KABARIKA.ID, YOGYAKARTA – Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) resmi membentuk kepengurusan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar secara hibrid, Rabu (4/3/2026).
Bertempat di Yogyakarta, pertemuan yang diikuti para alumni UNHAS yang berdomisili di wilayah DIY ini berlangsung dinamis dan memutuskan Prof. Eliza Meiyani, Guru Besar sekaligus Dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IKA Unhas Wilayah DIY periode 2026-2030.
Proses pemilihan berlangsung lancar. Nama Prof. Eliza muncul sebagai satu-satunya calon yang diajukan dalam forum, dan seluruh peserta muswil sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepadanya secara bulat.
Terpilihnya akademisi perempuan ini menandai babak baru konsolidasi alumni UNHAS di wilayah perantauan, khususnya di kota pelajar.
Sekretaris Jenderal IKA UNHAS, Prof. Yusran Jusuf, dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan di Yogyakarta merupakan langkah strategis organisasi.
“Pembentukan IKA Unhas di berbagai wilayah, termasuk DIY, bertujuan menguatkan jaringan dan memperluas kontribusi alumni bagi masyarakat, bangsa, dan almamater,” ujar Prof. Yusran..
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat provinsi, kawasan metropolitan, dan luar negeri mencerminkan arah strategis IKA UNHAS.
Menurutnya, konsolidasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem alumni yang solid, adaptif, dan berdaya guna.
“Dengan jejaring yang semakin luas dan kepengurusan wilayah yang aktif, IKA UNHAS berpotensi menjadi kekuatan sosial-intelektual yang mampu menjembatani kampus, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat secara lebih terintegrasi,” tegasnya. (*)

