KABARIKA.ID, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Aktivis Nasional (DPP GAN) menyambut baik kebijakan stimulus ekonomi sebesar Rp24,44 triliun yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto.
Kebijakan ini diyakini memberikan dampak nyata dalam menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Ketua Umum DPP GAN, Muh. Burhanuddin, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat dan strategis yang diambil pemerintah.
Menurutnya, paket stimulus ini menunjukkan perhatian serius Presiden terhadap kondisi ekonomi rakyat dan kestabilan nasional.
“Stimulus ini sangat membantu masyarakat luas, terutama kalangan menengah ke bawah. Kami di DPP GAN siap mendukung dan menyosialisasikan kebijakan ini hingga ke daerah-daerah,” ujar Burhanuddin kepada wartawan Selasa (10/6/2025).
Pemerintah sendiri telah menyiapkan lima paket stimulus sebagai bentuk respons terhadap dinamika ekonomi global dan upaya penguatan ekonomi domestik.
Berikut rincian lima stimulus yang diberikan:
1. Diskon Transportasi Saat Libur Sekolah
Untuk meringankan beban masyarakat selama masa libur sekolah Juni–Juli 2025, pemerintah memberikan potongan harga di sektor transportasi:
Diskon 30% untuk tiket kereta api.
Insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6% untuk tiket pesawat kelas ekonomi.
Diskon tarif angkutan laut hingga 50%.
2. Diskon Tarif Tol untuk Pengguna Jalan
Sebanyak 110 juta pengguna jalan tol di Indonesia akan menikmati diskon tarif sebesar 20% selama liburan sekolah. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat dengan biaya yang lebih ringan.
3. Tambahan Bantuan Sosial untuk Warga Rentan
Pemerintah menambah nilai bantuan sembako sebesar Rp200 ribu per bulan selama dua bulan (Juni–Juli 2025). Selain itu, sebanyak 18,3 juta keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan pangan berupa 10 kg beras setiap bulan.
4. Subsidi Upah untuk Pekerja Berpenghasilan Rendah
Sebanyak 17,3 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan akan menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan. Bantuan ini juga menjangkau 565 ribu guru di bawah Kementerian Agama dan Kemendikbudristek.
5. Diskon Iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Pemerintah juga memberikan keringanan iuran sebesar 50% bagi pekerja di sektor padat karya yang mengikuti program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Insentif ini berlaku selama enam bulan ke depan untuk membantu industri padat karya tetap bertahan.
DPP GAN menegaskan komitmennya untuk ikut menyukseskan implementasi stimulus ini melalui jaringan aktivis dan relawan di seluruh wilayah Indonesia.
“Kami akan turun langsung ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat agar bantuan ini tepat sasaran dan dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegas Burhanuddin.
Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, paket stimulus ini diharapkan bisa menjadi angin segar bagi perekonomian nasional dan memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan global yang masih berlanjut.

