KABARIKA.ID, JAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammmadiyah, Haedar Nashir, meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Haedar menyampaikan ajakan itu usai mengikuti pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto bersama 15 pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) lainnya.
Hal itu ia sampaikan dalam menyikapi aksi penyampaian pendapat di berbagai daerah dalam beberapa hari belakangan ini.
Haedar menekankan bahwa dalam gelaran aksi penyampaian pendapat, masyarakat harus dapat menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan bangsa.
“Memanfaatkan demokrasi itu harus dengan penuh pertanggungjawaban keadaban. Mewaspadai tidak terkontaminasi oleh hal-hal yang membawa pada kekerasan dan perbuatan-perbuatan yang meruntuhkan keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia,” kata Haedar dalam keterangan resminya yang disiarkan YouTube Sekertariat Presiden, Jakarta, Minggu (31/08/2025).
Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga menekankan pentingnya partisipasi Ormas Islam dalam menjaga stabilitas keamanan bangsa.
Sebab Ormas Islam memiliki andil besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa.
“Kekuatan Ormas Islam sebagai kekuatan yang punya sejarah yang panjang di Republik ini. Dalam kemerdekaan dan pasca kemerdekaan memahami betul, menghayati betul bahwa persatuan, keutuhan dan masa depan bangsa itu perlu kita jaga bersama,” tandas Haedar.
Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi perekat bangsa dan mendorong terciptanya suasana yang kondusif bagi kemajuan demokrasi. (*/mr)

