Turnamen Badminton IKA FIBRA Unhas: IKA Sospol dan IKA Teknik Bertemu di Babak Final

Berita, Kabar Alumni461 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR – Turnamen badminton beregu yang digelar oleh Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya dan Sastra (IKA FIBRA) Unhas sejak 21 Oktober 2023 di GOR Unhas Baraya, telah merampungkan babak semi final.

Pertandingan untuk memperebutkan tiket menuju babak final pada Selasa malam (24/10/2023), mempertemukan empat IKA Fakultas atau Departemen.

Masing-masing regu menyiapkan tiga pasangan pemain, terdiri dari dua pasangan ganda putra dan satu pasangan ganda campuran.

Mengawali pertandingan, pasangan A. Waris Halid dan Sumitro dari IKA FIBRA melawan pasangan Mursalim dan Abdi dari IKA Sospol.

Kedua tim saling menunjukkan kemampuan untuk meraih poin lewat teknik permainan yang bisa mengecoh lawan.

Salah seorang pemain tim IKA Sospol terjatuh dan gagal mengembalikan suttlecock yang dilesatkan oleh pemain IKA FIBRA. Pertadingan ini dimenangkan oleh tim IKA FIBRA dengan skor 42-30, pada Selasa malam (24/10/2023) di GOR Unhas Baraya. (Foto: M. Ruslan/kabarika)

Pasangan IKA FIBRA mengombinasikan permainan bola pendek dan bola melambung (lob), sedangkan pasangan IKA Sospol berusaha menekan lawan dengan kebanyakan pukulan smes.

Setelah kedua kubu saling adu ketangkasan memainkan suttlecock, pertadingan kemudian berakhir dengan kemenangan di pihak IKA Sospol dua set langsung.

Pada set pertama, IKA Sospol unggul atas IKA FIBRA dengan skor 21-14. Keunggulan IKA Sospol itu terulang pada set kedua dengan skor 21-19. Skor akhir adalah 42-33 untuk IKA Sospol.

Tim kedua ganda putra IKA FIBRA yang terdiri dari Hanafi dan Dahlan, berhadapan tim IKA Sospol yang menurunkan Yulian berpasangan dengan Saleh.

Tim kedua IKA FIBRA ini ternyata mampu mengimbangi permainan IKA Sospol yang cenderung bermain bola cepat.

Setelah kedua tim jual beli serangan yang melelahkan, akhirnya tim IKA FIBRA menutup permainan set pertama dengan keunggulan 21-15 atas tim IKA Sospol.

Setelah bertukar tempat, pertandingan kembali berlangsung seru. Kedua tim saling mencari kelemahan lawan dengan strategi permainan bola pendek dan bola melambung.

Kedua tim berusaha menunjukkan kemampuan dan teknik bermain secara maksimal untuk meraih angka kemenangan.

Teknik bermain yang digunakan tim IKA FIBRA mampu mengunci permainan pada set kedua dengan skor sama dengan set pertama, yakni 21-15. IKA FIBRA unggul dengan skor terakhir 42 dan 30 untuk tim IKA Sospol.

Tim terakhir dari kedua kubu adalah ganda campuran yang sekaligus menentukan tim mana yang bakal melenggang ke babak final.

IKA FIBRA menurunkan atletnya yang terdiri dari Upel berpasangan dengan Yaya. Sedangkan IKA Sospol menurunkan Romi berpasangan dengan Dini.

Pertandingan berlangsung tidak imbang. Tim IKA FIBRA kerepotan menghadapi serangan pemain IKA Sospol.

Pertandingan berlangsung singkat. Set pertama dimenangkan oleh pasangan IKA Sospol dengan skor 21 dan tim IKA FIBRA dengan skor 11.

Pertandingan set kedua berlangsung dengan dominasi tim IKA Sospol. Perlawanan tim IKA FIBRA tak mampu membendung laju perolehan angka tim IKA Sospol.

Pertandingan set kedua dikunci oleh tim IKA Sospol dengan skor 21-0. Dengan hasil akhir ini, tim IKA FIBRA harus merelakan tim IKA Sospol untuk melaju ke babak final.

Babak Final Bakal Berlangsung Seru

Cerita tentang mahasiswa Sospol dan Teknik melekat dalam ingatan alumni Unhas, khususnya angkatan 1980-an dan 1990-an. Tapi itu cerita masa lalu dan mereka kini telah menjadi alumni.

Pertemuan IKA Teknik dengan IKA Sospol pada babak final turnamen badminton IKA FIBRA yang akan berlangsung pada Kamis malam, 26 Oktober 2023, dipastikan berlangsung seru.

Regu IKA Teknik melenggang ke babak final setelah mengalahkan regu IKA Peternakan engan skor akhir 2-1, pada Selasa malam (24/10/2023) di GOR Unhas Baraya. (Foto: M. Ruslan/kabarika)

Babak final bukan hanya adu taktik dan strategi, tapi juga sekaligus adu gengsi. Bagaimana tidak, turnamen badminton yang digelar oleh IKA FIBRA ini merupakan turnamen bulu tangkis pertama sejak terbentuknya IKA Unhas di bawah kepemimpinan Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang hari Rabu (25/10/2023) dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Pertanian untuk kedua kalinya.

IKA Teknik melenggang ke babak final setelah berhasil menyingkirkan IKA Peternakan dengan kemenangan tipis, 2-1.

Pada tim pertama ganda putra, IKA Teknik menurunkan Arman dan Dilla. Sedangkan IKA Peternakan menurunkan Kasman berpasangan dengan Yusriadi.

Kedua tim bermain alot dengan teknik permainan yang saling mencuri angka. Set pertama dimenangkan tim IKA Teknik dengan skor ketat, yakni 21-20.

Pada set kedua, tim IKA Teknik tampaknya sudah membaca dengan sempurna teknik permainan yang ditampilkan IKA Peternakan.

Hal itu terbukti dengan kemenangan mutlak IKA Teknik atas IKA Peternakan dengan skor telak, 21-2.

Kedua regu masih punya dua tim lagi sebagai tumpuan harapan untuk meraih peluang ke babak final.

Pada pertandingan ganda putra yang kedua, tim IKA Teknik menurunkan Kalep berpasangan dengan Agoes. Sedangkan tim IKA Peternakan menampilkan pemain andalannya, yakni Nasri dan Ahmad.

Permainan kedua tim berlangsung seru dan alot dengan kekuatan yang bisa disebut seimbang. Kedua tim menampilkan teknik dan kemampuan bermain yang terbaik.

Ketatnya pertandingan kedua tim terlihat pada peroleh angka yang sangat ketat. Perjuangan tim IKA Peternakan membuahkan hasil dengan mengunci permainan set pertama dengan skor 21-20.

Permainan set kedua tidak kalah serunya dengan set pertama. Pada set kedua IKA Peternakan mampu membendung laju permainan IKA Teknik dengan mengakhiri permainan dengan skor sama seperti set pertama, yakni 21-20.

Hasil permainan tim kedua ganda putra ini, membuat nilai IKA Peternakan dan IKA Teknik imbang.

Kedua regu mengandalkan tim ganda capurannya masing-masing sebagai penentu ke babak selanjutnya.

Ganda campuran IKA Peternakan terdiri dari Sasmitha dan Imma, sedangkan IKA Teknik menurunkan Nanang berpasangan Deri.

Tim IKA Teknik tampak mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir set pertama dengan skor 21-10.

Kemenangan tim IKA Teknik pada set pertama menjadi kunci pembuka bagi kemenangannya pada set kedua.

Tim IKA Peternakan belum sempat meraih poin ketika tim IKA Teknik telah mengunci permainan set kedua dengan nilai sempurna, 21.

Hasil pertandingan ganda campuran antara IKA Teknik dan IKA Peternakan ini menjadi penentu keberhasilan IKA Teknik untuk melaju tanpa hambatan ke babak final, yang selanjutnya bertemu dengan IKA Sospol.

Perlu Pengelompokan Umur

Turnamen bandminton yang diinisiasi oleh IKA FIBRA ini menjadi bahan evaluasi yang sangat penting bagi penyelenggaraan even serupa berikutnya.

Satu hal yang penting dilakukan adalah perlunya dilakukan pengelompokan usia sehingga tidak terjadi selisih usia yang jomplang, baik pada pasangan pemain maupun dengan lawan.

Pengelompokan usia ini penting dilakukan mengingat pesertanya telah berstatus sebagai alumni. Misalnya, pengelompokan berdasarkan tahun angkatan.

Selain itu, panitia penyelenggara berikutnya harus melakukan sosialisasi secara maksimal. Agar seluruh IKA Fakultas yang jumlahnya 17 fakultas di lingkup Unhas dapat berpartisipasi aktif sebagai peserta.

Turnamen badminton IKA FIBRA Unhas ini hanya diikuti delapan IKA Fakultas. Itu berarti hanya 50 persen IKA Fakultas yang mengirimkan tim.

Meski masih ada kekurangan, namun turnamen yang dihelat IKA FIBRA ini mampu menjadi wahana untuk mempertemukan para alumni peminat bulu tangkis khususnya, sehingga silaturahmi alumni tetap terjaga.

Pertandingan pun berlangsung dengan riang gembira, terutama bagi sesama suporter.

Situasi ini sesuai dengan moto IKA FIBRA: “Sepakat jalan bersama.” (rus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *