pikir, pembenahan di hulu, di tengah (hub) dan di hilir.

Pj Gubernur Papua Barat Daya tertarik dengan UMKM karena Pemprov Papua Barat Daya memiliki dua program prioritas yang diharapkan membantu percepatan pertumbuhan ekonomi dan perbaikan tingkat pendidikan masyarakat, yakni pendidikan vokasi dan pengembangan UMKM.

“Saya tahu beliu konsen di situ, salah satu program beliau adalah UMKM harus naik kelas dan tumbuh eksponensial,” kata Muhammad Musa’ad.

Kepada Andi Amran, Pj Gubernur Papua Barat Daya menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki potensi besar di bidang perikanan, penghasil sagu terbaik dan lahan peternakan yang luas.

Oleh karena itu, ia ingin belajar dari pengalaman Ketum IKA UNHAS yang pernah di pemerintahan sekaligus sebagai pengusaha sukses.

“Beliau bukan hanya pernah di pemerintahan, tetapi juga sebagai pengusaha sukses. Kita perlu belajar dari pikiran cerdas dan inovatif beliau dalam membangun Papua Barat Daya,” tandas Muhammad Musa’ad, setelah pertemuan.

KULINER KHAS DAN RAJA AMPAT
Muhammad Musa’ad dijamu santap malam dengan kuliner khas Bugis Makassar, seperti coto Makassar, Pallu Basa, Pallu Mara’, Barongko, hingga kuliner seafood.

Pj Gubernur Papua Barat Daya yang juga Ketua IKA Unhas Papua Muhammad Musa'ad berbincang dengan Sekjen Yusran Jusuf, Nasruddin Nawawi dan Bachrianto Bahtiar rooftop AAS Building Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar Sabtu (25/2/2023) malam. FOTO: M. Ruslan
Pj Gubernur Papua Barat Daya yang juga Ketua IKA Unhas Papua Muhammad Musa’ad berbincang dengan Sekjen Yusran Jusuf, Nasruddin Nawawi dan Bachrianto Bahtiar rooftop AAS Building Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar Sabtu (25/2/2023) malam. FOTO: M. Ruslan

Didampingi Sekjen Yusran Jusuf, Direktur Eksekutif Salahuddin Alam, Waketum Andi Irwan Patawari, Bachrianto Bahtiar, Nasruddin Nawawi, dan Ilham Rasyid, Andi Amran dan Muhammad Musa’ad berbincang seputar ekonomi, UMKM, hingga IKA UNHAS.

Sebagai Gubernur di provinsi termuda, ia membutuhkan pikiran, saran, maupun kolaborasi dari tokoh-tokoh pemerintahan, tokoh dengan reputasi yang baik dan yang berkomitmen tinggi memajukan ekonomi.

“Oleh karena itu kami melakukan roadshow menemui tokoh-tokoh pemerintahan, tokoh yang saya nilai punya reputasi, punya komitmen tinggi, seperti Bapak Andi Amran Sulaiman ini,” kata Muhammad Musa’ad.

Sementara itu Andi Amran Sulaiman menyebut ketahanan pangan menjadi tolak ukur kesejahteraan suatu bangsa atau daerah.

Ketahanan pangan merupakan ukuran kelentingan terhadap gangguan pada masa depan atau ketiadaan suplai pangan penting akibat berbagai faktor seperti kekeringan, gangguan perkapalan, kelangkaan bahan bakar, ketidak stabilan ekonomi, peperangan, dan sebagainya.

Andi Amran mendorong Musa’ad fokus terhadap itu dan memastikan provinsi yang dipimpinnya siap dengan segala kondisi ke depan yang tidak menentu.

“Saat krisis pangan, sagu, singkong, ubi, kacang-kacangan yang akan menyelamatkan kita. Negara ini kaya sekali. Tapi kita harus pastikan itu,” tegas Andi Amran.

SIAP KE SORONG
Ajakan Muhammad Musa’ad ke Sorong mendapat tanggapan positif dari Ketum Andi Amran, apalagi Pj Gubernur akan membawa PP IKA UNHAS ke kepulauan Raja Ampat yang kesohor hingga mancanegara.

Sembari berpikir mengatur jadwal yang padat, baik sebagai pengusaha, akademisi, Ketua IKA UNHAS dan ketokohan di tingkat nasional, Andi Amran memberi sinyal akan ke Sorong setelah Idul Fitri 1444 H.

”Insya Allah sesudah Idul Fitri kita ke Sorong Pak Gub,” ujar Ketum AAS. Direktur Eksekutif Salahuddin Alam yang mendampingi Ketum langsung merespons pernyataan itu dengan senyum.

Papua Barat Daya merupakan provinsi baru hasil pemekaran dari Papua Barat. Wilayah di dalamanya diantaranya Sorong Raya yang terdiri atas Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Tambrauw, dan Kabupaten Raja Ampat.

Adapun PP IKA UNHAS yang turut santap malam bersama Pj. Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad antara lain, Sekjen Yusran Jusuf, Direktur Eksekutif Salahuddin Alam, tiga Waketum, yakni Nasruddin Nawawi, A.M. Irwan Patawari, serta Ir. Bachrianto Bachtiar, M.S. Juga hadir Ilham Rasyid, Suwardi Thahir, Abd. Haris Bahrun, Suharman, M. Ruslan, dan Bau Irfan. (este)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *