KABARIKA.ID, MAKASSAR – Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Darwis Ismail, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) periode 2026–2031.
Lulusan Ilmu dan Teknologi Kelautan Unhas angkatan 1992 itu dipercaya memimpin organisasi profesi sarjana kelautan tingkat nasional setelah memenangkan pemilihan dalam Kongres IV ISKINDO di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (23/10/2026) malam.
Darwis meraih 15 suara, mengungguli Hendra Yusran Siry yang memperoleh enam suara. Dari total 22 suara yang masuk, satu suara dinyatakan tidak sah.
Terpilihnya Darwis sekaligus menjadi catatan baru perjalanan alumni Kelautan Unhas dalam organisasi profesi yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan maritim Indonesia.
Sebelum dipercaya menjadi ketua umum, Darwis telah menempuh perjalanan panjang di ISKINDO, mulai dari bendahara umum, sekretaris dewan pakar, hingga wakil ketua umum.
Ia juga dikenal aktif membangun jejaring alumni Kelautan Unhas serta mengembangkan usaha di sektor kelautan dan perikanan.
Sosok Darwis Ismail, Alumni Kelautan Unhas Angkatan 1992
Darwis Ismail merupakan alumni Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin angkatan 1992.
Latar belakang pendidikannya di bidang kelautan menjadi bekal untuk mengembangkan kegiatan profesional dan kewirausahaan yang berkaitan dengan potensi sumber daya laut Indonesia.
Dalam perjalanan kariernya, Darwis menggeluti dunia usaha, termasuk pengembangan budidaya udang.
Ia juga membangun jejaring profesional di Jakarta yang mempertemukannya dengan berbagai kalangan dari dunia usaha dan sektor kelautan.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana keilmuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi dapat dikembangkan melalui kegiatan kewirausahaan dan pengelolaan sumber daya kelautan.
Selain berkiprah di dunia usaha, Darwis memiliki perhatian terhadap penguatan organisasi alumni.
Ia pernah dipercaya memimpin Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (ISLA Unhas), organisasi yang menjadi wadah komunikasi dan kerja sama para alumni kelautan kampus tersebut.
Melalui organisasi alumni, Darwis membangun hubungan dengan berbagai generasi lulusan sekaligus memperluas jejaring profesional di sektor kelautan.
Pernah Jadi Bendahara hingga Wakil Ketua Umum ISKINDO
Pengalaman Darwis dalam organisasi profesi kelautan nasional telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Pada periode 2016–2018, ia dipercaya sebagai Bendahara Umum ISKINDO.
Setelah itu, Darwis mengemban amanah sebagai Sekretaris Dewan Pakar pada periode 2018–2020.
Perjalanan organisasinya berlanjut ketika ia menjabat Wakil Ketua Umum ISKINDO periode 2021–2026.
Berbagai posisi tersebut memberinya pengalaman dalam pengelolaan organisasi, konsolidasi anggota, serta membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan sektor kelautan.
Pengalaman itu menjadi bagian dari rekam jejaknya sebelum memperoleh kepercayaan memimpin ISKINDO untuk lima tahun mendatang.
Dalam Kongres IV ISKINDO, Darwis menyampaikan komitmen untuk melibatkan seluruh unsur organisasi, termasuk sarjana kelautan dari berbagai perguruan tinggi dan daerah di Indonesia.
Ia ingin memperkuat kebersamaan agar organisasi profesi tersebut dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi pembangunan sektor kelautan.
“ISKINDO merupakan modal besar yang perlu dihubungkan dengan kebutuhan pembangunan dan pengelolaan laut Indonesia,” kata Darwis.
Bagi Darwis, keberadaan organisasi sarjana kelautan perlu dikaitkan dengan kebutuhan nyata pembangunan nasional.
Karena itu, penguatan jejaring dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam kepemimpinannya.
Terpilih dalam Kongres yang Dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan
Pemilihan Ketua Umum ISKINDO berlangsung dalam Kongres IV yang dihadiri perwakilan organisasi dari berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 27 perwakilan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) mengikuti forum tersebut, baik secara langsung maupun daring.
Kongres turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.
Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga membahas arah pengembangan organisasi dan kontribusi sarjana kelautan terhadap pembangunan nasional.
Darwis menggantikan M Riza Damanik yang memimpin ISKINDO selama periode 2021–2026.
Di bawah kepemimpinan Riza, organisasi ini menjalankan konsolidasi internal dan penguatan jejaring sarjana kelautan dari berbagai daerah.
Dalam sambutan pembukaan kongres, Riza menekankan pentingnya penyiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk mengelola potensi kelautan Indonesia.
Menurutnya, kekayaan sumber daya laut membutuhkan dukungan tenaga profesional agar dapat memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut menjadi salah satu tantangan bagi kepengurusan baru ISKINDO di bawah kepemimpinan Darwis.
Tantangan Sarjana Kelautan dan Ekonomi Pesisir
Kepemimpinan Darwis Ismail di ISKINDO berlangsung ketika sektor kelautan Indonesia menghadapi berbagai tantangan.
Perubahan iklim, tekanan terhadap ekosistem laut, pengembangan ekonomi masyarakat pesisir, serta kebutuhan lapangan kerja bagi lulusan kelautan menjadi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian.
Organisasi profesi seperti ISKINDO memiliki ruang untuk mempertemukan kalangan akademisi, profesional, pemerintah, dan dunia usaha dalam mencari solusi atas berbagai persoalan tersebut.
Pengalaman Darwis sebagai pengusaha di bidang kelautan serta pengurus organisasi nasional menjadi modal pengalaman dalam menjalankan agenda tersebut.
Menjelang Kongres IV, Darwis juga telah menyampaikan sejumlah gagasan mengenai penguatan tata kelola kelautan, pengembangan kesempatan kerja, dan peningkatan profesionalisme sarjana kelautan.
Gagasan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program organisasi yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat pesisir.
Bagi Darwis, penguatan ISKINDO juga membutuhkan partisipasi alumni kelautan dari berbagai perguruan tinggi.
Ia berkomitmen merangkul beragam unsur organisasi untuk melanjutkan program kepengurusan sebelumnya sekaligus mengembangkan kerja sama baru.
Terpilihnya Darwis Ismail sebagai Ketua Umum ISKINDO periode 2026–2031 menjadi babak baru perjalanan karier alumni Kelautan Unhas tersebut.
Dari bangku kuliah di Makassar, dunia usaha, hingga kepemimpinan organisasi profesi nasional, Darwis kini menghadapi tanggung jawab memperkuat kontribusi sarjana kelautan bagi pembangunan maritim Indonesia. (*)

