KABARIKA.ID, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subinto punya perhatian serius terhadap pendidikan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Setelah sukses meluncurkan Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo kembali meluncurkan satu model pendidikan yang disebut Sekolah Garuda.
Sekolah Garuda merupakan implemntasi dari poin 4 Program Astacita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memperkenalkan Sekolah Garuda sebagai model pendidikan unggul baru.
Brian mengatakan bahwa program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas yang mampu bersaing secara global.
Mendiktisaintek menjelaskan, Sekolah Garuda dirancang menjadi wadah bagi siswa berprestasi yang ingin menjadi peneliti dan industriawan unggul di masa depan.
Ia berharap lulusan sekolah ini dapat melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.
“Kurikulumnya gak beda. Kita hanya menambahkan saja supaya mereka lebih siap berkompetisi dengan sesama lulusan SMA dari negara lain,”ujar Brian usai memberikan sambutan dalam pengenalan Sekolah Garuda Transformasi di SMAN Unggulan MH Thamrin, di Jakarta Timur, Rabu (8/10/2025).
Sebagian besar sekolah Garuda, lanjut Brian, merupakan transformasi dari sekolah unggulan yang sudah ada.
“Program ini juga akan mendirikan sekolah baru di wilayah yang belum memiliki SMA unggulan,” tambah Mendiktisaintek Brian.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi atas peluncuran program Sekolah Garuda.
Menurut Abdul Mu’ti, Sekolah Garuda menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan minat generasi muda pada bidang sains dan teknologi.
“Sekarang ini kita melihat adanya kendala dimana minat generasi muda Belajar STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematic) ini memang cukup rendah. Karena itu, dengan SMA Unggulan Transformatif ini kita berharap dapat melahirkan saintis dan juga ilmuwan di berbagai bidang,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Ia berharap, para siswa Sekolah Garuda juga memiliki kemampuan penting lainnya, yaitu kemampuan kepemimpinan yang kuat.
Untuk itu, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya menggabungkan kecerdasan akademik dan karakter, agar siswa siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.
Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Program ini bertujuan untuk memperluas kesempatan anak-anak Indonesia agar mampu menembus kampus-kampus terbaik dunia.
Dari 16 titik peluncuran di seluruh Indonesia, 12 di antaranya merupakan Sekolah Garuda Transformatif, sedangkan empat lainnya merupakan Sekolah Garuda Baru.
Pemerintah berharap Sekolah Garuda ini menjadi pusat lahirnya generasi cerdas, tangguh, dan berdaya saing global. (*/rus)

