Site icon KABARIKA

Satu Dekade Melangkah: PERJAKA, Sehat, Ceria, Keren

Oleh: Hape, Alumni Universitas Hasanuddin

KABARIKA.ID–Tanpa terasa sudah 10 tahun PERJAKA hadir menyusuri jalan-jalan kompleks Bukit Baruga.
Pagi-pagi, sepatu kets udah siap. Langkah serempak, obrolan ngalir.

PERJAKA singkatan dari Persatuan Jalan kaki sebuah komunitas dengan hobby yang sama rutin jalan kaki. Iya, awalnya memang buat ngajak hidup sehat.
Tapi lama-lama PERJAKA bukan cuma soal jalan kaki. Dia jadi ruang buat silaturahmi. Jadi tempat saling peduli.

Oleh dewan Suro Pak Dokter andalan nyebut PERJAKA sebagai Pencegahan Efektif Resiko Jantung Koroner Akut.
Serius tapi masuk akal. Jalan kaki emang obat paling murah dan mujarab.
Yang lain iseng nyeletuk: Pencari Janda Kaya.
Ya namanya juga komunitas. Sambil ngopi, sambil ketawa, sambil ngelangkah. Biar tidak kaku.

Uniknya, PERJAKA ini tidak punya struktur kaku. Tidak ada ketua, sekretaris, bendahara yang rebutan kursi.

Tidak juga ngurus proposal ke kesbangpol demi “kue organisasi”.
PERJAKA lahir apa adanya. Wadah non-formal buat orang-orang yang cuma mau satu hal: jalan bareng, sehat bareng.

Di sini jabatan bukan penanda. Yang jadi penanda itu “gelar”.
Ada DeWaTa — singkatan Dewan Suro, Wali Amanah, Sultan yang dituakan.
Ada Erdogan karena urusan usahanya. Ada suhu yang ditokohkan.
Ada Pangeran dan Kaisar, atas sumbangsih, peran serta aktivitas kesehariannya.
Ada  Pak Desa karena jejak masa lalunya.
Ada Imam Lapeo, Gubernur, dan *ambassador serta nama-nama lain yang bikin ngakak tiap dipanggil saat jalan.
Tujuannya satu: biar makin akrab. Biar inget, ini komunitas, bukan kantor.

Satu dekade itu bukan waktu sebentar untuk komunitas tanpa papan nama.
PERJAKA bisa bertahan bukan karena pengurus hebat — karena memang tidak ada pengurus.
Bukan juga karena kepentingan siapa-siapa — karena memang bukan buat itu.

PERJAKA bertahan karena anggotanya sadar satu hal: mitigasi sehat.
Jalan kaki itu tindakan paling proaktif. Mengurangi risiko penyakit, menambah imun, bikin badan enteng.
Dan lewat komunitas, jalan kaki jadi tidak berasa berat.

Mottonya sederhana: Sehat, Ceria, Keren.
Sehat karena kita jalan.
Ceria karena kita ketawa bareng, saling support saat ada yang susah.
Keren karena kita terus update, terus positif, terus memberi manfaat ke sekitar.

Anggota datang dan pergi. Ada senior yang sudah duluan dipanggil Sang Pencipta.
Ada yang pindah ke komunitas lain karena kebutuhan olahraga berubah.
Tapi selalu ada wajah baru yang gabung.
Bukan karena ganti orang. Tapi karena makin banyak yang sadar:
jalan sendirian gampang berhenti. Jalan bareng, nagih.

Di PERJAKA tidak ada bos, tidak ada anak buah. Yang ada cuma langkah yang sama, tawa yang sama, dan sesekali secangkir kopi hangat setelah menelusuri jalan-jalan dalam kompleks Bukit Baruga.

Satu dekade sudah.
Terima kasih untuk 10 tahun langkah, tawa, dan kepedulian.

Teruslah melangkah, PERJAKA.
Terus Sehat, terus Ceria, terus Keren.
Karena hidup memang paling enak dijalani… sambil jalan kaki.

Dirgahayu PERJAKA ke-10! Penulis: Hape – ’26

Exit mobile version