KABARIKA.ID, MAKKAH — Otoritas Umum Jalan Raya Kerajaan Arab Saudi telah menerapkan proyek pendinginan jalan di tiga lokasi Metro Al-Mashaaer Al-Mugaddassah di Makkah pada musim haji tahun 1447 H.
Proyek tersebut mencakup area seluas 14.000 meter persegi, bertujuan untuk meningkatkan lingkungan transportasi dan meningkatkan kenyamanan jemaah haji selama musim haji.
Teknologi pendinginan jalan khusus ini mampu menurunkan suhu permukaan sekitar 15 derajat Celcius, menggunakan material yang dirancang untuk mengurangi penyerapan panas dan menghalangi radiasi Matahari.
Peningkatan infrastruktur ini membantu mengurangi panas dan meningkatkan lingkungan sekitar di pusat-pusat transportasi utama dan area pejalan kaki dengan kepadatan tinggi.
Otoritas juga meluncurkan inisiatif tenda jalan di Jalan Hijrah yang menghubungkan Makkah dan Madinah, sebagai bagian dari upaya untuk menyediakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para peziarah yang melakukan perjalanan antarkota suci tersebut.
Institusi itu menambahkan, inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman para peziarah dan jemaah haji melalui tenda ber-AC yang dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.
“Ini termasuk makanan ringan dan minuman dingin yang disediakan melalui kerja sama dengan SASCO, selain materi mengenai kesadaran dan panduan tentang keselamatan jalan,” ujar pejabat Otoritas Umum Jalan Raya Arab Saudi.
Ia menjelaskan, upaya ini dibangun di atas posisi Kerajaan sebagai pemimpin global dalam konektivitas jaringan jalan, mendukung kelancaran arus lalu lintas dan memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi para peziarah selama musim haji.
Melalui inisiatif ini, otoritas menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai tujuan program sektor jalan.
Upaya tersebut berada pada peringkat ke-6 secara global dalam indeks kualitas jalan pada tahun 2030, mengurangi angka kematian akibat kecelakaan jalan raya menjadi kurang dari lima per 100.000 orang, dan memperluas cakupan jaringan jalan sesuai dengan standar keselamatan jalan internasional sambil meningkatkan kapasitasnya.
Dalam laporan lain, otoritas tersebut mencatat lebih dari 70.000 kendaraan melintas di jalan-jalan menuju Makkah sebagai bagian dari upaya operasional untuk memfasilitasi pergerakan jemaah haji selama musim haji tahun ini.
Otoritas menegaskan kesiapan lapangan dan operasionalnya yang berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi lalu lintas di seluruh jaringan jalan menuju dua kota suci tersebut. (rus)

