Site icon KABARIKA

Kapolri Resmi Lantik Putra Bone Brigjen Andi Syahriful Taufik Jadi Kapolda Kaltara

KABARIKA.ID, JAKARTA — Kepolisian Daerah Kalimantan Utara kini memiliki nakhoda baru.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi melantik Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik sebagai Kapolda Kaltara, menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Bangka Belitung.

Brigjen Andi Syahriful Taufik jenderal bintang 1 asal Bone Sulsel.

Pelantikan berlangsung di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/10/2026). Pergantian tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Plt Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Erwin Syahputra Manik mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus proses pembinaan karier di lingkungan Polri.

“Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier,” kata Erwin.

Dengan pergantian pucuk pimpinan tersebut, jajaran Polda Kaltara diharapkan tetap menjaga kesinambungan program sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi salah satu fokus yang diharapkan tetap berjalan di bawah kepemimpinan baru.

Erwin mengatakan, upaya menjaga keamanan wilayah tidak dapat hanya dilakukan kepolisian. Sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat dinilai tetap penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Selain menjaga stabilitas keamanan, Polda Kaltara berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas,” ungkapnya.

Menurut Erwin, pendekatan preemtif dan preventif akan terus dikedepankan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah persoalan sejak dini sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Utara.

Pergantian pimpinan juga diharapkan tidak memengaruhi soliditas internal jajaran Polda Kaltara.

Erwin menekankan bahwa seluruh personel harus tetap menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pergantian kepemimpinan ini juga diharapkan tidak mengurangi soliditas seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian,” ujarnya.

Selain menjaga keamanan, Polda Kaltara juga diharapkan terus mendukung agenda pembangunan daerah melalui situasi kamtibmas yang stabil.

Menurut Erwin, keamanan yang terjaga menjadi salah satu unsur penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pembangunan di daerah.

Ia pun meminta seluruh jajaran Polda Kaltara tetap konsisten menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Seluruh personel diharapkan tetap solid dan konsisten memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version