Site icon KABARIKA

Konsul RI Dukung Penuh Rencana Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Tawau

Konsul RI Sambut Baik Rencana Pembangunan Rumah Budaya Indonesia di Tawau

Konsul RI Sambut Baik Rencana Pembangunan Rumah Budaya Indonesia di Tawau

KABARIKA.ID, TAWAU-Bertempat di kantor Konsulat RI di Tawau, Konsul RI Aris Heru Utomo menerima kunjungan dari delegasi Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada Kamis, 30 Agustus 2025. Delegasi tersebut terdiri atas Sekretaris Ditjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Insan Abdirrohman, serta Direktur Promosi Kebudayaan, Undri.

Dalam kunjungan tersebut, disampaikan rencana pendirian Rumah Budaya Indonesia (RBI) di Tawau. Fasilitas ini akan difungsikan sebagai ruang terbuka yang memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Indonesia dengan masyarakat internasional. Tujuannya adalah meningkatkan citra, pemahaman, dan kerja sama budaya secara global.

Konsul RI menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai bahwa RBI dapat menjadi instrumen penting diplomasi budaya sekaligus wahana pembinaan semangat kebangsaan bagi warga negara Indonesia (WNI) di perantauan. Di samping melestarikan budaya nasional, RBI diharapkan menjadi tempat berkumpulnya WNI yang banyak bekerja sebagai pekerja migran di wilayah Tawau—yang diperkirakan berjumlah sekitar 172.000 orang—bersama keluarganya.

“Saya menyatakan dukungan penuh terhadap rencana ini. Saya harap Kementerian Kebudayaan dapat memberi perhatian dan dukungan nyata, baik dari sisi kebijakan, program, maupun sarana prasarana. Kehadiran RBI di Tawau akan menjadi simbol penting komitmen Indonesia dalam menjaga warisan budaya serta memperkuat identitas bangsa di luar negeri,” ujar Aris Heru Utomo.

Sebagai langkah lanjut, Konsul RI langsung memfasilitasi pertemuan antara pejabat Kementerian Kebudayaan dengan Presiden Majelis Perbandaran Tawau (MPT), Joseph Pang, yang berlangsung di Konsulat RI pada 31 Juli 2025. Pertemuan ini bertujuan menjajaki kemungkinan kerja sama dalam pembangunan RBI di Tawau.

Dalam kesempatan itu, Joseph Pang menyatakan dukungan dan keterbukaan untuk bekerja sama serta membuka ruang dialog guna membahas bentuk-bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan. Ia juga mengungkapkan bahwa rencana pembangunan RBI sejalan dengan proyek Pemerintah Kota Tawau, yaitu pembangunan Gedung Pusat Kebudayaan Antarabangsa yang peletakan batu pertamanya telah dilakukan awal tahun 2025 dan dijadwalkan rampung pada 2028.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan saling bertukar cenderamata dan sesi ramah tamah antara kedua belah pihak.

Exit mobile version