Andi Amar dan AAS Community Berbagi Kebahagian dengan warga Pangkep

Berita352 Dilihat

KABARIKA.ID, PANGKEP–Andi Amar Ma’ruf bersama masyarakat
Kabupaten Pangkep dan sekitarnya bersilaturahmi dan Buka Bersama dengan  AAS Community, Ahad (02/4/2023) di Jalan Poros Tonasa 1 Desa Kabba Kecamatan Minasate’ne.

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman  didampingi oleh Hj. Khalijah Hidayat sebagai Koordinator AAS Community Pangkep menerima kedatatangan warga untuk bersilatrurahmi dan buka bersama di kediaman koordinator Pangkep.

Selain warga serta Tokoh masyarakat, juga hadir kaum dhuafa, anak yatim piatu dari sejumlah panti asuhan, Kapolsek, Danramil Minasatene. Para tamu membaur untuk silaturahmi dan buka bersama.

Dalam sambutannya, CEO AAS Community Andi Amar Ma’ruf Sulaiman mengatakan kehadirannya di Kabupaten Pangkep karena dirinya ingin memperbanyak silaturahmi dan menjalin ukhuwah dengan keluarga, sahabat dan masyarakat.

Andi Amar Ma’ruf berfoto bersama dengan warga Pangkep, Ahad (02/04/2023). Foto: aan/Kabarika

Putra sulung owner PT. Tiran Group itu mengajak untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat dengan mengajak untuk terus bergerak sebar kebaikan melalui mementum Safari Ramadhan.

“Saya juga merasa senang dan sedikit bernostalgia bertemu dengan guru TK hingga teman-teman sekolah sewaktu masih di sekolah dasar,” ungkapnya..

Acara Silaturahmi dan Buka Bersama dirangkaikan dengan pembagian paket Sembako kepada warga.

Sebelumnya, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman telah melakukan silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kabupaten Maros, Sulsel, Jumat (31/3/2023) sore.

Andi AmarMa’ruf bersama tim koordinator Pangkep pada acara Safari Ramadhan AAS Community di Pangkep, Ahad (02/04/2023). Foto: aan/Kabarika

Ratusan warga antusias menyambut kedatangan Andi Amar. Sejak sore mereka telah berkumpul di Lapangan Kassi Kebo, Maros. Saat itu, buka puasa dilaksanakan di Masjid Nurul Falah, Kassi Kebo.

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman sebagai tokoh muda memecut semangat masyarakat khususnya kaum milenial untuk selalu semangat, berpikir positif, tidak mager alias malas gerak.

Karena menurutnya, di tangan pemuda lah sebuah negara akan bergerak.

“Disitulah yang menentukan negara itu maju atau mundur. Para orang tua juga harus mendidik anak dengan benar, jangan sampai anak kita terlantar. Karena masa depan bangsa ada di tangan anak muda,” ujarnya.

Andi Amar bersama orang tuanya, Andi Amran Sulaiman pernah tinggal di Kabupaten Pangkep. Saat itu, Andi Amar masih terbilang anak-anak. (aan/este)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.