KABARIKA,ID, GRESIK -Rabu, 14 Januari 2026, Nindya Karya resmi memulai langkah awal melalui groundbreaking proyek pembangunan Tangki Asam Sulfat milik PT Petrokimia Gresik yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Kegiatan ini secara resmi dimulai oleh Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Maruf.
Proyek ini menjadi salah satu fasilitas strategis, di mana Nindya Karya akan membangun dua unit tangki berkapasitas besar dengan total daya tampung mencapai 40.000 ton, serta dilengkapi sistem penyaluran asam sulfat dengan kapasitas hingga 245 m³ per jam.
Untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan aman, efektif, dan sesuai standar, ruang lingkup pekerjaan mencakup full package, mulai dari mobilisasi dan pengangkutan material, penyediaan alat kerja dan alat bantu, hingga pemenuhan peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) beserta perlengkapan pendukung lainnya sesuai regulasi dan standar keselamatan yang berlaku.
Menanggapi dimulainya proyek tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Nindya Karya, M. Maududy Ary, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan industri pupuk nasional.
“Pembangunan fasilitas Tangki Asam Sulfat ini tidak hanya menjadi bagian dari penguatan infrastruktur industri strategis nasional, tetapi juga mencerminkan komitmen Nindya Karya dalam menghadirkan solusi konstruksi yang andal, aman, dan berkelanjutan. Kami memastikan setiap tahapan proyek dijalankan dengan tata kelola yang baik, mengedepankan aspek keselamatan kerja, mutu, serta ketepatan waktu sebagai prioritas utama,” ujar Maududy Ary.
Acara groundbreaking ini turut dihadiri oleh Direktur Operasi 1 PT Nindya Karya, Fatchurrohman, serta SVP Divisi EPC, Arif Iswadi, sebagai bentuk dukungan dan komitmen penuh manajemen agar proyek ini dapat diselesaikan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan nilai tambah optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

