KABARIKA.ID, JAKARTA-– sebuah surat yang bertulis tangan yang dilakukan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terharu.
Sebuah ketulusan pernyataan disampaikan dalam surat itu, menjadi suntikan semangat di tengah beratnya tugas negara yang kini diemban Andi Amran Sulaiman.
Surat tersebut dikirim oleh Faldi, mahasiswa IPB, tertanggal 25 November 2025. Dengan kertas putih dan tinta hitam, Faldi menuliskan apresiasi mendalam atas perjuangan Mentan Amran dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Surat ini semakin menguatkan tekad kami di Kementerian Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan, bukan hanya beras,” ujar Mentan Amran di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Faldi mengaku sengaja menulis surat itu dengan tangan sebagai bentuk kesungguhan dan ungkapan emosional yang tulus. Ia menyampaikan rasa bangga melihat mimpi swasembada pangan perlahan menjadi kenyataan di bawah kepemimpinan Amran.
Dalam suratnya, Faldi menilai Mentan Amran sebagai sosok pemimpin yang jujur, tegas, dan tak tergoyahkan meski kerap menuai kritik. Ia bahkan menyemangati agar sang menteri tidak gentar menghadapi suara-suara sumbang.
“Kami butuh pemimpin yang kuat seperti Bapak,” tulis Faldi.
Tak hanya memberi dukungan moral, Faldi juga menyatakan kesiapan generasi muda untuk mengawal program swasembada pangan. Ia menegaskan bahwa rakyat berdiri di belakang Mentan Amran, apa pun tantangannya.
Surat itu ditutup dengan pesan sederhana namun menyentuh: doa agar Mentan Amran selalu sehat dan kuat, karena negeri ini masih sangat membutuhkan pengabdiannya. (*)

