KABARIKA.ID, MAKASSAR — Memasuki tahun baru 2026, Amerika Serikat (AS) melakukan perubahan besar pada pedoman diet negara itu.
Departemen Kesehatan, Layanan Kemanusiaan dan Departemen Pertanian AS meluncurkan piramida makanan baru pada 7 Januari lalu.
Pedoman tersebut menempatkan daging dan produk susu berlemak penuh, minyak zaitun, dan sayuran di puncak piramida terbalik. Sementara biji-bijian dan buah-buahan berada di bagian bawah.
Banyak ahli khawatir bahwa Menteri Kesehatan dan Layanan Sosial (HHS) Robert F. Kennedy Jr. akan menaikkan batas jumlah lemak jenuh yang direkomendasikan dalam diet, tetapi pedoman tersebut masih menetapkan bahwa tidak lebih dari 10 persen kalori harus berasal dari lemak jenuh.
Jenis lemak tersebut telah dikaitkan dengan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, obesitas, dan diabetes tipe 2.
Sekarang, makanan ultra-olahan termasuk biji-bijian olahan disalahkan atas penyakit kronis tersebut dan penyakit kronis lainnya.
Untuk pertama kalinya sejak pedoman diet tersebut diluncurkan pada 1980, pedoman diet AS itu tidak menetapkan batasan harian untuk alkohol, yang telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker.
Pedoman diet sebelumnya merupakan dokumen teknis yang panjang. Pedoman tersebut mengatur apa yang ada dalam makanan yang disajikan di sekolah dan untuk militer, dan memengaruhi makanan mana yang dicakup oleh program bantuan makanan federal.
Marion Nestle, seorang profesor emeritus bidang nutrisi, studi makanan, dan kesehatan masyarakat dari Universitas New York, yang juga penulis buku What to Eat Now memberikan tanggapan tentang pedoman diet baru AS tersebut.
Nestle mengatakan, pedoman diet baru ini benar-benar radikal. Depkes AS telah membuang pedoman diet selama 40 tahun begitu saja, dan menggantinya dengan rekomendasi yang berasal dari tahun 1950-an.
“Slogan saya untuk itu adalah pedoman ini membingungkan, tidak konsisten, kontradiktif, ideologis, dan sangat kuno. Namun ada satu hal yang sangat bagus tentang pedoman ini. Mereka mendorong orang makan makanan asli. Kedengarannya konyol bahwa itu akan menjadi revolusioner, tetapi memang demikian, dan itu sangat bagus. Tetapi pesan utama dari pedoman ini bukanlah makan makanan asli,” ujar Nestle.
Sebaliknya, pesan tentang protein menjadi lebih menonjol. Ini menempati urutan pertama dalam pedoman diet, dan juga menempati urutan pertama dalam piramida yang menyertai pedoman tersebut.
Yang mereka maksud dengan protein adalah daging dan produk susu berlemak penuh, dan itu mengejutkan, karena bertentangan dengan bukti bertahun-tahun.
Mereka mengeklaim bahwa itu berdasarkan bukti ilmiah, tetapi mereka tidak menunjukkannya.
“Yang saya lihat adalah serangkaian pedoman diet yang jelas-jelas menguntungkan industri daging, susu, dan alkohol, serta merugikan makanan ultra-olahan. Tidak masalah,” ujar Nestle.
Ideologinya, lanjut Nestle, kita tidak akan lagi menyatakan perang terhadap lemak jenuh. “Kita akan menyatakan perang terhadap gula sebagai gantinya, dan itu bagus,” kata Nestle.
Menurutnya, orang akan lebih baik jika makan lebih sedikit gula karena gula mengandung kalori dan tidak memiliki nutrisi yang berarti.
Kebanyakan orang Amerika tidak membutuhkan kalori tanpa nutrisi.
Panduan baru ini menghendaki orang-orang makan makanan yang kaya nutrisi.
Namun, Nestle mempertanyakan, siapa yang akan membayar untuk itu?
“Anda tahu, pedoman ini mengatur makanan sekolah, dan agar makanan seperti ini tersedia di sekolah, mereka harus membayar jauh lebih banyak, karena sistem kita saat ini membuat makanan tersebut lebih mahal daripada makanan ultra-olahan. Dari mana berasal uang untuk makanan sekolah?” tanya Nestle.
Apa Kekuatan dari Pedoman Baru ini?
Pedoman diet baru ini merekomendasikan untuk mengurangi konsumsi makanan ultra-olahan.
Menurut Nestle, pedoman diet selalu menentang makanan ultra-olahan karena mereka meminta makanan yang lebih rendah lemak, gula, dan lemak jenuh.
“Saya pikir orang akan jauh lebih baik jika mengurangi konsumsi makanan ultra-olahan dan mengonsumsi makanan utuh. Saya sepenuhnya mendukung hal itu, tetapi bukan peningkatan produksi daging dan susu,” tandas Nestle.
Ia menegaskan bahwa kita harus berurusan dengan perubahan iklim dan masalah keberlanjutan.
“Daging sapi adalah satu-satunya makanan yang paling berkontribusi terhadap perubahan iklim, dan sapi perah juga tidak jauh lebih baik,” kata Nestle.
Apa Kelemahan dari Pedoman Baru ini?
Nestle mengatakan bahwa pedoman diet baru Amerika ini membingungkan. Sebab, di satu sisi mereka mengatakan bahwa Anda harus makan lebih banyak daging dan produk susu tinggi lemak, namun di sisi lain konsumen diharuskan membatasi lemak jenuh hingga 10 persen atau kurang dari kalori.
“Itu akan sangat sulit dilakukan. Daging dan produk susu adalah sumber lemak jenuh terbesar dalam diet Amerika. Jadi itu adalah rekomendasi yang kontradiktif,” jelas Nestle.
Ia menjelaskan, rekomendasi untuk mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran bertentangan dengan angka yang mereka berikan, yakni tiga porsi sayuran dan dua porsi buah.
“Itu sekitar setengah dari jumlah buah dan sayuran yang direkomendasikan dalam pedoman diet sebelumnya,” ujar Nestle.
Apakah Memprioritaskan Protein Masuk Akal?
Nestle menegaskan bahwa gagasan untuk mendorong orang mengonsumsi lebih banyak protein sama sekali tidak masuk akal, karena orang sudah mengonsumsi protein dua kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan.
“Pedoman ini mengatakan Anda harus mengonsumsi protein dari makanan asli, bukan dari makanan ultra-olahan, tetapi orang sudah mendapatkan protein mereka dari makanan asli dan bukan makanan ultra-olahan. Protein tidak pernah menjadi masalah dalam diet Amerika,” papar Nestle.
Guru besar bidang nutrisi itu mengatakan, sejak terbitnya buku Frances Moore Lappé yang berjudul Diet for a Small Planet pada awal 1970-an, yang perlu orang lakukan hanyalah mengonsumsi dua jenis sayuran atau biji-bijian yang berbeda.
“Diet yang secara historis didasarkan pada biji-bijian dan kacang-kacangan memenuhi kebutuhan asam amino dengan sangat baik, dan jauh lebih sehat bagi manusia dan planet daripada mengonsumsi banyak daging sapi,” tegas Nestle. (rus)

