KABARIKA.ID, MAKASSAR-Komitmen PT Nindya Karya (Persero) dalam mendorong sinergi antara alumni, dunia industri, dan perguruan tinggi kembali memperoleh pengakuan. Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, dianugerahi penghargaan bergengsi “Alumni Engineering Award” oleh Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., IPM., AER, kepada Senior Vice President Divisi EPC PT Nindya Karya (Persero), Deni Dwiraharja, yang hadir mewakili Direktur Utama. Penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian Dies Natalis Fakultas Teknik Unhas ke-66 di GOR Fakultas Teknik Unhas, Gowa, Sabtu (29/8/2026).
Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan FT Unhas atas kiprah Firmansyah yang kini menjabat sebagai Dirut PT Nindya Karya (Persero), sebagai alumni yang dinilai telah memberikan kontribusi dalam pengembangan profesionalisme dan kepemimpinan, sekaligus berperan nyata dalam kemajuan industri konstruksi serta pembangunan nasional.
Mewakili Firmansyah, Deni Dwiraharja menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Fakultas Teknik Unhas atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi bapak Firmansyah secara pribadi, tetapi juga merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar PT Nindya Karya (Persero).
“Penghargaan ini tentu menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Bagi Nindya Karya, hubungan dengan Fakultas Teknik Unhas bukan sekadar hubungan antara dunia usaha dan perguruan tinggi, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun sumber daya manusia dan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan Indonesia,” ujar Deni.
Ia mengatakan, PT Nindya Karya (Persero) berharap hubungan strategis dengan Fakultas Teknik Unhas dapat terus diperluas melalui berbagai bentuk kolaborasi. Kerja sama tersebut antara lain mencakup pendidikan, penelitian, inovasi teknologi, peningkatan kompetensi mahasiswa, hingga penerapan solusi konstruksi yang sesuai dengan dinamika dan kebutuhan industri.
“Semoga kolaborasi ini semakin erat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, industri, maupun masyarakat. Nindya Karya siap menjadi bagian dari perjalanan tersebut,” tambahnya.
Nindya Corner, Wujud Nyata Kolaborasi Kampus dan Industri
Rangkaian Dies Natalis ke-66 Fakultas Teknik Unhas juga menjadi momentum penting bagi penguatan kemitraan antara FT Unhas dan PT Nindya Karya (Persero), yang ditandai dengan Ground Breaking pembangunan Nindya Corner.
Peletakan batu pertama fasilitas tersebut dilakukan oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
Nindya Corner dihadirkan sebagai salah satu representasi hubungan strategis antara Fakultas Teknik Unhas dan PT Nindya Karya (Persero), sekaligus menjadi simbol kolaborasi yang mempertemukan kekuatan akademik dengan pengalaman dan kapabilitas industri.
Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Nindya Corner dirancang sebagai ruang interaksi, pembelajaran, dan pertukaran pengetahuan antara sivitas akademika dan dunia industri. Fasilitas ini juga diharapkan dapat menjadi area display yang memperkenalkan perkembangan teknologi serta berbagai inovasi terkini di bidang konstruksi.
Bagi mahasiswa, keberadaan Nindya Corner diharapkan membuka akses yang lebih dekat terhadap perkembangan teknologi, metode kerja, serta praktik nyata industri konstruksi. Sementara bagi dosen dan peneliti, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat riset dan pengembangan teknologi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan industri.
Nindya Corner juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sarana edukasi publik mengenai perkembangan teknologi industri, termasuk praktik pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam yang mengedepankan aspek keberlanjutan.
Menjadi Jembatan antara Pengetahuan dan Praktik Industri
Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menekankan bahwa fasilitas seperti Nindya Corner memiliki peran strategis dalam mempertemukan kapasitas akademik dengan pengalaman, teknologi, dan kebutuhan dunia industri.
Perguruan tinggi, menurutnya, tidak dapat berjalan sendiri dalam merespons tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Kolaborasi dengan sektor industri menjadi penting agar pendidikan dan penelitian yang dikembangkan di lingkungan kampus semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi.
Dalam konteks tersebut, pembangunan Nindya Corner diharapkan menjadi contoh konkret kolaborasi perguruan tinggi dan BUMN dalam membangun ekosistem pembelajaran, inovasi, dan pengembangan kompetensi yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan.
Sinergi antara FT Unhas dan PT Nindya Karya (Persero) sekaligus menunjukkan bahwa hubungan antara alumni, almamater, dan dunia industri dapat dikembangkan melampaui ikatan profesional menuju kolaborasi yang lebih produktif dan berdampak.
Jika Alumni Engineering Award menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi alumni dalam dunia profesional, maka Nindya Corner menjadi wujud nyata bagaimana pengalaman, pengetahuan, dan inovasi industri dapat dibawa kembali ke lingkungan akademik untuk memperkaya proses pembelajaran dan penelitian.
Rangkaian Dies Natalis ke-66 Fakultas Teknik Unhas pun menjadi lebih dari sekadar perayaan perjalanan panjang institusi. Momentum tersebut menandai semakin eratnya keterhubungan antara alumni, perguruan tinggi, dunia industri, inovasi teknologi, dan pembangunan nasional.

