KABARIKA.ID, MAKASSAR — Komitmen Lions Club Makassar Jeneberang dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Mengusung semangat ‘Urban Farming’ dan ketahanan pangan berbasis komunitas, pengabdian ini diwujudkan melalui Program Bakti Sosial (Baksos) Environment yang menyasar pemukiman warga di Jalan Nuri Baru Lorong 315, RW 05 RT 02, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso.
Rangkaian program diawali pada Jumat (10/7/2026) lalu melalui penyerahan bantuan sarana bercocok tanam serta sesi edukasi pengolahan pupuk organik. Bantuan yang diserahkan meliputi bibit sayuran (sawi, kangkung, dan bayam), pupuk tanah Kascing (hasil cacing tanah), pupuk cair GEMARI untuk nutrisi daun, hingga lembaran seng sebagai wadah bedeng kebun warga.
Bantuan tersebut diterima langsung secara simbolis oleh Ketua RT setempat, Syamsul dan Rani, dengan didampingi Ketua RW, Drs. Andi Mallarangang, serta disaksikan warga sekitar.
President Lions Club Makassar Jeneberang, R. Nirmasari S, hadir langsung memimpin kegiatan didampingi jajaran pengurus, di antaranya IPP/Membership Wahyu Dwi Yani, Secretary Abrizal, PIC Kegiatan Lion Surya Mutiara Gani, serta Lion Theodorus Suardi yang menyapa melalui ‘video call’. Turut hadir pula tamu undangan Lion Maria Boen dari LCM FOS.
Untuk memastikan keberlanjutan program, warga tidak hanya diberikan sarana fisik, tetapi juga dibekali pengetahuan praktis. Lions Club menghadirkan mantan pejabat Dinas Pertanian Provinsi Sulsel, Kamra, serta praktisi dari PT Telkom Makassar pembuat pupuk Kascing, Dg Jarung. Warga diajarkan cara mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk cair organik dan pestisida nabati yang ramah lingkungan.
PIC Kegiatan, Lion Surya Mutiara Gani, menjelaskan bahwa baksos lingkungan ini dirancang untuk mencapai lima target utama: mewujudkan ketahanan pangan keluarga, mendorong pola hidup sehat tanpa pestisida kimia, menciptakan tabungan pangan mandiri, membuka peluang ekonomi UMKM, serta mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah.
Pendampingan Berkelanjutan Hingga Panen
Komitmen Lions Club Makassar Jeneberang tidak berhenti pada penyerahan bantuan semata. Pada Kamis (23/7/2026), tim Environment melakukan peninjauan kembali ke lokasi untuk memantau perkembangan tanaman warga.
Hasilnya amat membanggakan. Bibit yang ditanam beberapa pekan sebelumnya kini telah tumbuh subur, hijau, dan segar menjadi kebun sayur organik mandiri yang siap dimanfaatkan oleh warga sekitar.
“Melalui kegiatan ini, Lions Club Makassar Jeneberang ingin membina masyarakat agar mandiri dalam membuat kebun sayur sendiri. Langkah kami tidak berhenti pada pemberian bibit dan pupuk, tetapi terus kami pantau hingga benar-benar membuahkan hasil,” ujar perwakilan organisasi.
Lions Club Makassar Jeneberang berharap inisiatif ini dapat menginspirasi wilayah lain serta makin memarakkan gerakan “Lorong Sayur” dan ‘Urban Farming’ di Kota Makassar. Organisasi sosial ini menegaskan komitmennya untuk terus menebar kebaikan tanpa pamrih bagi masyarakat luas. (*)

