Site icon KABARIKA

Indonesia Bersama 8 Negara Lainnya Mengirimkan Bantuan Kemanusiaan Melalui Udara ke Gaza, Saat Kelaparan Kian Parah

KABARIKA.ID, YERUSALEM — Merespons kondisi kemanusiaan yang kian memburuk di Gaza akibat kelaparan sebagai dampak pembatasan Israel atas masuknya bantuan makanan ke Gaza, Indonesia bersama delapan negara lainnya memberikan bantuan ke rakyat Gaza melalui udara.

Penerjunan bantuan tersebut dilakukan pada Minggu (17/08/2025) menggunakan pesawat hercules, bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Yordania.

Menurut Angkatan Bersenjata Kerajaan Yordania, sekitar 106 ton bantuan makanan dan logistik dijatuhkan selama operasi tersebut. Bantuan sebanyak itu dibagi ke dalam 161 paket.

Selain Indonesia, delapan negara yang mengirim bantuan kemanusiaan ke rakyat Gaza melalui melalui udara adalah Yordania, Uni Emirat Arab, Jerman, Belgia, Prancis, Italia, Belanda, dan Denmark.

Tentara Israel mengatakan, operasi tersebut dikoordinasikan sesuai dengan arahan dari eselon politik, seraya menepis tuduhan kelaparan yang disengaja.

Pasukan Angkatan Udara Kerajaan Yordania menjatuhkan bantuan bahan makanan dan logistik dari sembilan negara ke Jalur Gaza, Minggu (17/08/2025). Dalam operasi tersebut sekitar 106 ton bahan makanan dan logistik dari sembilan negara, dijatuhkan ke kantong Gaza yang terkepung di tengah kondisi kelaparan yang parah. (Foto: Xinhua)

Militer mulai mengoordinasikan penerjunan paket makanan melalui udara pada akhir Juli, di bawah tekanan internasional yang semakin meningkat seiring dengan semakin parahnya bencana kelaparan di wilayah kantong tersebut.

Para ahli dan kelompok bantuan menyebut pengiriman bantuan tersebut tidak memadai, tidak aman, dan tidak efektif dalam mencegah penyebaran kelaparan.

Oleh karena itu, mereka mendesak Israel untuk mengizinkan lebih banyak truk bantuan masuk dan memungkinkan pembangunan kembali sistem kesehatan Gaza, yang sebagian besar telah hancur akibat serangan Israel selama hampir dua tahun.

Otoritas kesehatan Gaza mengatakan, kelaparan sudah menyebar luas. Rumah sakit melaporkan tujuh kematian dalam 24 jam terakhir, termasuk dua anak-anak, akibat kelaparan dan malnutrisi.

Hingga kini, total kematian akibat kelaparan menjadi 258, termasuk 110 anak-anak. (rus)

Exit mobile version