KABARIKA.ID, SOPPENG– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa panen raya jagung yang digelar di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas IIB Watansoppeng pada Selasa, 17 Februari 2026, bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan ini merupakan bukti nyata pemberdayaan warga binaan melalui program pembinaan kerja yang terarah dan berkelanjutan.
Rudy Fernando Sianturi menjelaskan bahwa panen raya ini merupakan implementasi nyata dari pembinaan produktif yang tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan internal, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan konkret terhadap 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan peningkatan keterampilan,” jelas Rudy saat menghadiri panen raya di Rutan Watansoppeng.
Kepala Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Dedi Nugroho, melaporkan bahwa seluruh proses mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen jagung melibatkan partisipasi aktif warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kerja.
“Kami berkomitmen menjadikan SAE sebagai pusat pembinaan yang produktif. Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” kata Dedi Nugroho.
Lebih lanjut, Dedi menambahkan bahwa hasil panen akan dimanfaatkan untuk mendukung program pembinaan dan kebutuhan internal Rutan, serta diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Kakanwil Ditjenpas Sulsel juga mengimbau seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Sulawesi Selatan untuk terus mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia sebagai bagian dari program pembinaan yang produktif.
Panen raya tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Kepala Bidang Perawatan, Keamanan dan Kepatuhan Internal, Tim Humas dan Protokoler, Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, perwakilan PT Maxi Agri Indonesia, jajaran pemerintahan, serta personel TNI-Polri dan seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Watansoppeng. (*)

