KABARIKA.ID, MAKASSAR — Pembentukan kepengurusan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) luar negeri terus bergerak. Menurut jadwal, IKA Unhas Eropa dalam waktu empat hari ke depan akan terbentuk.
Kepastian pembentukan IKA Unhas Eropa, disampaikan oleh Muhammad Ashry Sallatu alias Gego kepada kabarika.id.
Gego ditunjuk oleh Pengurus Pusat (PP) IKA Unhas sebagai inisiator pembentukan IKA Unhas Eropa yang berkedudukan di Belanda, sejak November 2025.
Untuk memantapkan persiapan pelaksanaan musyawarah IKA Unhas luar negeri di Eropa, Gego telah menggelar pertemuan silaturahmi secara daring dengan sejumlah alumni yang ada di Eropa, pada Minggu malam (19/04/2026) waktu Eropa Tengah.
“Meskipun dilaksankaan secara online, tapi antusiasme teman-teman tinggi sekali. Mereka antusias dengan berdirinya IKA Unhas Eropa dan menyatakan siap melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berkontribusi bagi alumni dan almamater,” ujar Ashry.
Menurut jadwal yang telah disusun, musyawarah IKA Unhas luar negeri dilaksanakan pada Minggu (26/04/2026), pukul 13:00 waktu Eropa Tengah (Belanda) bertepatan pukul 19:00 WITA (Makassar).
Jumlah Alumni Unhas di Eropa
Sesuai hasil pendataan hingga 20 April 2026, jumlah alumni Unhas di Eropa yang telah mengisi formulir kesediaan mengikuti musyawarah sebanyak 27 orang. Sebanyak 12 orang yang bermukim di Belanda, dan 15 orang di luar Belanda.
Musyawarah IKA luar negeri Eropa akan dilaksanakan secara daring dan akan diikuti sebanyak 30 orang alumni.
“Karena sulit untuk bertemu secara fisik, maka Musyawarah Luar Negeri I IKA Unhas Eropa akan dilaksanakan secara luring full, karena jarak yang cukup jauh dan kesibukan masing-masing alumni untuk bisa berkumpul dalam satu tempat,” tegas Gego.
Alumni Hubungan Internasional FISIP Unhas itu mengatakan, alumni Unhas di luar Belanda yang akan mengikuti Musyawarah berasal dari negara lain di Eropa, yakni Jerman, Perancis, Belgia, Inggris, Irlandia, Norwegia, Italia, Hongaria, Portugal, Romania, dan Denmark.
Menjadi Wadah Silaturahmi bagi Alumni
Sebagai inisiator, ia sangat berharap bahwa dengan terbentuknya IKA Unhas Eropa diharapkan menjadi wadah bagi alumni Unhas untuk memberi manfaat bagi almamater Unhas maupun negara.
“Sebagai inisiator, saya berharap IKA Unhas Eropa bisa menjadi wadah yang bermanfaat terutama bagi alumni yang berada di Eropa, bagi alumni baru yang ingin ke Eropa, bagi Universitas Hasanuddin, dan bagi negara. Juga bisa membuat kegiatan yang menyatukan atau menyambung silaturahmi alumni Unhas yang lagi berada di Benua Eropa, baik yang tinggal untuk masa temporer maupun permanen,” ujar Gego.
Panitia Musyawarah Luar Negeri Eropa IKA Unhas terdiri dari Farhan Saeni (ketua), Eka Azhari (sekretaris), dan sebagai anggota adalah Syahrul, Mutmainnah Syam, Natasyah Siandy, Ima Schulz, dan Sitti Aziza.
Sebelumnya telah terbentuk IKA Unhas Jepang dan IKA Unhas Timor Leste. IKA Unhas Eropa merupakan IKA Unhas luar negeri ke-3. (rus)

