Site icon KABARIKA

“Hattrick” Pimpin KKSS Jawa Tengah, Musdalifah: Di Mana Kita Merantau, di Situ Kita Berkontribusi

Oplus_16908288

KABARIKA.ID, SEMARANG– Musdalifah Pangka kembali dipercaya memimpin Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Jawa Tengah untuk ketiga kalinya (“hattrick”). Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang berlangsung di Hotel Dafam Semarang, Sabtu (10/10/2026).

Kepercayaan tersebut diberikan oleh 21 Dewan Pengurus Daerah (DPD) KKSS se-Jawa Tengah. Terpilihnya kembali Musdalifah menjadi amanah untuk melanjutkan kepemimpinan sekaligus memperkuat peran KKSS sebagai wadah silaturahmi, persaudaraan, dan pemberdayaan warga Sulawesi Selatan di tanah rantau.

Dalam sambutannya, Musdalifah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan, terpilihnya kembali dirinya bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh keluarga besar KKSS Jawa Tengah.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Di mana kita merantau, di situ kita berkontribusi,” ujarnya.

Musdalifah menyatakan akan menjalankan amanah tersebut dengan tiga komitmen utama, yakni memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian dan pemberdayaan warga, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Pertama, menjadikan KKSS Jawa Tengah semakin solid dan guyub melalui penguatan silaturahmi.

Menurutnya, KKSS harus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warga Sulawesi Selatan, tanpa sekat perbedaan, baik dari etnis Bugis, Makassar, Mandar, maupun Toraja.

Kedua, mendorong KKSS yang peduli dan berdaya dengan mengaktifkan kembali program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Perhatian khusus juga akan diberikan kepada warga baru yang merantau ke Jawa Tengah agar mampu beradaptasi, mandiri, dan meningkatkan kesejahteraan.

Ketiga, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Warga Sulawesi Selatan di perantauan, katanya, harus menjadi mitra pembangunan sekaligus berperan aktif menjaga kerukunan antarsuku dan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Musdalifah juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi. Ia menyadari bahwa membesarkan KKSS tidak dapat dilakukan seorang diri, tetapi membutuhkan dukungan para sesepuh, senior, pengurus, dan generasi muda.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya membutuhkan bantuan semua sesepuh, senior, dan anak-anak muda KKSS. Mari kita tinggalkan perbedaan kemarin. Sekarang waktunya kita bersatu untuk membesarkan KKSS Jawa Tengah,” katanya.

Ia pun memohon doa dan bimbingan seluruh keluarga besar KKSS agar amanah kepemimpinan dapat dijalankan dengan baik.

Adapun rencana pelantikan akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja sebagaimana arahan Wakil Ketua Umum BPP KKSS, Ibnu Munzir.

Dengan demikian, kata Ibnu, kepengurusan baru diharapkan dapat segera menyusun program dan langkah konkret untuk menjalankan roda organisasi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal BPP KKSS, Abdul Kadir Karding, menutup rangkaian acara dengan menyampaikan pesan agar KKSS Jawa Tengah terus meningkatkan kualitas organisasi dan pengabdiannya.

Ia berharap kepengurusan yang kembali dipimpin Musdalifah Pangka mampu membawa KKSS Jawa Tengah menjadi lebih baik, semakin solid, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Sulawesi Selatan dan masyarakat di sekitarnya.

Terpilihnya Musdalifah untuk ketiga kalinya sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan warga Sulawesi Selatan di Jawa Tengah, memperluas kontribusi sosial dan ekonomi, serta meneguhkan KKSS sebagai rumah bersama bagi seluruh perantau Sulawesi Selatan.

Exit mobile version