KABARIKA.ID, TAKALAR– Dilantik Minggu, 11 Mei 2024, Nana Palaha sah memimpin Badan Reaksi Cepat (BARET) Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Takalar.
Pelantikan tersebut dilaksanakan, di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, pukul 10.00 Wita-Selesai.
Hadir Ketua DPP BARET ICMI Pusat, Lili Erawati, Ketua ICMI Provinsi Sulsel, Prof. Arismunandar, M.Pd, Ketua BARET ICMI Provinsi Sulsel, Asfar Mutaaly S. Sos., M.Si, Ketua Pemuda ICMI Sulsel, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin MKM, dan Kepala BPBD Sulsel.
Pengukuhan BARET ICMI Takalar itu, bersamaan dengan pelantikan Kabupaten/Kota lainnya yang juga hadir.
Sebagai Ketua, Nana Palaha didampingi oleh Firmansyah sebagai Sekretaris, dan Andini selaku Bendahara.
Berdasarkan keterangannya, setelah menjalani proses sumpah pelantikan, Ketua BARET ICMI Takalar, Nana Palaha menyatakan, bahwa pihaknya akan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.
“Alhamdulillah kami ini sudah resmi dilantik. In Syaa Allah saya selaku Ketua BARET ICMI Takalar akan bersungguh-sungguh menjalankan amanah ini bersama rekan-rekan pengurus di Takalar,” kata Nana.
Ia melanjutkan, bahwa amanah yang diembannya akan dijalankan melalui program-program yang relevan.
“Yang namanya amanah, tentu bukan sekadar formalitas. Ini harus dituangkan dalam bentuk program-program yang konkret, visioner, dan relevan,” lanjutnya.
Tak hanya itu, ia membeberkan bahwa pihaknya telah menyambangi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Alhamdulillah sejak diberikan amanah, bahkan sebelum pelantikan ini, saya bersama teman-teman pengurus BARET ICMI Takalar sudah turun ke masyarakat. Kami sudah mendata beberapa warga Takalar yang mengalami masalah sosial-kemanusiaan,” bebernya.
Di akhir, ia menyampaikan tentang pentingnya BARET ICMI bergerak menggunakan pendekatan edukatif.
“Kami di Takalar menyadari, bahwa BARET ICMI tidak boleh menunggu bencana untuk bergerak. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk bergerak di sektor sosial dan kemanusiaan, salah satunya melalui kegiatan-kegiatan edukatif untuk mendorong perubahan sosial yang lebih konkret,” tegas tokoh perempuan inspiratif itu. (*)

