Site icon KABARIKA

Kepala BGN: Trust in System, Not Trust in Person

KABARIKA.ID, JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penguatan tersebut dilakukan melalui pembangunan sistem yang transparan, profesional, dan berbasis kompetensi agar penyelenggaraan program berjalan secara akuntabel serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sudaryono saat sesi tanya jawab bersama media usai Peresmian Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center BGN.

Menurut Mas Dar, BGN saat ini tengah melakukan pembenahan di berbagai aspek pelaksanaan program, termasuk memperkuat mekanisme pengawasan agar mampu memastikan setiap proses berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Berbagai persoalan dipetakan berdasarkan tingkat urgensi sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.

Dalam proses tersebut, BGN juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pengawasan dari pihak yang memiliki kompetensi. Masukan dari masyarakat, media, akademisi, maupun para ahli dinilai menjadi bagian penting dalam memperbaiki kualitas pelaksanaan Program MBG.

“Kita intinya ingin diawasi oleh orang-orang yang kompeten. Kami sangat membuka diri terhadap segala masukan dan kami pasti akan sangat bersyukur manakala kita dibantu biar betul-betul beres semua.” ujar Mas Dar, di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Lebih lanjut, Mas Dar menegaskan bahwa penguatan tata kelola tidak boleh bertumpu pada individu, melainkan harus dibangun melalui sistem yang kuat agar proses pelayanan, pengawasan, hingga pengambilan keputusan dapat berjalan secara konsisten, transparan, dan berkelanjutan.

“Trust in system, not trust in person,” tegas Mas Dar.

Menurutnya, penerapan tata kelola berbasis sistem akan memperkuat integritas organisasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas dalam penyelenggaraan Program MBG.

Dengan demikian, setiap proses pengawasan maupun penyelesaian persoalan dapat dilakukan secara lebih profesional, terukur, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

BGN optimistis bahwa penguatan sistem pengawasan dan tata kelola yang terus dilakukan akan semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program strategis pemerintah tersebut. (*)

 

Exit mobile version