KABARIKA.ID, JAKARTA — Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) makin jadi. Awalnya cuma lihat story orang liburan, nongkrong cantik, atau beli barang lucu di TikTok Shop. Lama-lama, kita ngerasa harus ikut, walau dompet lagi sekarat. Yang penting nggak ketinggalan. Yang penting bisa upload juga.
Temen-temen pada beli, masa gue nggak?”
kalimat ini mungkin udah jadi racun paling manis buat keuangan generasi muda sekarang.
Padahal sayangnya, banyak yang akhirnya beli sesuatu bukan karena butuh, tapi karena takut kelihatan “nggak update”. Entah itu skincare viral, outfit Aesthetic, konser artis favorit, sampai staycation dadakan. Hasilnya? Uang habis duluan, tabungan nggak keisi, malah ada yang sampai ngutang.
Banyak anak muda juga ngaku jadi sering nyesel. Udah keluar duit, ternyata barangnya nggak kepake. Atau setelah ikut-ikutan beli, eh malah overthinking karena tagihan numpuk. Tapi tetep aja, minggu depannya scroll medsos lagi, pengen lagi.
FOMO emang nyamar jadi “kebahagiaan instan”. Tapi kalau keseringan, bisa bikin stres, kecanduan konsumsi, bahkan bikin kita bandingin hidup terus-terusan sama orang lain.
Solusinya? Nggak harus langsung jadi hemat ekstrem kok. Tapi mulai dari sadar: mana yang memang kamu mau, mana yang cuma karena “nggak enakan” atau “ikut-ikutan”. Nggak semua tren harus kamu ikuti. Dan percaya deh, nggak ikut satu tren bukan berarti kamu gagal jadi anak muda keren.
Karena yang keren itu bukan yang paling sering check-out keranjang Shopee, tapi yang bisa mikirin masa depan sambil tetap enjoy hidup. (*)

