KABARIKA.ID, BARRU – Universitas Hasanuddin (UNHAS) bersama Pemerintah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, meluncurkan program strategis pengentasan kemiskinan berbasis riset.
Program itu memanfaatkan ayam unggulan ALOPE UNHAS-1, itik, dan tanaman produktif untuk meningkatkan pendapatan 150 rumah tangga termiskin di daerah tersebut.
Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani di Kelurahan Sepee, Kecamatan Barru, Sabtu (3/1/2026), oleh Wakil Bupati Barru sekaligus Ketua TKPKD, Abustan A. Bintang, dan Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof. Dr. Syahdar Baba.
“Program ini dirancang berkelanjutan untuk mengeluarkan rumah tangga dari kerentanan ekonomi menuju kesejahteraan,” tegas Prof. Syahdar Baba dalam keterangannya, Minggu (4/1/2025).
Program ini bukan sekadar menyalurkan bantuan. Inti utamanya adalah membangun kemandirian daerah melalui pembangunan unit pembibitan ayam ALOPE UNHAS-1 di Barru. Ayam galur unggul yang telah diakui Kementerian Pertankan ini diharapkan bisa diproduksi lokal.
“Fasilitas breeding sedang dibangun dengan kapasitas awal 500 DOC (anak ayam) per pekan, dan ditargetkan meningkat menjadi 1.000 DOC per pekan pada September 2026,” jelas Prof. Baba. Inovasi pakan berbahan lokal juga dikembangkan untuk menekan biaya produksi.
Untuk memastikan keberhasilan, Dinas Pertanian Kabupaten Barru membentuk tim teknis khusus. Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ahmad, dan Kepala Bidang Peternakan, Syahrir, menekankan pentingnya pendampingan dan pelatihan SOP yang ketat bagi pendamping lapangan dan penerima manfaat.
“Tanpa penerapan SOP yang tepat, capaian program berpotensi tidak maksimal,” pungkas Syahrir. (*)

