Pj Sekprov Paparkan Capaian Gubernur Sulsel di Peringatan HUT RI Ke-78

Berita434 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR–Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Muhammad Arsjad paparkan pencapaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel.

Andi Muh Arsjad terlebih dahalu menyampaikan melalui hari jadi ke-78 Republik Indonesia “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” yang merupakan seruan optimis untuk mengakselerasi pembangunan di segala bidang.

Pada tahun 2023 ini, angka pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan I-2023 terhadap triwulan I-2022 mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 5,29 persen (y-on-y), berdasarkan data BPS Sulsel.

Pertumbuhan ekonomi ini bahkan melampaui ekonomi nasional 5,03 persen.

Jika berdasarkan provinsi, pertumbuhan ekonomi Sulsel berada pada urutan ke 8 se Indonesia.

Provinsi Sulsel berperan terhadap perekonomian Nasional 3,05
persen. Optimisme perekonomian Sulsel juga didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah daerah.

Tahun ini Pemprov Sulsel terus berfokus pada upaya-upaya peningkatan infrastruktur, mengatasi kesenjangan pendapatan, meningkatkan produktivitas komoditas, dan mendorong potensi sumber pertumbuhan ekonomi baru, baik melalui hilirisasi industri pengolahan maupun dengan mengembangkan komoditas lain yang memiliki struktur hulu yang kuat.

“Capaian pembangunan perekonomian Sulsel ini berpengaruh signifikan dengan peningkatan kualitas kesejahteraan
masyarakat melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka yang kemiskinan turun 8,66 persen,” papar Andi Muh Arsjad saat menyampaikan sambutan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pada peringatan HUT RI Ke-78 Tahun, Lapangan Kantor Gubernur Sulsel, Kamis 17 Agustus 2023.

Sementara, disparitas kemiskinan kota di Sulsel turun dari 12,05 persen menjadi 11,63 persen. Penurunan angka kemiskinan ini dipengaruhi beberapa faktor yang menunjukan pertumbuhan positif diantaranya adalah menggeliatnya perkembangan ekonomi sosial masyarakat
diberbagai lapangan usaha dan penurunan angka pengangguran sebesar 30,42 persen.

“Sulsel telah mengekspor kurang lebih 250
komoditas dan produk Andalan yang meliputi produk perikanan, pertanian, produk industri serta produk tambang ke 34 negara tujuan ekspor dengan volume sebesar 1.034,66 ton dan nilai sebesar US$1,12 Miliar atau setara dengan Rp16,35 Triliun,” lanjutnya.

Menurut dia, capaian ini mampu meningkatkan nilai ekspor Sulsel sebesar 148,9 persen dan mendorong neraca perdagangan Sulsel surplus sebesar US$542,82 atau setara dengan Rp7,92 Triliun.

Komoditas andalan Sulsel yang berkontribusi pada tingginya angka capaian ekspor adalah produk pertanian-perikanan, sektor industri dan pertambangan.

Hal tersebut sejalan dengan ekspor, relisasi investasi Sulsel meningkat dua kali lipat atau naik 110 persen dari rincian realiasi investasi semester I tahun 2023, terdiri dari Rp2,614 trilliun berasal dari
Penanaman Modal Asing (PMA), serta Penanaman Modal Dalam Negeri
(PMDN) senilai Rp4,846 trilliun, dengan serapan tenaga kerja lokal mencapai 11.224 orang dan 36 orang tenaga kerja asing.

“Alhamdulillah berkat kinerja optimal, Pemprov Sulsel berhasil meraih lebih dari 100 penghargaan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir,” bebernya.

Di bidang pertanian, penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo atas keberhasilan menjaga ketahanan pangan di Indonesia dengan angka produksi tembus 5,3 juta ton.

“Capaian ini adalah sumbangsih program “Mandiri Benih Andalan” yang mencapai 2.500 ton untuk lahan seluas 100 Hektar yang dibagikan secara gratis kepada petani setiap tahun,” katanya.

Tentunya, keberhasilan penertiban aset daerah dan infrastruktur terbengkalai tentu tidak terlepas dari dukungan dan sinergitas
Pemprov Sulsel bersama KPK, Kejaksaan, TNI-Polri, BPK dan BPKP serta unsur terkait lainnya.

“Alhamdulillah, dua tahun berturut-turut Capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah
Daerah (LKPD) Pemerintah Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2021 dan 2022 oleh BPK RI, menjadi bukti terjalinnya sinergitas yang telah dibangun Pempov Sulsel beserta jajaran,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *