Site icon KABARIKA

Ini 14 Poin Kesepakatan AS-Iran yang akan Ditandatangani di Swiss, Jumat Besok

KABARIKA.ID, WASHINGTON — Isi kesepakatan kerangka kerja antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengakhiri permusuhan yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan, akhirnya terungkap ke publik.

Kesepakatan 14 poin yang bocor ke publik menyebutkan bahwa Iran akan menerima dana rekonstruksi sebesar $300 miliar (£223 miliar) setelah berbulan-bulan berada di bawah ancaman senjata. AS juga akan mencabut semua sanksi terhadap rezim Iran jika pembicaraan nuklir berhasil.

AS mungkin akan menarik pasukan dari daerah dekat Iran sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian akhir dan berkomitmen untuk mendukung dana rekonstruksi sebesar $300 miliar, menurut laporan Bloomberg.

Sebuah klausul menyatakan bahwa AS dan mitra regionalnya akan menjanjikan dana tersebut untuk rehabilitasi dan pembangunan ekonomi Iran, menurut Axios.

Para pejabat AS sangat berhati-hati untuk menekankan bahwa uang tersebut tidak akan berasal dari kantong wajib pajak.

Sebuah memorandum gencatan senjata 60 hari diharapkan akan ditandatangani di Swiss pada hari Jumat (19/06/2026), setelah itu para negosiator akan membahas detail lebih lanjut dari kesepakatan tersebut.

Nasib persediaan nuklir Iran akan menjadi inti pembicaraan. Menurut dokumen tersebut, rezim Iran akan menegaskan kembali janjinya untuk “tidak pernah memproduksi senjata nuklir”.

Bloomberg yang memperoleh draf lengkap memorandum tersebut yang tampaknya membawa keuntungan besar bagi Iran tanpa membahas tujuan utama perang AS.

Misalnya, memorandum yang dikutip oleh Bloomberg tidak membahas nasib uranium yang diperkaya Iran, yang telah lama dianggap sebagai titik permasalahan dalam negosiasi.

Memorandum tersebut juga tidak menyebutkan kekuatan militer konvensional Iran, seperti persenjataan rudal balistiknya, yang oleh Trump disebut sebagai ancaman bagi AS saat memasuki perang.

Memorandum tersebut juga menyatakan bahwa gencatan senjata mencakup “semua front, termasuk di Lebanon”, menegaskan kembali tuntutan utama Iran yang pasti akan membuat marah sekutu AS, Israel.

Berikut adalah ringkasan dari 14 poin dalam memorandum yang ditandatangani secara digital oleh AS dan Iran pada hari Minggu (14/06/2026), seperti dilansir Bloomberg.

Upacara penandatanganan akhir dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, di Swiss.

Berikut 14 poin kesepakatan tersebut:

1. AS dan Iran, bersama dengan sekutu mereka, sepakat untuk “mengakhiri perang secara segera dan permanen di semua lini”.
2. Klausul kedua berisi komitmen bersama untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah.
3. Iran dan AS sepakat untuk menegosiasikan kesepakatan perdamaian akhir selama 60 hari ke depan dan memperpanjang gencatan senjata saat ini jika diperlukan.
4. AS setuju untuk mencabut blokade angkatan lautnya di Selat Hormuz. Bagian ini juga menyebutkan penarikan “pasukan [AS]” dari “wilayah sekitarnya” dalam waktu 30 hari setelah perjanjian akhir. Tidak jelas di mana batas geografisnya.
5. Iran setuju untuk mencabut blokade Selat Hormuz dan menghilangkan semua hambatan.
6. AS setuju untuk “memastikan pembiayaan setidaknya $300 miliar” untuk “rehabilitasi dan pembangunan ekonomi” Iran. Jumlah ini merupakan bagian dari perjanjian akhir yang akan diimplementasikan dalam waktu 60 hari.
7. AS berkomitmen untuk secara bertahap mencabut semua sanksi terhadap Iran, termasuk “resolusi Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), dan semua sanksi unilateral AS, baik primer maupun sekunder”. Tidak ada jangka waktu yang diberikan untuk proses ini.
8. Iran menegaskan kembali bahwa mereka tidak akan memproduksi senjata nuklir. Bagian ini juga menyatakan bahwa nasib uranium yang diperkaya Iran dan program nuklir yang lebih luas akan dibahas dalam perjanjian akhir. Patut dicatat bahwa gencatan senjata tidak mencakup tuntutan langsung agar Iran tidak memperkaya uranium.
9. Iran berjanji untuk tidak mengembangkan program nuklirnya dalam 60 hari ke depan. “Iran akan mempertahankan status quo pada program nuklirnya, dan AS tidak akan memberlakukan sanksi baru terhadap Iran atau memperkuat pasukannya di kawasan tersebut,” tambah teks tersebut.
10. AS setuju untuk mengeluarkan pengecualian sanksi untuk penjualan minyak dan produk minyak bumi Iran. Teks tersebut menambahkan bahwa “Semua layanan terkait, termasuk perbankan, asuransi, transportasi, dan sejenisnya” termasuk dalam pengecualian tersebut.
11. Iran akan memperoleh akses ke dananya yang dibekukan berdasarkan “kemajuan” negosiasi dalam 60 hari ke depan.
12. Mekanisme implementasi akan dibentuk untuk mengawasi setiap kesepakatan akhir.
13. AS dan Iran akan melanjutkan kerangka kerja untuk menegosiasikan kesepakatan akhir setelah “dimulainya implementasi Pasal 4, 5, 10, dan 11”.
14. Kesepakatan perdamaian akhir akan disetujui oleh resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengikat.

Kedua belah pihak setuju untuk mencabut blokade mereka di Selat Hormuz. Kesepakatan tersebut juga akan memungkinkan Iran untuk mengelola pembukaan kembali jalur perdagangan utama tersebut.

Namun, masalah utama yang harus diputuskan adalah apa yang terjadi pada persediaan uranium yang diperkaya tinggi milik Teheran saat ini.

Jika kesepakatan tercapai, AS telah berkomitmen untuk mengakhiri semua sanksi terhadap rezim Iran tersebut sesuai jadwal yang telah disepakati. (rus)

Exit mobile version