KABARIKA.ID, LUWU UTARA — Hamparan sawah di Dusun Panasae, Desa Pengkajoang, Kecamatan Malangke Barat, menjadi titik awal dorongan baru Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menghadiri panen padi perdana di wilayah tersebut, Sabtu (22/8/2026).
Panen ini sekaligus menjadi momentum pemerintah daerah memastikan potensi produksi pertanian terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan panen turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Malangke Barat, Kapolsek Malangke Barat, Danramil, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Pengkajoang, penyuluh pertanian, serta kelompok dan masyarakat petani.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah aktivitas panen menjadi bentuk dukungan terhadap sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat pedesaan.
Bagi Pemkab Luwu Utara, panen perdana tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
Pemerintah juga memanfaatkannya untuk melihat langsung kondisi pertanian sekaligus menyerap aspirasi petani terkait kebutuhan dan kendala yang mereka hadapi di lapangan.
Dorong Produktivitas Pertanian
Andi Abdullah Rahim menilai peningkatan produktivitas pertanian membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, pemerintah desa, penyuluh, kelompok tani hingga masyarakat perlu bergerak bersama agar potensi pertanian dapat dikembangkan secara maksimal.
Ia menegaskan sektor pertanian memiliki posisi penting dalam menjaga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong peningkatan produktivitas dan memberikan perhatian terhadap kebutuhan para petani,” ujar Andi Abdullah Rahim.
Menurutnya, dukungan terhadap petani tidak hanya diberikan melalui pendampingan dan penyuluhan, tetapi juga perlu diarahkan pada pemanfaatan teknologi serta inovasi di sektor pertanian.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan usaha pertanian.
Panen Jadi Awal Penguatan Ketahanan Pangan
Bupati juga mengajak petani mempertahankan semangat mengelola lahan pertanian dan terus mengembangkan potensi yang ada di masing-masing wilayah.
Menurutnya, hasil panen merupakan buah dari kerja bersama yang melibatkan petani dan berbagai unsur pendukung lainnya.
”Keberhasilan panen tidak terlepas dari kerja keras petani dan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap keberhasilan panen perdana di Desa Pengkajoang dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan produksi pertanian di Kecamatan Malangke Barat.
Tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, pemerintah daerah juga menempatkan sektor pertanian sebagai bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Semoga Panen padi perdana di Desa Pengkajoang ini, kita harapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan produksi pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Malangke Barat,” kuncinya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, penyuluh, pemerintah desa dan masyarakat, potensi pertanian Malangke Barat diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Luwu Utara.

