KABARIKA.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menilai pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone tidak hanya menguntungkan daerah asal, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap roda perekonomian di Kota Makassar.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Sulawesi Selatan di ASS Building, Sabtu (28/3/2026).
Tampak mendampingi Munafri, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Acara bergengsi ini juga dihadiri jajaran petinggi nasional dan daerah, yakni Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Dewan Penasehat KKMB Sulsel Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.
Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi itu mengaku kagum dengan pesatnya kemajuan Kabupaten Bone. Menurutnya, daerah tersebut memiliki kombinasi luar biasa antara potensi sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia yang unggul.
“Bone ini luar biasa. Saya kadang berpikir, mungkin Bone diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum. Begitu banyak kebaikan, tokoh nasional, pengusaha sukses, hingga akademisi hebat lahir dari daerah ini,” ujar Munafri.
Namun, yang menarik perhatian publik adalah pernyataan Appi selanjutnya. Ia secara blak-blakan mengakui bahwa kemajuan Bone memberi efek berantai (multiplier effect) terhadap ekonomi Makassar.
“Semakin hebat Bone, dampaknya juga semakin terasa di Makassar. Karena pada akhirnya, banyak aktivitas ekonomi dari berbagai daerah, termasuk Bone, yang bermuara di sini,” tegasnya.
Dia mencontohkan, sektor bisnis, perdagangan, hingga investasi warga Bone banyak berpusat di Makassar. Tak sedikit pelaku usaha besar dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Makassar yang merupakan putra-putri daerah asal Bone.
Di tengah euforia kebersamaan halal bihalal, Munafri justru menyelipkan pesan strategis: pentingnya kolaborasi antar daerah. Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi ego sektoral dalam pembangunan, khususnya antara Bone dan Makassar.
“Yang harus kita lakukan adalah menampilkan wajah Bone di Kota Makassar. Jadikan Makassar sebagai etalase bagi potensi Bone. Sehingga ketika orang datang ke Makassar, mereka tertarik untuk berkunjung dan melihat langsung keindahan Bone,” urainya.
Lebih jauh, Appi membuka peluang investasi seluas-luasnya bagi diaspora Bone yang bermukim di Makassar. Ia mengajak mereka untuk turut serta membangun bisnis dan menanamkan modal di ibu kota provinsi Sulsel tersebut.
“Masyarakat Bone yang ada di Makassar, mari bersama-sama berinvestasi, membangun kegiatan bisnis di Kota Makassar. Ini demi kemajuan kita semua,” harapnya.
Acara Halal Bihalal KKMB yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga merumuskan sinergi ekonomi antar daerah yang saling menguntungkan. (*)

