Site icon KABARIKA

​Andi Taletting Langi Resmi Dilantik Jadi Ketua Umum IKA Ilmu Politik FISIP Unhas 2026-2030

KABARIKA.ID, MAKASSAR — Direktur Badan Usaha Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum RI, Dr. Andi Taletting Langi, S.H., S.IP., M.Si., M.Phil., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Ilmu Politik FISIP Universitas Hasanuddin (Unhas) masa bakti 2026-2030.

​Prosesi pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum IKA FISIP Unhas, Andi Fahsar Padjalangi, didampingi Sekretaris Irwan Ade Saputra ini, berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Dalton, Makassar, Minggu (14/6/2026).

Selepas pelantikan, pengurus baru langsung tancap gas menggelar rapat kerja (raker) yang dirangkaikan dengan silaturahmi lintas angkatan.

​Dalam pidato perdanyanya, Andi Taletting Langi menegaskan tekadnya untuk menjadikan organisasi ini sebagai kekuatan kolaboratif yang inklusif. Mengusung tema “Satu Alumni, Satu Jejaring, Satu Pengabdian untuk Bangsa,” ia menyerukan agar tidak ada lagi sekat pembatas antar-alumni.

​”Satu Alumni berarti tidak ada sekat angkatan, tidak ada kelompok senior atau junior, tidak ada alumni Jakarta atau daerah. Yang ada hanyalah satu identitas bersama: Alumni Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Para sesepuh adalah sumber kebijaksanaan, senior menjaga tradisi, dan generasi muda adalah energi perubahan,” ujar Taletting.

​Ia menambahkan, momentum ini bukan sekadar pelantikan seremonial, melainkan perayaan persaudaraan yang menyatukan berbagai generasi—mulai dari alumni yang lulus di era warung telekomunikasi (wartel) hingga generasi z yang lulus di era kecerdasan buatan (artificial intelligence).

​Menyadari besarnya potensi alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis seperti pemerintahan, akademisi, hukum, politik, hingga media, kepengurusan periode ini akan fokus pada lima program prioritas.

​Taletting memaparkan bahwa program kerja ke depan akan berpusat pada pembangunan database alumni terpadu, pembentukan forum jejaring profesi, program mentoring lintas generasi, forum kebijakan publik, serta penguatan kolaborasi alumni daerah dan nasional. Menurutnya, ilmu dan jabatan yang dimiliki alumni harus diwujudkan menjadi instrumen pengabdian yang nyata bagi masyarakat dan bangsa.

​Bersamaan dengan momen bersejarah tersebut, IKA Ilmu Politik Unhas juga resmi meluncurkan uniform (seragam) baru organisasi. Pakaian ini diperkenalkan bukan sekadar sebagai atribut, melainkan simbol identitas yang meleburkan batas antar-angkatan sekaligus melambangkan lima nilai utama organisasi: integritas, intelektualitas, solidaritas, profesionalisme, dan pengabdian.

​”Ketika uniform ini dikenakan, tidak terlihat lagi siapa angkatan 80-an atau 2020-an. Yang terlihat hanyalah satu keluarga besar IKAPOL UNHAS. Mudah-mudahan setelah ini dari jauh sudah langsung terlihat, ‘Oh, itu pasti keluarga besar IKAPOL UNHAS!'” selorohnya disambut tepuk tangan hadirin.

​Acara pengukuhan ini turut menjadi ajang konsolidasi nasional mengingat banyaknya tokoh alumni penting yang hadir dari berbagai daerah dan instansi.
​Di antara deretan tokoh yang terlihat hadir di lokasi acara antara lain:
​Dr. Sakinah Nadir (Ketua Departemen Ilmu Politik FISIP Unhas)
​Andi Tenri Sompa (Ketua KPU Kalimantan Selatan)
​Risal Suaib (Bawaslu Makassar)
​Zulhajar (Anggota DPRD Kota Makassar)
​Tomy Satria (Mantan Wakil Bupati Bulukumba)
​Akhmad Taufiq (Kadis Kominfo Kabupaten Mamuju)
​Muhammad Nur (Direktur PN Fak-fak)
​Irwansyah Sukarana (Ketua IKA Unhas Gowa)
​Dr. Ishak Salim (Kepala Pusat Disabilitas Unhas)

Exit mobile version