KABARIKA.ID – Dalam acara bertajuk “Jagat Literasi”, 15 September 2025, di Jakarta Pusat, Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Stella Christie. Mengungkap efek negatif anak-anak yang mempunyai kebiasaan bermain gadget dalam berbagai aktivitas termasuk saat sedang makan.
“Stop memberikan media digital kepada anaknya waktu mereka makan,” ungkap Wamen Diktisaintek, Stella Christie.
Wamen Diktisaintek Kabinet Merah Putih tersebut menjelaskan bahwa pemberian akses media digital pada anak saat makan dianggap dapat mempengaruhi kemampuan berpikir mereka di bidanf Sains, Teknologi, Tekhnik, dan Matematika atau STEM.
“Berdasarkan riset yang bukti-buktinya sungguh-sungguh banyak, ini menurunkan kemampuan STEM,” tuturnya.
“Menurunkan kemampuan berpikir secara keseluruhan jika membiarkan anak-anak kita menghabiskan waktunya untuk digital,” jelasnya.
Sebelumnya, Stella menerangkan terkait pentingnya mengajak anak untuk berbicara, yang dianggap akan membuat seorang anak menjadi lebih pintar.
“Semakin banyak berbicara dengan anak, dan itu ada bukti sainsnya, saya jamin ini bukan hoaks ini fact, scientific fact, ada paper-papernya. Berbicara dengan anak meningkatkan kemampuan matematika,” terangnya.
Stella menyebut saat seorang anak terlalu asik dengan gadgetnya, maka ia akan lupa atau jarang melakukan komunikasi dengan orang sekelilingnya, termasuk orang tuanya.
“Begitu anak-anak kita waktu makan cuma lihat iPhone, lihat iPad, mereka jadi tidak berbicara dengan orang tuanya,” imbuh Wamen Diktisaintek Stella Christie, yang meraih gelar Doktor Filsafat (Ph.D) dari Northwestern University dalam bidang psikologi kognitif. (*)

