KABARIKA.ID, JAKARTA — Sakit lutut dan nyeri sendi menjadi keluhan yang cukup sering dialami, baik setelah melakukan aktivitas fisik, mengalami cedera, maupun karena masalah pada sendi. Rasa nyeri yang muncul dapat membuat aktivitas sehari-hari menjadi kurang nyaman.
Namun, mengatasi nyeri lutut dan sendi tidak selalu berarti harus mengandalkan obat. Beberapa langkah sederhana dapat membantu meredakan keluhan, terutama jika nyeri masih tergolong ringan.
1. Berikan waktu istirahat
Jika lutut atau sendi terasa nyeri setelah beraktivitas, mengurangi aktivitas yang memberikan beban pada area tersebut dapat membantu. Hindari memaksakan gerakan yang justru membuat rasa sakit bertambah.
2. Kompres sesuai kondisi
Kompres dingin dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan setelah cedera atau aktivitas yang berlebihan. Sementara itu, kompres hangat dapat memberikan rasa nyaman pada sendi yang terasa kaku.
Pastikan suhu kompres tidak terlalu ekstrem dan gunakan dalam waktu yang wajar.
3. Tetap bergerak secara ringan
Istirahat bukan berarti harus berhenti bergerak sepenuhnya. Gerakan ringan dan latihan dengan intensitas yang sesuai dapat membantu mempertahankan kelenturan sendi.
Jika nyeri muncul saat melakukan gerakan tertentu, sebaiknya hentikan dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
4. Perhatikan berat beban pada lutut
Lutut merupakan salah satu sendi yang menopang tubuh. Karena itu, menjaga kebugaran dan berat badan dalam rentang yang sehat dapat membantu mengurangi beban pada lutut.
Aktivitas seperti berjalan santai, berenang, atau latihan dengan dampak rendah pada sendi dapat menjadi pilihan, selama tidak memperburuk keluhan.
5. Jangan sembarangan menggunakan obat
Obat pereda nyeri memang dapat digunakan pada kondisi tertentu, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, obat lain yang sedang dikonsumsi, serta penyebab nyeri.
Karena itu, sebaiknya jangan mengonsumsi obat secara terus-menerus tanpa mendapatkan saran dari dokter atau tenaga kesehatan.
Kapan harus diperiksa?
Nyeri lutut atau sendi sebaiknya tidak diabaikan jika berlangsung lama, semakin berat, disertai pembengkakan yang signifikan, kemerahan atau rasa panas, demam, atau membuat seseorang sulit berjalan dan melakukan aktivitas.
Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya. Nyeri sendi dapat memiliki berbagai penyebab sehingga penanganannya juga tidak selalu sama.
Intinya, tidak ada satu cara yang bisa disebut sebagai “penghilang sakit lutut” untuk semua orang. Penanganan terbaik bergantung pada penyebab nyeri dan kondisi masing-masing. Jika keluhan terus berulang atau mengganggu aktivitas, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan menjadi langkah yang paling tepat. (*)

