Site icon KABARIKA

Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

KABARIKA.ID, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyepakati pemberian beasiswa bagi hingga 20 mahasiswa Palestina sebagai bentuk dukungan konkret Indonesia terhadap generasi muda Palestina. Kesepakatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Palestina di bidang pendidikan, pertanian, serta sosial dan keagamaan.

Kesepakatan itu disampaikan Mentan Amran saat menerima Utusan Khusus sekaligus Penasihat Presiden Negara Palestina Bidang Urusan Agama dan Keislaman serta Ketua Komite Kepresidenan untuk Bantuan Palestina, Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (28/9).

Dalam pertemuan tersebut, Mentan Amran menyampaikan bahwa kesempatan pendidikan akan diberikan kepada sekitar 20 mahasiswa Palestina. Dukungan tersebut tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan, tetapi juga terbuka bagi alumni Palestina yang memiliki kompetensi dan ingin berkontribusi dalam berbagai kegiatan di Indonesia.

“Untuk sekolah. Sekolah dulu ya. Sepuluh, sepuluh sampai dua puluh. Jadi untuk mahasiswa. Tapi kalau alumni juga enggak apa-apa,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran mengatakan, para mahasiswa dan alumni Palestina tersebut nantinya berpeluang dilibatkan dalam pengembangan fasilitas pendidikan dan keagamaan yang disiapkan di kawasan smart city di Makassar, Sulawesi Selatan.

Salah satu fasilitas yang tengah disiapkan adalah masjid dengan kapasitas sekitar 20.000 jamaah. Kehadiran mahasiswa dan alumni Palestina diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga membuka ruang kontribusi sesuai keahlian masing-masing.

“Saya pekerjakan. Sepuluh, sepuluh ya. Ada banyak, banyak pelajar. Mereka bisa. Mereka banyak pelajar. Mereka mencari pekerjaan,” kata Amran.

Menurut Amran, dukungan terhadap mahasiswa Palestina merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang memberikan manfaat langsung, terutama bagi generasi muda. Pendidikan dinilai dapat menjadi salah satu jembatan untuk mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka ruang kolaborasi jangka panjang.

Selain membahas pendidikan, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di sektor pertanian. Palestina menyampaikan ketertarikannya untuk mengembangkan kerja sama investasi pertanian dengan Indonesia.

Alhabbash menyampaikan apresiasi atas pertemuan tersebut dan berharap hubungan kerja sama Indonesia-Palestina dapat terus diperluas, khususnya melalui kolaborasi di bidang pertanian.

“Kami telah melakukan pertemuan yang sangat bermanfaat dengan Yang Mulia Menteri untuk membahas kerja sama di bidang investasi pertanian. Kami berharap dapat membangun kerja sama yang baik antara Palestina dan Indonesia, khususnya di bidang pertanian,” ujar Alhabbash.

Pembahasan tersebut membuka peluang penguatan hubungan bilateral melalui kerja sama yang lebih konkret, tidak hanya dalam dukungan kemanusiaan dan pendidikan, tetapi juga melalui sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi.

Melalui pertemuan tersebut, Kementerian Pertanian mendorong agar hubungan Indonesia dan Palestina terus berkembang melalui program yang memberikan manfaat nyata. Pemberian beasiswa bagi mahasiswa Palestina sekaligus penjajakan kerja sama pertanian menjadi bagian dari langkah tersebut, dengan pendidikan dan pertanian sebagai ruang kolaborasi yang dapat memperkuat hubungan kedua negara. (*)

Exit mobile version