Alumni Unhas Diusulkan Jadi Ketua TKD Prabowo-Gibran Sulsel

Berita, Kabar Alumni1084 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR — Alumni Universitas Hasanuddin diusulkan jadi Ketua Tim Kampanye Daerah Prabowo-Gibran Sulsel.

Dia adalah Andi Iwan Darmawan Aras, alumni Fakultas Ekonomi Unhas.

Saat ini Andi Iwan Darmawan Aras dipercaya menjabat Wakil Ketua PP IKA Unhas mendampingi Andi Amran Sulaiman.

Andi Iwan Darmawan Aras adalah politisi berlatar pengusaha.

Ia menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri Sulsel.

Dalam rapat pimpinan parpol Sulsel pengusung Koalisi Indonesia Maju (KIM), forum sepakat mengusulkan nama Andi Iwan Darmawan Aras.

Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Sulsel sepakat merekomendasikan nama Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) dipercayakan sebagai Ketua Tim Pemenangan Daerah (TKD) Capres-Cawapres Prabwo-Gibran di Sulsel.

Rekomendasi pengusulan nama AIA sebatas usulan dan akan disampaikan kepada Tim Pemenangan Nasional (TPN).

Nama AIA yang juga anggota DPR RI itu disepakati saat rapat perdana partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) pengusung Capres-Cawapres, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Hotel Claro Makassar, Minggu (12/11/2023) malam.

“Sudah ada usulan nama yang kita sepakati malam ini Ketua TKD akan disampaikan ke Tim kampanye nasional (TPN). Jadi, bukan kita disini tentukan atau putusan. Kami sudah pilih satu nama pak AIA (yang jelas Ketua Gerindra pak AIA. Jadi semua partai sepakat satu nama). Tapi, bisa jadi partai usul nama lain tambahan,” ujar Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah usai rapat koalisi.

Tak hanya usulan nama Ketua TPD di Sulsel, ada juga berbagai macam pandangam dan saran dari partai koalisi untuk pemenagan Prabowo-Gibran di Sulsel.

“Jadi, kita juga bahas tadi, kita sepakati ketua TPD, kita sepkati pembentukan struktur tim, kita sepakati posko gabungan, kita sepakti target menang besar satu putaran,” jelas Wakil Ketua DPRD Sulsel itu.

Pertemuan dimulai pukul 21.15 wita. Berakhir pukul 22.45 wita. Selain itu, poin penting dibahas termasuk target 60 persen, juga persiapan kehadiran Gibran di Sulsel tanggal 24 November mendatang.

“Target 60 persen menang besar di Sulsel, Posko gabungan KIM Jl. Haji Bau. Dan Rencana datang mas Gibran di Sulsel akhir bulan ini. Temtu massa nanti ada perwakilan kader 250 orang per partai. Maka 2.500 kader koalisi hadir,” tukasnya.

Sedangkan, Ketua Gerindra Sulsel, Iwan Aras tidak serta merta menerima tawaran.

Meskipun sudah dipercayakan sebagai ketua TKD, akan tetapi ia mengakui masih ada beberapa nama lain yang akan diusulkan ke TPN sebagai TKD di Sulsel.

“Bukan satu nama (saya sendiri), tapi ada beberapa nama diusul ke TPN. Masing-masing partai di KIM boleh mengusulkan nama, satu, dua, tiga tidak masalah,” jelas AIA..

Menurutnya, pada prinsipnya dari dulu partainkoalisi di Sulsel sudah menyampaikan secara pribadi bahwa siapapun boleh ketua TPD.

Baik dari internal partai koalisi atau dari eksternal koalisi juga boleh.

Intinya siapa pun tokoh yang tidak berafiliasi partai koalisi yang se-visi dengan (KIM), punya garis tujuan yang sama pihaknya welcome.

“Saya pribadi, (Gerindra welcome). Walaupun dari partai lainnya punya pendapat sendiri. Kami dari Gerindra pada dasarnya membuka ruang seluas-luasnya kepada siapa pun yang ingin atau cocok jd ketua TKD,” jelasnya.

Terkait Deadline? Apalagi sudah ditetapkan Capres-cawapres.

AIA menegaskan, pihannya akan lakukan secepatnya kesepakatan ini.

“Kami meminta kepada teman-teman parpol koalisi mengajukan nama yang kira-kira akan kita masukkan sebagai TKD. Kemudian kita akan usulkan ke TKN untuk kemudian mendapatkan Persetujuan,” sebutnya.

Terkait, figur Intenal dan eksternal berpotensi diusulkan? Ia mengatakan banyak.

Ada nama Idris Manggabarani (IMB), Andi Sudirman Sulaiman, Agus Arifin Nu’man. Serta nama Nurdin Halid, juga Ilham Arief Sirajuddin.

“Saya kira banyak tokoh-tokoh dari manapun, kalau tidak melanggar aturan untuk bisa menjadi Ketua TKD. Mereka boleh kita usulkan. Intinya kami tidak dalam konteks memutuskan siapa yg menjadi ketua, tetapi kami hanyamerekomendasikan kepada TKN bahwa ini rekomendasi di tingkat TKD Sulsel,” bebernya.

“Nanti kami serahkan sepenuhnya keputusan ditingkatan TKN. Apapun yang menjadi keputusan dari sana kita akan terima dan kita akan bekerja maksimal utk Prabowo-Gibran di Sulsel,” tambanhnya.

Lantas setelah penetapan capres-cawapres oleh KPU hari ini, berapa target kemenangan Prabowo-Gibran di Sulsel? AIA sangat optimis dengan koalisi gemuk akan bekerja maksimal dengan target kemengan 60 persen.

“60 persen itu target minimun, insya Allah. Kalau kami ini pada dasarnya secara partai punya target masing-masing, sehingga kemudian angka modelnya kita dapatkan di atas 60 persen dari kesepakatan semua koalisi parpol di Sulsel,” pungkasnya.

Diketahui, Pertemuan antara pimpinan atau perwakilan partai koalisi adalah gabungan dari partai parlemen, yakni Gerindra, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat.

Sedangkan, non-parlemen meliputi Partai Gelora, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Garuda.

Ketua partai hadir, juga tokoh politik yang. Dari Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras (Ketua), Sekretaris Darmawangsyah Muin, Bappilu DPD Gerindra Sulsel Harmansyah.

Dari Golkar, Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe, Sekretaris, Andi Marzuki Wadeng. Dari PAN, Ketua DPW PAN Ashabul Kahfi, Wakil Ketua DPW Muhammad Rizaldy Nasri

Dari Partai Demokrat, Ketua Ni’matullah Erbe, Sekretaris Haidar Madjid. Dari PSI, Ketua DPW Muhammad Surya, Sekretaris, Maqbul Halim. Partai Gelora, Ketua Samsari Kitta, Sekretaris Gelora Mudzakkir Ali Djamil. Dari PBB Ketua DPW PBB Sulsel Badaruddin Puang Sabang, Partai Garuda Sulsel
Ketua DPD Garuda Sulsel Faisal.

Terpisah, pengamat Politik Unhas Makassar, Tasrifin Tahara menyebutlan target kemenagan Prabowo-Gibran di asulsel capai 60 persen adalah hal wajar dan bisa saja tercapai atas kerjasama partai koalisi.

“Saya kira target 60 persen untuk Prabowo – Gibran bisa dicapai meskipun calon lain cukup signifikan dengan kekuatan meraih pemilih di Sulsel,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menjadi pemenangan Prabowo Gibran di Sulsel, diantaranya karena didukung oleh koalisi partai partai yang cukup besar di Sulawesi Selatan seperti Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, Gelora, PSI, Prima dan PBB yang memilik basis di daerah.

Yang kedua, simpatisan Prabowo-gibran cukup signifikan karena figur Prabowo lima tahun lalu masih mengendap dalam struktur pilihan masyarakat, ditambah Gibran sebagai figur anak muda yang cukup dikenal yang juga dibantu dengan infrastruktur Projo.

“Sedangkan, yang paling signifikan ketika ketua tim pemenangan Andi Sudirman Sulaiman,” tukasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *