KABARIKA.ID, DILI — Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) yang berada di negara Timor Leste terus menyatukan semangat untuk membentuk kepengurusan Ikatan Alumni (IKA Unhas).
Meskipun jumlah alumni Unhas di Timor Leste kurang dari 50 orang, namun mereka terus bergerak untuk mempersiapkan pembentukan IKA Unhas Timor Leste dalam waktu dekat.
Pada Kamis, 23 Oktober lalu, tiga orang alumni sowan untuk bersilaturahmi kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI di Dili, Timor Leste, Prof Tasrifin Tahara.
Ketiga orang itu adalah Ir. Julio Pereira de Castro, alumni Fakultas Kehutanan (angkatan 95), dr. Marcelino Correia, alumni Fakultas Kedokteran Umum (angkatan 91), dan Dr. João Noronha, alumni Fakultas Sastra jurusan Linguistik (angatan 88).
Dalam silaturahmi itu, alumni Timor Leste melakukan konsultasi dengan Atdikbud KBRI mengenai rencana pelaksanaan Musyawarah Luar Negeri (Muslu) IKA Unhas.
Konsultasi itu berbuah manis. Atdikbud KBRI, Tasrifin bukan hanya menyetujui pelaksanaan Muslu IKA Unhas Timor Leste, melainkan juga menyiapkan tempat pelaksanaan di kantor KBRI Dili.
“Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Timor Leste meminjami kita aula. Dia sediakan tempatnya di aula Pusat Kebudayaan KBRI, kita tinggal hadir saja melaksanakan kegiatan,” kata Julio Pereira de Castro, alumni Unhas Angkatan 95 dari Fakultas Kehutanan, yang selama ini mengurusi rencana pembentukan IKA Unhas Timor Leste.
Julio mengatakan, Muslu IKA Unhas Timor Leste akan dilaksanakan pada 21 November 2025.
Jumlah alumni Unhas yang ada di Timor Leste saat ini sekitar 50 orang. Namun, hingga 2 November, kata Julio, alumni yang terdaftar yang akan mengikuti Muslu sebanyak 22 orang.
Julio juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Muslu IKA Unhas nantinya akan dilaksanakan secara hibrid, sebagian hadir secara langsung di tempat kegiatan dan yang lainnya hadir melalui Zoom
Siapa Calon Ketua IKA Unhas Timor Leste?
Ketika ditanya siapa yang berpotensi menjadi ketua IKA Unhas Timor Leste, Julio mengatakan bahwa belum ada.
Namun, ketika kabarika.id menyebut nama João Noronha sebagai alumni yang berpotensi jadi ketua, Julio mengisyaratkan persetujuannya.
“Tapi kita usahakan calonnya itu adalah pak João Noronha. Dia salah seorang yang akan kita dorong untuk maju menjadi calon ketua IKA pada saat musyawarah nanti,” ujar Julio kepada kabarika.id.
Dr. João Noronha saat ini mengajar di Universitas Timor Leste. Ia juga adalah staf di Kedutaan Besar Australia di Dili.
Saat Julio ditanya lagi, apakah João merupakan calon tunggal? Sambil tertawa ia mengatakan bahwa calon ketua masih rahasia.
Meski begitu, Julio juga menyebut nama Ir. Lucio Marcal Gomez yang kini menjabat direktur East Timor Coffee Academy, sebagai alumni yang berpeluang didorong untuk maju menjadi calon ketua IKA Unhas Timor Leste.
Menurut Julio, alumni Unhas yang ada di Timor Leste kebanyakan mengabdi di institusi pemerintah.
Wakil Menteri Kesehatan Timor Leste saat ini adalah alumni Unhas, yakni Flavio Brandao, alumni fakultas Kedokteran, angkatan 1995.
Jumlah alumni Unhas di Timor Leste masih akan terus bertambah, sebab saat ini ada sekitar 100 orang yang sementara menempuh pendidikan di Unhas.
“Warga Timor Leste yang saat ini menempuh pendidikan di Unhas, jenjang S1, S2, S3 sekitar 100 orang. Yang S1 hanya kurang lebih 10 orang,” ujar Julio.
Ia menjelaskan, kebanyakan mereka kuliah di pascasarjana (S2 dan S3) dan rara-rata mereka adalah dosen. (rus)
