KABARIKA.ID, MALINO — Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya dan Sastra Universitas Hasanuddin (IKA FIBRA Unhas) menggelar kegiatan Kemah Bakti, di Batu Lapisi, Malino, Kabupaten Gowa.
Ketua IKA FIBRA Unhas, A. Abd. Waris Halid, SS, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bukanlah kegiatan dadakan, tetapi merupakan program yang telah dirancang jauh sebelumnya.
“Kegiatan ini bukan program dadakan, tetapi telah dirancang jauh sebelumnya. Ini untuk mempererat silaturahmi sesama alumni IKA FIBRA dari berbagai angkatan, sesuai tagline kita, ‘sepakat jalan bersama. Ada sebanyak 120 orang yang mendaftar untuk ikut kegiatan ini,” ujar A. Waris dalam sambutannya, Jumat malam (23/05/2025) di Batu Lapisi, Malino, Kabupaten Gowa.
Ketua IKA FIBRA yang juga Wakil Ketua Komite II DPD RI, A. Waris menambahkan bahwa setelah kegiatan ini masih ada lagi kegiatan Temu Akbar IKA FIBRA Unhas yang akan dilaksanakan sekitar September mendatang.
“Temu Akbar ini diharapkan dihadiri seribu orang alumni Sastra dan FIB dari berbagai angkatan. Kami ajak seluruh anggota IKA FIBRA untuk hadir meramaikan kegiatan tersebut,” ujar A. Waris.
Sementara itu, Dekan FIB yang baru dilantik pada Kamis (15/05/2025), Prof Dr. Andi Muhammad Akhmar, M.Hum mengajak para peserta Kemah Bakti menyanyikan Mars Sastra Unhas, sebelum memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini.
Ternyata sudah banyak alumni FIBRA yang tidak ingat secara utuh syair Mars Sastra Unhas itu.
Dalam sambutannya, Prof Andi Akhmar mengatakan sangat senang dapat berkumpul kembali setelah sekian lama, dengan para alumni dari berbagai angkatan dalam suasana penuh rasa kekeluargaan.
“Jika kita menyebut Sastra Olah Lebur, kita semua lebur dalam satu keluarga sebagai alumni Fakultas Sastra dan Fakultas Ilmu Budaya. Oleh karena itu, harus memaknai sebuah kebersamaan. Usia boleh berbeda, tetapi semua bisa lebur dalam kebersamaan, mulai dari angkatan 1986 sampai 2016,” ujar Prof Andi Akhmar.
Ia menambahkan bahwa keadaan Fakultas Sastra dulu dengan FIB yang ada sekarang, sudah sangat berbeda. Suasana perkuliahan di ruang kelas yang dulu kita berkeringat dan kipas-kipas, sekarang sudah ada pendingin ruangan.
Kursi kuliah yang dulu membuat sakit pantat, sekarang sudah ada lapisannya yang empuk. Serta sejumlah fasilitas perkuliahan yang modern dan menambah kenyamanan.
“Sekarang kalau mahasiswa tidak cerdas, tallewa’ lewa’ mi,” ujarnya.
Setelah dilantik menjadi Dekan FIB untuk lima tahun ke depan, Prof Andi Akhmar menyebut FIB sebagai rumah para alumni dan membuka pintu lebar-lebar bagi para alumni yang akan berkunjung ke kampus.
“Teman-teman ini kalau mau ke kampus pintu terbuka lebar. Para senior dan junior yang mau pulang ke rumahnya, kantor saya adalah rumahnya alumni. Silakan datang, kita ngopi atau kita diskusi, pintu terbuka lebar,” tandas Prof Andi Akhmar.
Mantan ketua IKA FIBRA, Dr. Rahmansyah, SS juga menyambut baik kegiatan Kemah Bakti ini sebagai sarana untuk mempertemukan para alumni.
“Saya hormat pada teman-teman yang mau mengurusi kegiatan ini. Apapun namanya, Fakultas Sastra itu dalam proses perjalanannya, waktu kita ngumpul-ngumpul dan mendesak Pak JK untuk Mubes, di depan Pak JK itu saya pasang spanduk ‘Mubes Yes, Dies Natalis No’ kemudian saya sampaikan ke Pak JK, ‘Selamat datang di universitas Sastra Unhas,” ujar Rahmansyah.
Ketua IKA Linguistik Fakultas Sastra Unhas, Linda Salengke juga menyampaikan kesannya dengan kegiatan Kemah Bakti ini.
“Kegiatan ini bukan hanya berkemah dan berkumpul, tetapi kita menyaksikan tadi kak Rahmansyah dan kanda Waris me-refresh semua nostalgianya. Menurut sebuah buku yang pernah saya baca, bahwa dengan kita bereuni kita bisa awet muda karena dengan me-refresh otak kita, maka kita bisa melupakan angka-angka umur kita,” ujar Linda.
Para peserta Kemah Bakti larut dengan kegembiraan meskipun terdapat perbedaan angkatan yang jauh. Namun, karena semangat kebersamaan dari para alumni FIBRA, mereka menikmati suasana malam yang dingin dengan perasaan hangat dalam bersilaturahmi dan kebersamaan.
Suasana semakin hidup ketika panitia mempersilakan seluruh peserta memperkenalkan diri dengan cara dan nostalgianya masing-masing. (rus)

