Site icon KABARIKA

Stok Beras di Gudang Bulog Makassar Capai 61 Ribu Ton, Komisi III DPR Pastikan Stok Aman hingga Panen Mendatang

KABARIKA.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, melakukan inspeksi ke kompleks Gudang Perum Bulog Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan, untuk memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras nasional.

Di tengah ancaman musim kemarau panjang, hasil pantauan menunjukkan stok di Sulawesi Selatan mencapai angka yang disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah, meskipun di lapangan terungkap adanya kendala distribusi akibat krisis kemasan plastik global.

Amar menyebutkan, kunjungan yang dilakukannya itu, merupakan arahan Presiden untuk melakukan pengecekan langsung ketahanan pangan, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra itu, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Mahmud, meninjau langsung gudang penyimpanan Perum Bulog Kantor Cabang Makassar, Senin (11/4)

Pemimpin Bulog Cabang Makassar, Faris Sudirman AR, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa hanya untuk dua unit gudang di kompleks Panaikang tersebut, terdapat kurang lebih 21 ribu ton beras yang tersimpan rapat.

Namun, jika ditotal dengan 15 kompleks gudang sewaan lainnya yang dikelola cabang Makassar, total stok di Kota Makassar menembus angka 61 ribu ton.

“Kalau total keseluruhan penyerapan di wilayah kerja kami sudah mencapai 600 ribu ton. Untuk khusus Kota Makassar saja setara dengan yang ada di Gowa, sekitar 61 ribu ton. Ini bagian dari 5 juta ton stok nasional, malah realisasinya lebih dari itu karena update terus bertambah mengingat saat ini masih musim panen,” jelas Faris.

Amar yang mengecek langsung kualitas beras premium yang sedang dalam proses pengemasan ulang. Faris menegaskan bahwa beras yang ada merupakan stok produksi 2025 dengan kualitas yang masih sangat baik.

“Kami punya standar perawatan ketat. Setiap tiga bulan sekali dilakukan penyungkupan untuk menghilangkan hama. Sirkulasi udara gudang juga kami buka setiap hari agar beras tidak lembab. Ini baru minggu lalu dilakukan perawatan total, bapak bisa lihat sendiri kualitasnya,” tegas Faris saat menunjukkan tumpukan karung beras. (*)

Exit mobile version