Site icon KABARIKA

Dorong Hilirisasi, Kementan dan FAO Perkuat Produksi Beras Organik Lokal

KABARIKA.ID, JAKARTA– Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Food and Agriculture Organization (FAO) melalui Program Food Systems, Land Use and Restoration (FOLUR) mendorong penguatan pangan sehat lokal lewat hilirisasi beras organik.

Sebagai bagian dari program tersebut, Kementan dan FAO mengajak empat petani dan dua penyuluh asal Luwu, Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan belajar ke Koperasi Pemasaran Aliansi Petani Padi Organik Boyolali (APPOLI) di Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Koperasi APPOLI memproduksi beras organik merek Z.go dengan tiga varian, yaitu beras organik merah, coklat, dan aromatik. Produksi mencapai 15–20 ton per bulan, dengan harga jual Rp25.000 per kilogram.

Selain APPOLI, rombongan juga mengunjungi Koperasi Asosiasi Petani Organik Boyolali (APOB) di Desa Jenengan, Kecamatan Sawit.

Pemanfaatan bantuan pemerintah berupa Rice Milling Unit (RMU) dan vertical dryer memungkinkan APOB memproduksi hingga 15 ton beras organik per bulan dengan harga yang sama.

Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan Kementan Tiurmauli Silalahi, S.P., M.M berharap bantuan yang telah diberikan mampu meningkatkan produksi, mempercepat masa tanam, dan menambah nilai jual bagi petani, khususnya di Jawa Tengah.

Exit mobile version