<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Unhas Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/kategori/kabar-unhas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/kategori/kabar-unhas/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 03:36:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Kabar Unhas Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/kategori/kabar-unhas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Unhas dan Iran Bangun Aliansi Teknologi Strategis, Kolaborasi Drone dan Alat Kesehatan Segera Masuki Tahap Implementasi</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/27/unhas-dan-iran-bangun-aliansi-teknologi-strategis-kolaborasi-drone-dan-alat-kesehatan-segera-masuki-tahap-implementasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 03:36:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Teknologi Strategis]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Drone]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54517</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi membuka babak baru diplomasi sains Indonesia–Iran setelah delegasi kampus tersebut menggelar pertemuan resmi dengan Atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Kolonel Mohammad Nosrati, di Kantor Kedutaan Besar Republik Islam Iran, Jakarta, Jumat (26/6/2026), guna membahas pengembangan kerja sama riset dan inovasi di bidang teknologi drone (Unmanned [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/27/unhas-dan-iran-bangun-aliansi-teknologi-strategis-kolaborasi-drone-dan-alat-kesehatan-segera-masuki-tahap-implementasi/">Unhas dan Iran Bangun Aliansi Teknologi Strategis, Kolaborasi Drone dan Alat Kesehatan Segera Masuki Tahap Implementasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi membuka babak baru diplomasi sains Indonesia–Iran setelah delegasi kampus tersebut menggelar pertemuan resmi dengan Atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Kolonel Mohammad Nosrati, di Kantor Kedutaan Besar Republik Islam Iran, Jakarta, Jumat (26/6/2026), guna membahas pengembangan kerja sama riset dan inovasi di bidang teknologi drone (Unmanned Aerial Vehicle/UAV), kecerdasan buatan, serta alat kesehatan untuk rehabilitasi medik.</p>
<p>Delegasi Unhas dipimpin oleh Kepala Technology Transfer Office (TTO) Universitas Hasanuddin, Dr. Eng. Andi Amijoyo Mochtar, S.T., M.Eng., didampingi Dr. Supratman, dosen Departemen Sastra Asia Barat Fakultas Ilmu Budaya Unhas, bersama Kaswadi dari PT EnerSky Innovation sebagai mitra industri nasional.</p>
<p>Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, produktif, dan penuh semangat persahabatan yang mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat diplomasi ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan kemitraan akademik antara Indonesia dan Republik Islam Iran.</p>
<p>*Fokus pada Drone, AI, dan Teknologi Rehabilitasi Medik*</p>
<p>Delegasi Universitas Hasanuddin memaparkan sejumlah agenda strategis yang meliputi pengembangan UAV tipe fixed-wing dan multirotor, sistem navigasi dan kendali otonom, integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) pada wahana nirawak, pemanfaatan drone untuk sektor pertanian presisi dan pemetaan, serta pengembangan alat kesehatan berbasis rekayasa teknik untuk rehabilitasi medik.</p>
<p>Usulan kerja sama tersebut juga mencakup penelitian bersama, pertukaran dosen, peneliti dan mahasiswa, pengembangan laboratorium kolaboratif, hilirisasi inovasi, hingga penguatan ekosistem industri berbasis hasil riset kedua negara.</p>
<p>Pihak Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyambut positif seluruh gagasan yang disampaikan karena dinilai sejalan dengan kemampuan Iran yang telah berkembang pesat dalam bidang teknologi kedirgantaraan, sistem nirawak, robotika, rekayasa teknik, dan teknologi kesehatan.</p>
<p>Atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Kolonel Mohammad Nosrati, menyatakan kegembiraannya atas kunjungan delegasi Universitas Hasanuddin yang dinilai membuka peluang baru bagi hubungan akademik kedua negara.</p>
<p>&#8220;Pada dasarnya kami sangat gembira dengan kunjungan delegasi Universitas Hasanuddin. Saya akan segera menyampaikan maksud kedatangan delegasi Unhas kepada Duta Besar Republik Islam Iran di Jakarta dan segera pula mengoordinasikannya dengan Teheran,&#8221; ujar Kolonel Mohammad Nosrati.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat akan diselenggarakan pertemuan ilmiah yang mempertemukan para ilmuwan Iran dengan ilmuwan Universitas Hasanuddin guna membahas berbagai bidang kerja sama yang dibutuhkan dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.</p>
<p>Kolonel Nosrati menegaskan bahwa kerja sama pendidikan tinggi dan penelitian merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Iran melalui pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan pembangunan sumber daya manusia.</p>
<p>*Dr. Andi Amijoyo Mochtar, Motor Inovasi Drone Unhas*</p>
<p>Salah satu figur sentral dalam pertemuan tersebut adalah Dr. Eng. Andi Amijoyo Mochtar, akademisi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang dikenal sebagai salah seorang pengembang utama teknologi drone hasil riset Unhas dan kini memimpin berbagai program hilirisasi inovasi melalui Technology Transfer Office (TTO).</p>
<p>Dr. Andi Amijoyo merupakan akademisi berlatar belakang teknik mesin dengan pengalaman pendidikan dan jejaring akademik internasional, termasuk pernah menempuh studi lanjut di Amerika Serikat, sehingga memiliki pengalaman luas dalam pengembangan teknologi mekatronika, robotika, energi terbarukan, dan sistem UAV. (Klaim mengenai status sebagai alumni perguruan tinggi di Amerika Serikat sebaiknya diverifikasi kembali sebelum dipublikasikan karena belum ditemukan konfirmasi resmi dari sumber terbuka.)</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, ia memimpin berbagai riset strategis Universitas Hasanuddin di bidang teknologi drone yang diarahkan untuk mendukung transformasi industri nasional.</p>
<p>Di bawah kepemimpinannya, Laboratorium Robotika dan Mekatronika Fakultas Teknik Unhas berhasil mengembangkan Rice Seed Spreading Drone, drone penabur benih padi dengan sistem penanaman berbaris pertama di Indonesia yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pertanian presisi dan telah menarik perhatian pemerintah maupun dunia industri.</p>
<p>Tim yang dipimpinnya juga mengembangkan drone penyemprot pertanian, drone pemangkas kelapa sawit, robot pemanen sawit, robot desinfektan berbasis Internet of Things (IoT), robot bawah air tanpa awak, hingga berbagai inovasi mekatronika yang telah memperoleh hak kekayaan intelektual serta memasuki tahap hilirisasi bersama mitra industri nasional.</p>
<p>Pengembangan teknologi tersebut memperlihatkan komitmen Universitas Hasanuddin untuk menghadirkan inovasi yang tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu diterapkan secara nyata dalam sektor pertanian, kesehatan, industri, dan pembangunan nasional.</p>
<p>*Menuju Kemitraan Strategis Indonesia–Iran*</p>
<p>Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman awal untuk mempercepat penyusunan program kerja sama yang mencakup riset bersama, pertukaran akademisi, pengembangan kurikulum, seminar internasional, transfer teknologi, hingga kolaborasi inovasi yang berorientasi pada kebutuhan industri.</p>
<p>Pihak Kedutaan Besar Republik Islam Iran juga berharap delegasi Universitas Hasanuddin dapat melakukan kunjungan resmi ke Iran dalam waktu dekat guna bertemu dengan sejumlah universitas, lembaga penelitian, pusat inovasi, dan industri teknologi sehingga bentuk kerja sama dapat segera diwujudkan secara konkret.</p>
<p>Sebagai balasan, Universitas Hasanuddin mengundang Kedutaan Besar Republik Islam Iran beserta perguruan tinggi dan lembaga riset di Iran untuk berkunjung ke Kampus Universitas Hasanuddin di Makassar sebagai bagian dari penguatan jejaring akademik kedua negara.</p>
<p>Kunjungan timbal balik tersebut diharapkan menjadi momentum implementasi berbagai program kolaboratif yang meliputi riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan konferensi internasional, pengembangan inovasi teknologi drone, kecerdasan buatan, robotika, hingga alat kesehatan rehabilitasi medik.</p>
<p>Pertemuan di Jakarta itu menjadi tonggak awal yang dinilai sangat strategis dalam memperkuat diplomasi akademik Indonesia–Iran sekaligus membuka peluang lahirnya inovasi bersama yang berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, kemandirian teknologi, serta pengembangan industri berteknologi tinggi di kedua negara. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/27/unhas-dan-iran-bangun-aliansi-teknologi-strategis-kolaborasi-drone-dan-alat-kesehatan-segera-masuki-tahap-implementasi/">Unhas dan Iran Bangun Aliansi Teknologi Strategis, Kolaborasi Drone dan Alat Kesehatan Segera Masuki Tahap Implementasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unhas Melesat ke Peringkat 201–300 Dunia Versi THE Impact Rankings 2026, Lampaui Target Nasional</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/25/unhas-melesat-ke-peringkat-201-300-dunia-versi-the-impact-rankings-2026-lampaui-target-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 04:58:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54458</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA – Universitas Hasanuddin (Unhas) mengalami lompatan signifikan dalam pemeringkatan keberlanjutan dunia. Berdasarkan hasil Times Higher Education Impact Rankings 2026 yang diumumkan pada ajang Global Sustainable Development Congress 2026 di ICE BSD City, Jakarta, Selasa (24/06/2026). Unhas berhasil menembus kelompok peringkat #201–300 dunia, naik dua pita dari posisi #401–600 pada tahun 2025. Capaian ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/25/unhas-melesat-ke-peringkat-201-300-dunia-versi-the-impact-rankings-2026-lampaui-target-nasional/">Unhas Melesat ke Peringkat 201–300 Dunia Versi THE Impact Rankings 2026, Lampaui Target Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA</strong> – Universitas Hasanuddin (Unhas) mengalami lompatan signifikan dalam pemeringkatan keberlanjutan dunia. Berdasarkan hasil Times Higher Education Impact Rankings 2026 yang diumumkan pada ajang Global Sustainable Development Congress 2026 di ICE BSD City, Jakarta, Selasa (24/06/2026).</p>
<p>Unhas berhasil menembus kelompok peringkat #201–300 dunia, naik dua pita dari posisi #401–600 pada tahun 2025.</p>
<p>Capaian ini sekaligus melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bagi Unhas pada tahun 2026, yaitu berada pada kelompok #301–400 dunia.</p>
<p>Secara nasional, Unhas naik satu peringkat, berada pada posisi 10 besar nasional. Hasil tersebut menunjukkan akselerasi kinerja Unhas dalam penguatan reputasi global sekaligus implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).</p>
<p><em>THE Impact Rankings</em> merupakan pemeringkatan global yang menilai kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian SDGs.</p>
<p>Penilaian dilakukan melalui berbagai indikator yang mencakup tata kelola institusi, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemitraan, serta dampak nyata yang dihasilkan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Dalam metodologinya, setiap universitas wajib dinilai pada sedikitnya empat SDG. Unhas mengikuti SDG 1 (<em>No Poverty</em>), SDG 3 (<em>Good Health and Well-being</em>), SDG 14 (<em>Life Below Water</em>), dan SDG 15 (<em>Life on Land</em>).</p>
<p>Capaian Unhas pada masing-masing SDGs, yaitu:</p>
<p>&#8211; SDG 1 (<em>No Poverty</em>) naik dari kelompok #201–300 pada 2025 menjadi peringkat 58 dunia pada 2026.</p>
<p>&#8211; SDG 3 (<em>Good Health and Well-being</em>) meningkat dari kelompok #401–600 menjadi #101–200 dunia.</p>
<p>&#8211; SDG 14 (<em>Life Below Water</em>) naik dari peringkat 52 menjadi peringkat 31 dunia.<br />
&#8211; SDG 15 (<em>Life on Land</em>) meningkat dari kelompok #201–300 menjadi peringkat 87 dunia.</p>
<figure id="attachment_54462" aria-describedby="caption-attachment-54462" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-54462" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-17.jpg" alt="" width="1200" height="737" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-17.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-17-768x472.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-17-24x15.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-17-36x22.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-17-48x29.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-54462" class="wp-caption-text">Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, mengatakan bahwa lompatan yang dicapai tahun ini menunjukkan kapasitas Unhas untuk bersaing di tingkat global. (Foto: M. Ruslan/kabarika)</figcaption></figure>
<h2>Kapasitas Unhas untuk Bersaing di Tingkat Global</h2>
<p>Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, menjelaskan bahwa lompatan yang dicapai tahun ini menunjukkan kapasitas Unhas untuk bersaing di tingkat global.</p>
<p>Berbagai kebijakan telah diambil dan diimplementasikan, untuk memastikan Unhas menjadi kampus yang memenuhi standar operasional yang ramah terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian pembangunan.</p>
<p>“Dalam beberapa tahun terakhir, saya meletakkan fondasi dalam tata kelola Unhas yang berangkat dari prinsip Good University Governance, dimana implementasi tridarma harus dapat menjawab tuntutan pencapaian visi dan misi Unhas, sekaligus memastikan bahwa kehidupan akademik hari ini merupakan titipan dari generasi mendatang,” kata Prof. JJ.</p>
<p>Rektor Unhas dijadwalkan akan memaparkan praktik baik tata kelola kampus yang mendorong akselerasi SDGs dalam Forum Nasional SDGs Center Conference, yang digelar oleh BPPENAS sebagai Sekretariat Nasional SDGs Indonesia, pada Kamis, 25 Juni 2026.</p>
<h2>Hasil Kerja Kolektif</h2>
<p>Sekretaris Unhas, Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., Ph.D., menjelaskan bahwa capaian Unhas tahun ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memperkuat implementasi SDGs di berbagai bidang.</p>
<p>“Capaian ini membuktikan bahwa berbagai program dan aktivitas yang dijalankan Unhas telah memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Prof. Sumbangan Baja menambahkan bahwa sejumlah aspek yang belum optimal akan menjadi perhatian ke depan, terutama dalam penguatan pelaporan dan dokumentasi data.</p>
<p>Unhas memiliki banyak praktik baik dalam implementasi SDGs. Tantangannya adalah memastikan seluruh capaian tersebut terdokumentasi, sehingga dapat tercermin secara maksimal dalam proses penilaian.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Peningkatan Reputasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Rohani Ambo Rappe, M.Si., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi terpadu antara implementasi dan pelaporan. Setiap aktivitas perlu didokumenasikan, sehingga dapat menjadi bukti dalam pelaporan.</p>
<p>“Unhas akan memperkuat konsistensi implementasi SDGs di seluruh unit kerja, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola data dan pelaporan sebagai bagian penting dalam proses pemeringkatan internasional. Penguatan ini juga akan diarahkan pada optimalisasi kolaborasi dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun global,” kata Prof. Rohani.</p>
<p>Capaian ini menegaskan posisi Unhas sebagai perguruan tinggi yang terus menguat dalam kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing di tingkat internasional melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>Posisi Perguruan Tinggi Indonesia dalam Peringkat <em>THE Impact Ranking 2026</em></p>
<p>1. Universitas Airlangga<br />
2. Universitas Indonesia<br />
3. Universitas Gadjah Mada<br />
4. IPB University<br />
5. Universitas Padjadjaran<br />
6. BINUS University<br />
7. Institut Teknologi Surabaya<br />
8. Universitas Sebelas Maret<br />
9. Universitas Diponegoro<br />
10. Universitas Hasanuddin. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/25/unhas-melesat-ke-peringkat-201-300-dunia-versi-the-impact-rankings-2026-lampaui-target-nasional/">Unhas Melesat ke Peringkat 201–300 Dunia Versi THE Impact Rankings 2026, Lampaui Target Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rusdi Mardan Pimpin Holding Unhas, Fokus Benahi Bisnis dalam 100 Hari</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/24/rusdi-mardan-pimpin-holding-unhas-fokus-benahi-bisnis-dalam-100-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 23:43:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Holding Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Rusdi Mardan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54411</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR– Universitas Hasanuddin resmi menetapkan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, Rusdi Mardan, sebagai Direktur Utama PT Hadin Metavisi Akademika (Hadin), holding company yang akan mengelola dan mengembangkan portofolio bisnis Universitas Hasanuddin. Selain posisi Direktur Utama, pimpinan Unhas, selaku pemegang saham, juga menetapkan Dr. Eka Sastra sebagai Komisaris Utama (Komut), bersama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/24/rusdi-mardan-pimpin-holding-unhas-fokus-benahi-bisnis-dalam-100-hari/">Rusdi Mardan Pimpin Holding Unhas, Fokus Benahi Bisnis dalam 100 Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong>– Universitas Hasanuddin resmi menetapkan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, Rusdi Mardan, sebagai Direktur Utama PT Hadin Metavisi Akademika (Hadin), holding company yang akan mengelola dan mengembangkan portofolio bisnis Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Selain posisi Direktur Utama, pimpinan Unhas, selaku pemegang saham, juga menetapkan Dr. Eka Sastra sebagai Komisaris Utama (Komut), bersama jajaran komisaris lainnya yakni Prof. Amir Ilyas dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas Prof. Dr. Mursalim Nohong.</p>
<p>Keputusan ini disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Eng. Ir. Adi Maulana, S.T., M.Phil didampingi Direktur Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset (PUPA), Dr. Ir. Syahriadi Kadir di kampus Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar, Selasa (23/6/2026).</p>
<p>Penetapan tersebut dilakukan setelah Rusdi Mardan melewati seluruh tahapan seleksi yang berlangsung secara terbuka dan kompetitif sejak April 2026. Dari 11 pelamar yang berasal dari berbagai latar belakang profesional, proses seleksi akhirnya mengerucut hingga menghasilkan tiga kandidat terbaik sebelum pemegang saham menetapkan Rusdi Mardan sebagai Direktur Utama.</p>
<p>Ketua Tim Seleksi Direksi dan Penyusunan Road Map Hadin, Dr. Eka Sastra, mengatakan bahwa terpilihnya Rusdi Mardan menghadirkan kombinasi antara pengalaman korporasi nasional dan pemahaman terhadap lingkungan Universitas Hasanuddin.</p>
<p>&#8220;Pak Rusdi memiliki pengalaman panjang dalam memimpin organisasi bisnis berskala besar. Beliau juga alumni Unhas sehingga memahami karakter dan potensi yang dimiliki universitas ini. Kami berharap kepemimpinan beliau dapat mempercepat transformasi Hadin menjadi holding company yang profesional, sehat secara bisnis, dan mampu mendukung kemandirian ekonomi universitas,&#8221; kata Eka Sastra.</p>
<p>Rusdi Mardan bukan nama baru di dunia korporasi. Sebelum memasuki masa pensiun pada 2026, alumni Ilmu Politik Unhas ini menjabat sebagai Senior Vice President dan District Operations Head Kalisumapa PT Indosat Tbk. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi SVP Head of Sales Sulawesi di perusahaan yang sama.</p>
<p>Mengenal Rusdi Mardan</p>
<p>Karier profesionalnya terbentang lebih dari tiga dekade. Ia pernah menjabat General Manager dan Regional Sales Head di Hutchison 3 Indonesia selama lebih dari 13 tahun, National Sales Development Director di Danone Aqua, Regional Sales Manager Astro, hingga menduduki berbagai posisi manajerial di British American Tobacco (BAT) di sejumlah wilayah Indonesia.</p>
<p>Dalam pemaparan visi dan misi pada tahap seleksi, Rusdi menawarkan agenda transformasi Hadin yang berfokus pada tiga prioritas utama, yakni stabilisasi keuangan, transformasi ekosistem bisnis kampus, dan pertumbuhan berkelanjutan.</p>
<p>Ia menilai langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyehatkan unit-unit usaha yang selama ini belum memberikan kinerja optimal.</p>
<p>&#8220;Dalam 12 bulan pertama kita harus memastikan bisnis yang merugi dapat disehatkan. Kita ingin Hadin memiliki fondasi keuangan yang kuat sebelum masuk ke fase ekspansi,&#8221; ujarnya saat presentasi visi-misi.</p>
<p>Menurut Rusdi, Unhas memiliki keunggulan besar berupa lebih dari 60 ribu sivitas akademika yang merupakan captive market dan selama ini belum dikelola secara maksimal.</p>
<p>Karena itu, ia mengusulkan pembangunan ekosistem digital terintegrasi melalui pengembangan super app yang menghubungkan seluruh unit bisnis Hadin dalam satu platform.</p>
<p>Ia juga menargetkan Hadin menjadi holding company ekosistem kampus terdepan di Indonesia pada 2030 melalui lima agenda utama, yaitu profitabilitas yang sehat, ekosistem digital terintegrasi, diversifikasi usaha berbasis kemitraan, tata kelola berbasis good corporate governance dan KPI, serta pengembangan talenta profesional.</p>
<p>Salah satu bagian yang paling mendapat perhatian dalam proses seleksi adalah program 100 hari pertama yang dipaparkan Rusdi. Program tersebut dibagi ke dalam tiga fase.</p>
<p>Pada 30 hari pertama, fokus utama adalah stabilisasi keuangan melalui evaluasi menyeluruh terhadap seluruh unit usaha, pengendalian biaya, dan identifikasi sumber-sumber inefisiensi.</p>
<p>Pada hari ke-31 hingga ke-60, Hadin akan memasuki fase akselerasi melalui pengembangan super app, aktivasi mitra strategis, dan integrasi berbagai layanan bisnis.</p>
<p>Sementara pada hari ke-61 hingga ke-100, fokus diarahkan pada pembuktian kinerja melalui peningkatan pendapatan, perbaikan portofolio usaha, penerapan dashboard bisnis real-time, dan pencapaian laba positif.</p>
<p>Selain bisnis yang sudah berjalan, Rusdi juga melihat peluang besar pada hilirisasi riset kampus. Dalam presentasinya, ia menegaskan bahwa Hadin harus berfungsi sebagai jembatan antara hasil penelitian dosen dan mahasiswa dengan dunia industri dan pasar.</p>
<p>&#8220;Hadin harus menjadi bridging antara riset dan pasar. Banyak hasil penelitian yang memiliki potensi ekonomi besar, tetapi membutuhkan kendaraan bisnis yang mampu membawa inovasi tersebut kepada masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dr. Eka Sastra menambahkan bahwa penetapan Direktur Utama merupakan langkah awal dalam pembentukan holding company Universitas Hasanuddin. Setelah ini, proses akan dilanjutkan dengan penyempurnaan road map Hadin dan pembentukan posisi-posisi strategis lainnya pada tingkat Board of Directors (BOD).</p>
<p>&#8220;Dengan terpilihnya Direktur Utama, kita memasuki fase baru. Fokus berikutnya adalah menuntaskan road map, menyusun struktur organisasi, dan membangun fondasi tata kelola agar Hadin dapat bergerak sebagai strategic holding yang mampu mengelola aset, mengembangkan bisnis, dan memperkuat hilirisasi inovasi Universitas Hasanuddin,&#8221; kata Eka Sastra.</p>
<p>Terpilihnya Rusdi Mardan menandai babak baru pengembangan bisnis Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Di tangan seorang alumni Sospol yang ditempa lebih dari 30 tahun di dunia korporasi nasional, Hadin kini diharapkan tidak hanya menjadi pengelola unit usaha kampus, tetapi juga menjadi mesin pertumbuhan yang menghubungkan aset, inovasi, dan jejaring Universitas Hasanuddin dengan dunia industri dan pasar. <strong>(*/unhastv)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/24/rusdi-mardan-pimpin-holding-unhas-fokus-benahi-bisnis-dalam-100-hari/">Rusdi Mardan Pimpin Holding Unhas, Fokus Benahi Bisnis dalam 100 Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unhas-MPR Bahas UUD 1945, Dekan FEB: Perlu Rekonstruksi Norma Pasal 33</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/21/unhas-mpr-bahas-uud-1945-dekan-feb-perlu-rekonstruksi-norma-pasal-33/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 08:15:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Bahas UUD 1945]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan FEB]]></category>
		<category><![CDATA[Rekonstruksi Norma Pasal 33]]></category>
		<category><![CDATA[Unhas-MPR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54306</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Dalam forum diskusi yang dilakukan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI bersama Dewan Profesor Universitas Hasanuddin (Unhas), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas, Prof Mursalim Nohong SE,M.Si mengusulkan perlunya rekonstruksi norma pada Pasal 33 UUD 1945. “Hal itu dimaksudkan untuk semakin menegaskan bahwa perekonomian nasional disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/21/unhas-mpr-bahas-uud-1945-dekan-feb-perlu-rekonstruksi-norma-pasal-33/">Unhas-MPR Bahas UUD 1945, Dekan FEB: Perlu Rekonstruksi Norma Pasal 33</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Dalam forum diskusi yang dilakukan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI bersama Dewan Profesor Universitas Hasanuddin (Unhas), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas, Prof Mursalim Nohong SE,M.Si mengusulkan perlunya rekonstruksi norma pada Pasal 33 UUD 1945.</p>
<p>“Hal itu dimaksudkan untuk semakin menegaskan bahwa perekonomian nasional disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dengan dukungan negara melalui fasilitasi dan perlindungan terhadap koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia,” jelas Prof. Mursalim.</p>
<p>Komisi Kajian Ketatanegaraan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bersama Dewan Profesor Universitas Hasanuddin menggelar Diskusi Konstitusi bertema “Evaluasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Kaitannya dengan Ketetapan MPR Nomor XVI/MPR/1998”. Kegiatan ini berlangsung Rabu (18/6), di kampus Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan.</p>
<p>Menurut Prof. Mursalim, semangat Pasal 33 harus tercermin dalam penguatan ekonomi kerakyatan yang menempatkan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional.</p>
<p>“Karena itu system perekonomian nasional tidak cukup hanya menjadi bahan diskusi akademik, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tegasnya.</p>
<p>Kegiatan diskusi tersebut menjadi forum pertukaran gagasan antara MPR RI dan kalangan akademisi dalam mengkaji relevansi Pasal 33 sebagai landasan konstitusional sistem perekonomian nasional serta kaitannya dengan arah kebijakan demokrasi ekonomi sebagaimana diatur dalam TAP MPR Nomor XVI/MPR/1998.</p>
<p>Diskusi dibuka Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR RI, Taufik Basari, S.H., M.Hum., LL.M. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi Universitas Hasanuddin sebagai narasumber, yakni Prof. Dr. Hamzah Halim (Dekan Fakultas Hukum Unhas), Prof. Dr. Achmad Ruslan (Guru Besar Fakultas Hukum Unhas), Prof. Dr. Abdul Razak (Guru Besar Fakultas Hukum Unhas) dan Prof. Mursalim Nohong (Dekan FEB Unhas).</p>
<p>Mengawali sesi diskusi, Prof. Hamzah Halim dalam paparannya menegaskan bahwa evaluasi terhadap Pasal 33 UUD 1945 harus dilakukan dengan memahami sejarah panjang pembentukan sistem ekonomi Indonesia.</p>
<p>Para pendiri bangsa sejak awal menyadari bahwa kemerdekaan politik harus diikuti dengan kemerdekaan ekonomi sehingga arah pembangunan nasional tidak terlepas dari semangat mewujudkan kedaulatan ekonomi bangsa.</p>
<p>“Pasal 33 merupakan karakteristik utama sistem perekonomian nasional Indonesia yang lahir dari pengalaman panjang bangsa menghadapi praktik kolonialisme dan eksploitasi sumber daya. Oleh karena itu, konsep ekonomi yang dirumuskan dalam konstitusi pada dasarnya menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan ekonomi nasional,” kata Prof. Hamzah.</p>
<p>Menanggapi berbagai pandangan yang berkembang dalam forum tersebut, Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menegaskan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan pemikiran strategis terhadap berbagai isu kebangsaan. Pembahasan Pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan bagian dari upaya merumuskan arah pembangunan nasional yang berpihak pada kepentingan rakyat.</p>
<p>“Jika sudah membahas Pasal 33 di Unhas, tidak ada kata mundur, harus dituntaskan. Di sini kita singkirkan semua perbedaan dan satukan pemikiran untuk perubahan yang lebih baik. Ini adalah bagian dari kontribusi kampus untuk kemajuan bangsa,” ujar Prof. JJ.</p>
<p>Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI, Taufik Basari, S.H., M.Hum., LL.M., menyampaikan apresiasi atas berbagai gagasan yang disampaikan para akademisi Unhas. Pemikiran yang berkembang dalam forum tersebut akan menjadi masukan penting dalam proses kajian yang dilakukan MPR RI.</p>
<p>“Berbagai rekomendasi yang lahir dari diskusi dapat memperkaya perspektif MPR dalam melihat perkembangan implementasi Pasal 33 sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi nasional dan mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Taufik Basari. ***</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/21/unhas-mpr-bahas-uud-1945-dekan-feb-perlu-rekonstruksi-norma-pasal-33/">Unhas-MPR Bahas UUD 1945, Dekan FEB: Perlu Rekonstruksi Norma Pasal 33</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sulap Pekarangan Jadi Sumber Cuan, UNHAS Latih IRT Bulukumba Budidaya Bawang Merah Pakai Air Kelapa</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/20/sulap-pekarangan-jadi-sumber-cuan-unhas-latih-irt-bulukumba-budidaya-bawang-merah-pakai-air-kelapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 04:56:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bulukumba".]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Rilau Ale]]></category>
		<category><![CDATA[program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)]]></category>
		<category><![CDATA[UNHAS menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani melalui Budidaya Bawang Merah Pekarangan Berbasis Biostimulan Air Kelapa di Desa Bontolohe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54245</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, BULUKUMBA &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) kembali membuktikan kepedulian nyatanya dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus memberdayakan warga lokal. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), UNHAS menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani melalui Budidaya Bawang Merah Pekarangan Berbasis Biostimulan Air Kelapa di Desa Bontolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba&#8221;. Aksi sosial yang bergulir [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/20/sulap-pekarangan-jadi-sumber-cuan-unhas-latih-irt-bulukumba-budidaya-bawang-merah-pakai-air-kelapa/">Sulap Pekarangan Jadi Sumber Cuan, UNHAS Latih IRT Bulukumba Budidaya Bawang Merah Pakai Air Kelapa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, BULUKUMBA &#8211;</strong> Universitas Hasanuddin (UNHAS) kembali membuktikan kepedulian nyatanya dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus memberdayakan warga lokal. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), UNHAS menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani melalui Budidaya Bawang Merah Pekarangan Berbasis Biostimulan Air Kelapa di Desa Bontolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba&#8221;.</p>
<p>Aksi sosial yang bergulir sejak Mei hingga November 2026 ini disokong penuh oleh pendanaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNHAS. Langkah ini menjadi wujud nyata kontribusi kampus dalam menyebarluaskan inovasi ilmiah demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat di akar rumput.</p>
<p>Agenda strategis ini dinakhodai oleh Prof. Dr. Ir. Fachirah Ulfa, MP, dengan diperkuat oleh jajaran pakar lainnya, yakni Prof. Dr. Ir. Elkawakib Syam, Dr. Ir. Vien Sartika Dewi, M.Si, dan Dr. Ir. Heliawaty, M.Si. Tak hanya para dosen, program ini juga memboyong mahasiswa UNHAS, Ahmad Dzaky Mubarak, yang aktif mendampingi warga dalam setiap sesi praktik di lapangan.</p>
<p>Adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Masumange Desa Bontolohe yang digandeng sebagai mitra. Selama ini, para anggotanya memiliki lahan pekarangan rumah yang cukup luas namun belum dikelola secara produktif untuk menopang dapur atau dompet keluarga. Celah inilah yang mendorong tim UNHAS untuk membagikan teknik budidaya yang praktis, murah, dan aplikatif.</p>
<p>Kepada awak media pada Sabtu (20/6/2026), Ketua Tim Pengabdian, Prof. Fachirah Ulfa, menekankan bahwa pekarangan rumah sebenarnya menyimpan potensi besar sebagai benteng ketahanan pangan keluarga, khususnya di era saat lahan produktif kian menyusut dan harga pangan terus bergejolak.</p>
<p>&#8220;Jika dikelola dengan cerdas, pekarangan bukan cuma bisa memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari, tapi juga berpotensi jadi sumber penghasilan tambahan. Di sini, kami mengajak warga memanfaatkan potensi lokal yang melimpah dan murah, yaitu menyuburkan tanaman bawang merah lewat formula biostimulan dari air kelapa,&#8221; tutur akademisi yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 angkatan 1982 tersebut.</p>
<p>Pada hari pertama, antusiasme peserta langsung dipicu lewat pembekalan materi. Mereka diajak memahami cara memaksimalkan fungsi pekarangan, teknik menanam bawang merah menggunakan media polybag, strategi menghalau hama dan penyakit, hingga analisis peluang bisnis tani berskala rumah tangga.</p>
<p>Suasana semakin seru saat memasuki agenda berikutnya, yaitu pelatihan pembuatan biostimulan dari fermentasi air kelapa yang berfungsi sebagai vitamin penumbuh alami. Usai menguasai rumusnya, para ibu tani ini langsung mempraktikkan cara menanam bibit bawang merah ke dalam polybag yang diproyeksikan sebagai model percontohan di rumah mereka.</p>
<p>Prof. Fachirah Ulfa menambahkan, dalam sesi simulasi tersebut, Ahmad Dzaky Mubarak selaku perwakilan mahasiswa cekatan memandu emak-emak KWT mulai dari mengolah ramuan fermentasi air kelapa, meracik media tanam, hingga teknik menancapkan bibit yang benar. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi esensi dari tridarma perguruan tinggi sekaligus memberikan ruang belajar nyata di tengah masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan kajian tim ahli UNHAS, memilih air kelapa sebagai biostimulan adalah terobosan cerdas yang ramah lingkungan sekaligus hemat biaya. Air kelapa yang kerap dibuang percuma terbukti kaya akan hormon pertumbuhan alami dan nutrisi esensial yang mampu mempercepat serta menyuburkan tanaman hortikultura, termasuk komoditas bawang merah.</p>
<p>Lewat program jangka panjang ini, para anggota KWT diharapkan tidak hanya membawa pulang ilmu dan keterampilan baru, tetapi juga mampu menciptakan kawasan percontohan (demplot) tanaman bawang merah di lingkungan mereka, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya memanfaatkan bahan-bahan lokal demi ketahanan pangan mandiri.</p>
<p>Bukan sekadar memberi dampak instan bagi warga Desa Bontolohe, program PKM ini juga ditargetkan menelurkan berbagai output akademik dan publikasi. Di antaranya meliputi jurnal ilmiah, rilis media massa, video dokumentasi, poster edukasi, hingga cetak biru (blueprint) model pemberdayaan masyarakat berbasis biostimulan air kelapa.</p>
<p>&#8220;Melalui metode yang mengedepankan partisipasi aktif warga dan ditopang oleh riset ilmiah, Universitas Hasanuddin optimis program ini dapat menjadi pemantik serta contoh nyata bagaimana halaman rumah bisa diubah menjadi sumber pangan mandiri, pendongkrak ekonomi, dan pilar pembangunan desa yang berkelanjutan,&#8221; pungkasnya optimis. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/20/sulap-pekarangan-jadi-sumber-cuan-unhas-latih-irt-bulukumba-budidaya-bawang-merah-pakai-air-kelapa/">Sulap Pekarangan Jadi Sumber Cuan, UNHAS Latih IRT Bulukumba Budidaya Bawang Merah Pakai Air Kelapa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakultas Keperawatan Unhas Segera Buka Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/15/fakultas-keperawatan-unhas-segera-buka-prodi-s1-kebidanan-dan-profesi-bidan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 12:35:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54015</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berbasis bukti ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengusulkan pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan. Sebagai bagian dari proses tersebut, FKep Unhas menerima kunjungan tim [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/15/fakultas-keperawatan-unhas-segera-buka-prodi-s1-kebidanan-dan-profesi-bidan/">Fakultas Keperawatan Unhas Segera Buka Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> – Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berbasis bukti ilmiah.</p>
<p>Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengusulkan pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan.</p>
<p>Sebagai bagian dari proses tersebut, FKep Unhas menerima kunjungan tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAMPTKes) dalam rangka visitasi usulan pembukaan program studi, Sabtu (13/06/2026), di Kampus Unhas Tamalanrea.</p>
<p>Visitasi ini merupakan tahapan penting dalam asesmen lapangan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi dokumen usulan, sekaligus menilai kesiapan institusi dalam menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang berkualitas dan berkelanjutan.</p>
<p>Unhas menargetkan lahirnya lulusan bidan yang tidak hanya unggul dalam praktik klinis, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi di bidang kesehatan ibu dan anak.</p>
<p>Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D., menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Kebidanan merupakan bagian dari komitmen Unhas dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja terhadap tenaga kesehatan yang profesional.</p>
<p>“Kami berharap program studi ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi menjadi penggerak riset dan inovasi, serta tidak hanya menjadi teaching university, melainkan berkembang menjadi research university yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan masyarakat,” jelas Prof Ruslin.</p>
<figure id="attachment_54017" aria-describedby="caption-attachment-54017" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-54017" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-14.jpg" alt="" width="1200" height="671" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-14.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-14-768x429.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-14-24x13.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-14-36x20.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-14-48x27.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-54017" class="wp-caption-text">Suasana berlangsungnya visitasi oleh tim asesor LAMPTKes di FKep Unhas terkait usulan pembukaan program studi baru, Sabtu (13/06/2026), di Kampus Unhas Tamalanrea. (Foto: Humas Unhas)</figcaption></figure>
<p>Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Prof. Dr. Elly Lilianty Sjattar, S.Kp., M.Kes., menyampaikan, visitasi ini menjadi momentum penting untuk memperoleh masukan dan rekomendasi dalam pengembangan program studi yang diusulkan.</p>
<p>FKep Unhas terus memperkuat berbagai aspek pendukung, mulai dari kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga sistem penjaminan mutu untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan kebidanan yang unggul.</p>
<p>“Visitasi ini menjadi momentum memperoleh arahan dan rekomendasi asesor untuk meningkatkan mutu Program Studi Kebidanan dan Profesi Bidan Unhas demi pengembangan pendidikan kebidanan yang lebih baik,” jelas Prof Elly.</p>
<p>Tim asesor LAMPTKes yang melakukan visitasi terdiri atas Bdn. Emi Sutrisminah, S.Si.T., M.Keb. dan Dr. Yuseva Sariati, S.ST., M.Keb. Keduanya melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek tata kelola, kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta sistem penjaminan mutu.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan Unhas dan Fakultas Keperawatan, antara lain Ketua LPMPP Unhas Prof. Dr. Ir. Musrizal Muin, M.Sc., Kepala Divisi Pengelola Akreditasi Unhas Prof. Dr. Kasbawati, S.Si., M.Si., para wakil dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta para pemangku kepentingan terkait.</p>
<p>Melalui pelaksanaan visitasi ini, FKep Unhas berharap usulan pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan dapat memperoleh hasil optimal dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi Unhas terhadap pengembangan pendidikan dan pelayanan kesehatan, khususnya di bidang kebidanan. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/15/fakultas-keperawatan-unhas-segera-buka-prodi-s1-kebidanan-dan-profesi-bidan/">Fakultas Keperawatan Unhas Segera Buka Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Negara Asia Menjadi Lokasi Pengabdian 113 Mahasiswa KKN Internasional Unhas</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/11/enam-negara-asia-menjadi-lokasi-pengabdian-113-mahasiswa-kkn-internasional-unhas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:32:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53849</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Internasionalisasi pendidikan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama antaruniversitas atau mobilitas akademik, tetapi juga melalui pengalaman belajar yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat global. Dalam semangat tersebut, Universitas Hasanuddin (Unhas) melepas 113 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan menjalankan program pengabdian dan pembelajaran di enam negara Asia. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/11/enam-negara-asia-menjadi-lokasi-pengabdian-113-mahasiswa-kkn-internasional-unhas/">Enam Negara Asia Menjadi Lokasi Pengabdian 113 Mahasiswa KKN Internasional Unhas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8212; Internasionalisasi pendidikan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama antaruniversitas atau mobilitas akademik, tetapi juga melalui pengalaman belajar yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat global.</p>
<p>Dalam semangat tersebut, Universitas Hasanuddin (Unhas) melepas 113 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan menjalankan program pengabdian dan pembelajaran di enam negara Asia.</p>
<p>Selama kurang lebih 28 hari, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas berbasis pengabdian, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan di Jepang, China, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Timor-Leste.</p>
<p>Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai lulusan yang adaptif, berdaya saing, serta memiliki perspektif global dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan masyarakat.</p>
<p>Pelepasan peserta KKN Internasional dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D,. Sp.BM(K), Rabu (10/06/2026) di Ruang Senat, Gedung Rektorat Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar.</p>
<p>Prof Ruslin menegaskan, pengalaman belajar di tingkat internasional menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa di era globalisasi yang semakin dinamis.</p>
<p>“Mahasiswa Unhas harus mampu menjadi pembelajar yang adaptif sekaligus agen perubahan. KKN Internasional memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, memahami keberagaman, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Prof Ruslin.</p>
<p>Oleh karena itu, ia berharap para peserta KKN Internasional dapat menjadi representasi terbaik Unhas selama menjalankan program.</p>
<p>Kehadiran mahasiswa di negara tujuan diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat, tetapi memperkuat jejaring dan hubungan kerja sama yang telah dibangun Unhas dengan berbagai mitra internasional.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Subdirektorat KKN pada Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU. menjelaskan, dari 113 mahasiswa yang terlibat, 60 di antaranya mengikuti Program KKN Internasional–Enrichment Program Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) yang dilaksanakan di Jepang, China, Taiwan, dan Thailand.</p>
<p>Sedangkan, 53 mahasiswa lainnya akan menjalankan KKN Internasional di Malaysia dan Timor-Leste</p>
<p>Menurut Syarifuddin, KKN Internasional merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (<em>experiential learning</em>) yang memungkinkan mahasiswa mengimplementasikan keilmuan secara langsung di masyarakat.</p>
<p>Program ini juga mendukung pencapaian <em>Sustainable Development Goals</em> (SDGs), khusunya untuk tujuan 1,3, dan 4 melalui berbagai kegiatan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.</p>
<p>“Kami berharap peserta tidak hanya membawa ilmu untuk dibagikan kepada masyarakat, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan perspektif baru yang dapat memperkaya proses pembelajaran mereka di kampus,” jelas Syarifuddin.</p>
<p>Program ini sekaligus mencerminkan komitmen Unhas dalam menghadirkan pengalaman belajar yang melampaui batas ruang kelas serta menyiapkan lulusan yang mampu berkontribusi dan berkolaborasi dalam komunitas global. (*/rs)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/11/enam-negara-asia-menjadi-lokasi-pengabdian-113-mahasiswa-kkn-internasional-unhas/">Enam Negara Asia Menjadi Lokasi Pengabdian 113 Mahasiswa KKN Internasional Unhas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Mitigasi Bencana hingga Cegah Stunting, Empat Tim Unhas Raih Pendanaan Kemendiktisaintek 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/03/dari-mitigasi-bencana-hingga-cegah-stunting-empat-tim-unhas-raih-pendanaan-kemendiktisaintek-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 23:39:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53534</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Empat organisasi mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil memperoleh pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026. Mereka mengangkat isu strategis masyarakat, mulai dari mitigasi bencana longsor, ketahanan pangan, hingga pencegahan stunting berbasis pendekatan One Health. Capaian tersebut diumumkan dalam kegiatan Kick Off PPK Ormawa 2026 yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/03/dari-mitigasi-bencana-hingga-cegah-stunting-empat-tim-unhas-raih-pendanaan-kemendiktisaintek-2026/">Dari Mitigasi Bencana hingga Cegah Stunting, Empat Tim Unhas Raih Pendanaan Kemendiktisaintek 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8211; Empat organisasi mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil memperoleh pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026.</p>
<p>Mereka mengangkat isu strategis masyarakat, mulai dari mitigasi bencana longsor, ketahanan pangan, hingga pencegahan stunting berbasis pendekatan One Health.</p>
<p>Capaian tersebut diumumkan dalam kegiatan <em>Kick Off</em> PPK Ormawa 2026 yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Tamalanrea, pada Senin (1/06/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menjadi titik awal pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang akan dijalankan mahasiswa di berbagai desa mitra.</p>
<p>Tahun ini, Unhas berhasil meloloskan empat tim pada pendanaan PPK Ormawa yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).</p>
<p>Capaian tersebut menjadi prestasi yang patut diapresiasi mengingat setiap perguruan tinggi hanya berpeluang memperoleh pendanaan untuk maksimal tujuh tim yang diusulkan.</p>
<figure id="attachment_53536" aria-describedby="caption-attachment-53536" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-53536" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-1.jpg" alt="" width="1200" height="788" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-1.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-1-768x504.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-1-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-1-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/Foto-2-1-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-53536" class="wp-caption-text">Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, Ph.D. foto bersama dengan jajarannya usai Kick Off PPK Ormawa 2026 yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Tamalanrea, Senin (1/06/2026). (Foto: Humas Unhas)</figcaption></figure>
<p>Empat tim yang lolos menunjukkan keberagaman pendekatan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu:</p>
<p>1. Tim SPACE, Fakultas Teknik Unhas, mengembangkan program “LONTARA: Manajemen Bencana Berbasis Community Engagement, Teknologi, dan Konservasi Lingkungan dalam Mitigasi Bencana Longsor untuk Mewujudkan Desa Lonjoboko Tangguh Bencana”.</p>
<p>2. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Teknologi Pertanian (BEM KM-TEKPER), mengusung program “CARA’DE: Implementasi Smart Hydro-Feed Farming sebagai Model Integrasi Perikanan dan Pertanian Berkelanjutan untuk Penguatan Kemandirian Pangan Masyarakat di Desa Tinggimae”.</p>
<p>3. Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI), mengembangkan program “MANNENNUNGENG: Smart Hydro Loop sebagai Strategi Peningkatan Kemandirian Petani di Desa Kajaolaliddong dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan”.</p>
<p>4. Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA), menghadirkan program “OCEANS: One Health Coastal Environment and Nutrition Sustainability sebagai Strategi Desa Sehat dalam Pengendalian Faktor Risiko Stunting di Desa Popo”.</p>
<p>Capaian tahun ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Unhas. Untuk pertama kalinya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berhasil memperoleh pendanaan PPK Ormawa melalui BEM KM Teknologi Pertanian.</p>
<p>Keberhasilan tersebut menunjukkan semakin luasnya keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Direktur Kemahasiswaan Unhas Abdullah Sanusi, Ph.D., menyampaikan bahwa PPK Ormawa merupakan ruang belajar yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.</p>
<p>“Program ini bukan hanya sekadar kompetisi. Ini adalah ruang bagi mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi melalui aktivitas yang berdampak nyata. Inilah esensi dari pengabdian yang ingin terus kita dorong,” kata Abdullah.</p>
<p>Keberhasilan meloloskan empat tim menunjukkan bahwa mahasiswa semakin mampu menerjemahkan pengetahuan yang diperoleh di kampus menjadi program yang aplikatif dan relevan dengan tantangan pembangunan di tingkat desa.</p>
<p>Tahun ini, Unhas mengusulkan lima tim untuk mengikuti kompetisi PPK Ormawa. Bagi lima tim yang belum lolos pendanaan nasional, Unhas berkomitmen memberikan dukungan dengan skema pendanaan internal, yang serupa dengan Program Bina Desa.</p>
<p>“Unhas akan memfasilitasi implementasi program-program yang telah dirancang mahasiswa agar tetap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Abdullah.</p>
<p>Dengan dukungan tersebut, sebanyak sembilan program organisasi mahasiswa akan dijalankan pada tahun ini.</p>
<p>Kehadiran program-program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan dampak sosial bagi masyarakat sasaran, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di lapangan.</p>
<p>Abdullah berharap seluruh program dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan capaian yang kompetitif pada ajang Abdidaya Ormawa 2026.</p>
<p>“Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah direncanakan. Kepada empat tim yang lolos pendanaan, semoga dapat menjalankan program secara optimal, melaju hingga Abdidaya Ormawa 2026, dan membawa pulang penghargaan yang membanggakan bagi Universitas Hasanuddin,” tuturnya.</p>
<p>Abdidaya Ormawa merupakan ajang penganugerahan sekaligus puncak pelaksanaan PPK Ormawa yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.</p>
<p>Tahun 2026, kegiatan tersebut akan berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/03/dari-mitigasi-bencana-hingga-cegah-stunting-empat-tim-unhas-raih-pendanaan-kemendiktisaintek-2026/">Dari Mitigasi Bencana hingga Cegah Stunting, Empat Tim Unhas Raih Pendanaan Kemendiktisaintek 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Sampaikan Keluhan Petani, Mentan Amran Langsung Turun Tangan</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/02/mahasiswa-sampaikan-keluhan-petani-mentan-amran-langsung-turun-tangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 10:46:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Amran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53524</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR-&#8211; Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (2/6/2026), berubah menjadi forum penyelesaian masalah pertanian. Saat mahasiswa menyampaikan keluhan petani terkait pupuk dan kerusakan irigasi di Kabupaten Gowa, Mentan Amran langsung memerintahkan jajarannya melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan. Di hadapan sekitar 300 mahasiswa, Mentan Amran [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/02/mahasiswa-sampaikan-keluhan-petani-mentan-amran-langsung-turun-tangan/">Mahasiswa Sampaikan Keluhan Petani, Mentan Amran Langsung Turun Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR-</strong>&#8211; Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (2/6/2026), berubah menjadi forum penyelesaian masalah pertanian. Saat mahasiswa menyampaikan keluhan petani terkait pupuk dan kerusakan irigasi di Kabupaten Gowa, Mentan Amran langsung memerintahkan jajarannya melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.</p>
<p>Di hadapan sekitar 300 mahasiswa, Mentan Amran membuka ruang diskusi seluas-luasnya bagi peserta untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun persoalan yang mereka temukan langsung di tengah masyarakat. Berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari pupuk bersubsidi, kerusakan irigasi, alih fungsi lahan, strategi mempertahankan swasembada pangan, hingga pengembangan energi terbarukan berbasis pertanian.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-53526" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0099.jpg" alt="" width="1200" height="801" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0099.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0099-768x513.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0099-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0099-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0099-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0099-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Salah satu mahasiswa, Arham, mengangkat persoalan kelangkaan pupuk yang masih dirasakan petani di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Mendengar hal tersebut, Mentan Amran langsung menelepon direktur terkait untuk segera melakukan verifikasi dan penelusuran di lapangan.</p>
<p>“Kalau memang benar ada distributor yang menyebabkan petani kesulitan mendapatkan pupuk, segera cek. Kalau terbukti melanggar, cabut izinnya,” tegas Mentan Amran.</p>
<p>Tak hanya itu, mahasiswa tersebut juga menyampaikan kondisi jaringan irigasi yang rusak di wilayah yang sama. Menanggapi laporan tersebut, Mentan Amran langsung memerintahkan BRMP Sulawesi Selatan untuk mengawal penyelesaian persoalan tersebut agar tidak mengganggu aktivitas dan produktivitas petani.</p>
<p>Respons cepat tersebut mendapat perhatian peserta kuliah umum. Bagi Mentan Amran, persoalan yang dihadapi petani tidak boleh berhenti sebagai bahan diskusi, tetapi harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata.</p>
<p>Dalam sesi dialog, mahasiswa juga mempertanyakan langkah pemerintah mempertahankan swasembada beras di tengah tantangan perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Menjawab hal itu, Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat fondasi produksi melalui pembangunan dan rehabilitasi irigasi, penyediaan benih unggul, modernisasi pertanian, optimalisasi lahan, serta perlindungan lahan sawah dari alih fungsi.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan menjaga ketahanan pangan membutuhkan pengawasan yang ketat dan keberpihakan yang kuat kepada petani.</p>
<p>“Alih fungsi lahan sawah tidak boleh dibiarkan. Sawah dan irigasi harus kita jaga karena menjadi fondasi utama ketahanan pangan nasional,” ujarnya.</p>
<p>Mahasiswa juga menyoroti pengembangan energi terbarukan berbasis sektor pertanian. Menanggapi hal tersebut, Mentan Amran menjelaskan bahwa hilirisasi kelapa sawit menjadi biodiesel merupakan salah satu strategi besar pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.</p>
<p>Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk menjadi negara yang kuat dalam sektor pangan maupun energi apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.</p>
<p>Di akhir diskusi, Mentan Amran mengajak mahasiswa untuk membiasakan diri melakukan tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum menarik kesimpulan. Ia menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam pembangunan, selama didasarkan pada data dan fakta.</p>
<p>“Kritik itu penting. Pengkritik yang jujur adalah sahabat sejati. Karena itu, setiap informasi harus dicek dan dilihat secara utuh agar kita bisa mengambil keputusan yang benar,” katanya.</p>
<p>Mentan Amran juga mengaku senang dengan antusiasme dan keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pertanyaan maupun aspirasi. Ia berharap generasi muda pertanian dapat menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan bangsa melalui inovasi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>“Saya senang dengan pertanyaan kalian. Saya ingin kalian lebih baik dari saya. Kalian yang akan melanjutkan perjuangan membangun pertanian Indonesia ke depan,” tutupnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/06/02/mahasiswa-sampaikan-keluhan-petani-mentan-amran-langsung-turun-tangan/">Mahasiswa Sampaikan Keluhan Petani, Mentan Amran Langsung Turun Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unhas Kukuhkan Empat Profesor, Rektor Prof JJ Dorong Kampus Lahirkan Inovasi Berdampak</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/25/unhas-kukuhkan-empat-profesor-rektor-prof-jj-dorong-kampus-lahirkan-inovasi-berdampak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 08:57:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53362</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Penerimaan Jabatan Profesor empat guru besar pada Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Teknologi Pertanian, Senin (25/05/2026). Rapat berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Ruang Senat Akademik Unhas, Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, yang disiarkan secara langsung melalui [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/25/unhas-kukuhkan-empat-profesor-rektor-prof-jj-dorong-kampus-lahirkan-inovasi-berdampak/">Unhas Kukuhkan Empat Profesor, Rektor Prof JJ Dorong Kampus Lahirkan Inovasi Berdampak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8212; Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Penerimaan Jabatan Profesor empat guru besar pada Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Teknologi Pertanian, Senin (25/05/2026).</p>
<p>Rapat berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Ruang Senat Akademik Unhas, Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas.</p>
<p>Proses pengukuhan dihadiri oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor, tamu undangan, serta keluarga besar dari profesor yang dikukuhkan.</p>
<p>Adapun empat profesor yang dikukuhkan adalah:</p>
<p>1. Prof. Dr. Kamsinah, M.Hum., Guru Besar Bidang Sosiopragmatik, Fakultas Ilmu Budaya,</p>
<p>2. Prof. Ir. Andi Nur Faidah Rahman, STP., M.Si., Ph.D., Guru Besar Bidang Ilmu Teknologi Pengolahan Pascapanen, Fakultas Teknologi Pertanian,</p>
<p>3. Prof. Dr. Ir. Iqbal, STP., M.Si., IPM., Guru Besar Bidang Alat dan Mesin Petanian, Fakultas Teknologi Pertanian, dan</p>
<p>4. Prof. Dr. Adiansyah Syarifuddin, STP., M.Si., Guru Besar Bidang Teknologi Pengolahan dan Pengawetan, Fakultas Teknologi Pertanian.</p>
<p>Rektor Unhas Prof JJ memberikan apresiasi terhadap berbagai hasil penelitian yang dipaparkan para guru besar, sekaligus menekankan pentingnya menghadirkan riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<figure id="attachment_53364" aria-describedby="caption-attachment-53364" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-53364" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-15.jpg" alt="" width="1200" height="739" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-15.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-15-768x473.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-15-24x15.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-15-36x22.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-15-48x30.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-53364" class="wp-caption-text">Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dalam sambutannya pada pengukuhan empat guru besar Unhas menekankan pentingnya menghadirkan riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat, Senin (25/05/2026), di Ruang Senat Akademik Unhas, Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar. (Foto: Humas Unhas)</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan inovasi yang proaktif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan nasional.</p>
<p>Prof JJ juga mendorong lahirnya penelitian-penelitian baru yang lebih progresif sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p>Dalam sambutannya, Prof JJ juga menegaskan bahwa kampus harus menjadi teladan dalam menjaga etika dan kesantunan, termasuk dalam penggunaan bahasa di ruang akademik maupun ruang publik.</p>
<p>Rektor menambahkan, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian administratif atau publikasi ilmiah, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam membentuk budaya akademik yang bermartabat.</p>
<p>“Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif, tetapi juga generasi yang beradab, santun, dan memiliki karakter kuat. Kampus harus menjadi contoh terbaik dalam membangun peradaban itu,” jelas Prof JJ.</p>
<p>Lebih lanjut, Prof. JJ menilai bahwa indikator penting bagi dosen ke depan adalah kemampuan melahirkan inovasi yang bernilai dan berdampak luas.</p>
<p>Menurutnya, kemandirian institusi maupun bangsa akan lahir dari produk-produk inovasi yang dihasilkan civitas academica.</p>
<p>Karena itu, Prof JJ memberi perhatian besar terhadap peran dosen muda sebagai motor penggerak kemajuan kampus.</p>
<p>“Kita membutuhkan dosen-dosen muda untuk bersinar, bergerak cepat, dan menghadirkan karya-karya inovatif. Unhas terus melaju dengan cepat untuk menghasilkan ekosistem akademik yang kuat, mandiri, dan berdaya saing global,” tambah Prof JJ.</p>
<p>Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Unhas terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan ekosistem akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat luas.</p>
<p>Pengukuhan empat profesor baru ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*/rs)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/25/unhas-kukuhkan-empat-profesor-rektor-prof-jj-dorong-kampus-lahirkan-inovasi-berdampak/">Unhas Kukuhkan Empat Profesor, Rektor Prof JJ Dorong Kampus Lahirkan Inovasi Berdampak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terbanyak Kedua Nasional, 50 Proposal PKM Unhas Raih Pendanaan 2026 dari Kemendiktisaintek</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/terbanyak-kedua-nasional-50-proposal-pkm-unhas-raih-pendanaan-2026-dari-kemendiktisaintek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 12:34:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53300</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Universitas Hasanuddin (Unhas) menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi dengan budaya inovasi mahasiswa terkuat di Indonesia. Berdasarkan rekap pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Pendanaan Tahun 2026 yang diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Unhas berhasil menempati peringkat kedua secara nasional dengan 50 proposal yang memperoleh pendanaan. Di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/terbanyak-kedua-nasional-50-proposal-pkm-unhas-raih-pendanaan-2026-dari-kemendiktisaintek/">Terbanyak Kedua Nasional, 50 Proposal PKM Unhas Raih Pendanaan 2026 dari Kemendiktisaintek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8212; Universitas Hasanuddin (Unhas) menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi dengan budaya inovasi mahasiswa terkuat di Indonesia.</p>
<p>Berdasarkan rekap pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Pendanaan Tahun 2026 yang diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Unhas berhasil menempati peringkat kedua secara nasional dengan 50 proposal yang memperoleh pendanaan.</p>
<p>Di tengah kompetisi yang semakin ketat dan kuota pendanaan yang lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya, posisi dua besar nasional menjadi indikator kuat bahwa kualitas proposal mahasiswa Unhas tetap kompetitif di tingkat nasional.</p>
<p>Direktur Kemahasiswaan, Abdullah Sanusi, S.E., M.B.A., Ph.D., mengatakan capaian ini merupakan hasil dari proses panjang pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan terstruktur.</p>
<h2>Cerminan Tumbuhnya Budaya Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa</h2>
<p>Keberhasilan tersebut bukan sekedar tentang posisi dalam pemeringkatan, tetapi mencerminkan tumbuhnya budaya kreativitas, inovasi, dan kompetisi ilmiah di lingkungan mahasiswa Unhas.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-53304" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-13.jpg" alt="" width="1200" height="1153" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-13.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-13-768x738.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-13-24x24.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-13-36x36.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-13-48x46.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>“Bagi kami, capaian ini bukan semata-mata tentang angka atau peringkat, tetapi tentang kualitas proses pembinaan mahasiswa. Tahun lalu Unhas berhasil mencatat sejarah sebagai peringkat pertama nasional pendanaan PKM. Karena itu, ketika tahun ini berada di posisi kedua nasional, kami melihatnya tetap sebagai capaian yang sangat membanggakan dan menunjukkan konsistensi Unhas berada di jajaran perguruan tinggi terbaik nasional dalam bidang kreativitas dan inovasi mahasiswa,” jelas Abdullah Sanusi.</p>
<p>Pada 2026, Unhas mengajukan 190 proposal PKM ke tingkat nasional, sebanyak 50 proposal di antaranya (atau 26%) berhasil memperoleh pendanaan dari Kemendiktisaintek.</p>
<p>Capaian tersebut sangat tinggi, mengingat kualitas proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia semakin meningkat. Selain itu, kuota pendanaan juga lebih terbatas.</p>
<p>“Mampu tetap berada di posisi dua besar nasional di tengah kompetisi yang semakin ketat, tentu menjadi capaian yang membanggakan bagi kami. Ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa secara berkelanjutan,” tambah Abdullah Sanusi.</p>
<h2>Hasil dari Strategi Pembinaan</h2>
<p>Keberhasilan tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari strategi pembinaan yang dilakukan secara intensif, disiplin, dan berbasis timeline kegiatan.</p>
<p>Proses pembinaan dimulai sejak tahap sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan bimbingan teknis penyusunan proposal hingga tahapan review berkala.</p>
<p>Mahasiswa mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari penguatan substansi gagasan, teknik penyusunan proposal, hingga penyesuaian format sesuai standar nasional PKM.</p>
<p>Setiap proposal melalui proses evaluasi dan perbaikan berulang untuk memastikan kualitasnya semakin matang sebelum dikirimkan.</p>
<p>“Faktor yang paling menentukan adalah sistem pembinaan yang dilakukan secara intensif, disiplin, dan berkelanjutan. Mahasiswa tidak hanya dibimbing menyusun proposal, tetapi juga didampingi melalui proses review secara berkala agar kualitas proposal terus meningkat,” jelasnya.</p>
<h2>Pola Kolaboratif Dalam Ekosistem Belajar</h2>
<p>Tidak hanya melibatkan dosen pendamping dan reviewer internal, proses pembinaan juga diperkuat dengan keterlibatan mahasiswa yang telah memiliki pengalaman lolos PKM maupun Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).</p>
<p>Pola kolaboratif tersebut dinilai efektif dalam membangun ekosistem belajar antarmahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan tim dalam menghadapi seleksi nasional.</p>
<p>Abdullah Sanusi memastikan pembinaan tidak berhenti pada tahap pendanaan. Seluruh tim yang lolos akan terus mendapatkan pendampingan dalam pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi kegiatan, penyusunan laporan, hingga persiapan menuju tahap PKP2 dan PIMNAS.</p>
<p>“Kami berharap 50 tim yang memperoleh pendanaan dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal melalui pelaksanaan program yang baik, serta menghasilkan luaran yang berkualitas. Harapan kami tentu tim-tim ini nantinya mampu melangkah hingga PIMNAS sebagai ajang paling bergengsi dalam Program Kreativitas Mahasiswa,” tuturnya.</p>
<p>Di sisi lain, Unhas juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang proposalnya belum memperoleh pendanaan tahun ini.</p>
<p>Menurutnya, keberanian untuk mencoba dan proses belajar dalam kompetisi ilmiah tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas mahasiswa.</p>
<p>Capaian Unhas dalam pendanaan PKM 2026 sekaligus memperlihatkan konsistensi dalam menjaga kultur riset dan inovasi mahasiswa di tingkat nasional.</p>
<p>Setelah menempati posisi pertama nasional pada tahun sebelumnya dan kini bertahan di posisi kedua, Unhas menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa Indonesia.(*/)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/terbanyak-kedua-nasional-50-proposal-pkm-unhas-raih-pendanaan-2026-dari-kemendiktisaintek/">Terbanyak Kedua Nasional, 50 Proposal PKM Unhas Raih Pendanaan 2026 dari Kemendiktisaintek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dirut BPJS Kesehatan: Perguruan Tinggi Kunci Keberhasilan JKN di Kawasan Timur Indonesia</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/dirut-bpjs-kesehatan-perguruan-tinggi-kunci-keberhasilan-jkn-di-kawasan-timur-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 23:22:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53261</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Transformasi sistem kesehatan nasional tidak hanya bergantung pada layanan medis dan pembiayaan, tetapi juga pada kekuatan riset dan ilmu pengetahuan. Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung antara temuan ilmiah dan kebijakan publik kesehatan. Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/dirut-bpjs-kesehatan-perguruan-tinggi-kunci-keberhasilan-jkn-di-kawasan-timur-indonesia/">Dirut BPJS Kesehatan: Perguruan Tinggi Kunci Keberhasilan JKN di Kawasan Timur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8212; Transformasi sistem kesehatan nasional tidak hanya bergantung pada layanan medis dan pembiayaan, tetapi juga pada kekuatan riset dan ilmu pengetahuan. Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung antara temuan ilmiah dan kebijakan publik kesehatan.</p>
<p>Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, M.M.R.S., dalam kuliah umum bertema “Sinergi BPJS Kesehatan dan Perguruan Tinggi dalam Membangun Ekosistem Kesehatan yang Berkeadilan di Kawasan Timur Indonesia”, Jumat (22/5/2026) di Auditorium Prof. A. Amiruddin Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas).</p>
<p>Dalam presentasinya, dr. Prihati yang memaparkan pentingnya keterlibatan akademisi dalam penguatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Ia menegaskan, sistem jaminan sosial kesehatan yang berhasil di berbagai negara selalu bertumpu pada dukungan institusi pendidikan tinggi.</p>
<p>Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia kesehatan, tetapi juga ruang lahirnya inovasi kebijakan berbasis bukti ilmiah.</p>
<p>“Akademisi berperan vital dalam pelayanan kesehatan berbasis value untuk mendukung quality and cost control. Universitas menjadi jembatan antara riset klinis dan kebijakan strategis dalam optimalisasi Program JKN,” ujar dr. Prihati.</p>
<h2>Akademisi sebagai Mitra Strategis</h2>
<p>Ia menjelaskan, sinergi BPJS Kesehatan dan perguruan tinggi mencakup berbagai aspek, mulai dari penguatan kajian dan riset terkait efektivitas layanan JKN, pengembangan Health Technology Assessment (HTA), hingga penyusunan rekomendasi kebijakan kendali mutu dan kendali biaya layanan kesehatan.</p>
<p>Dalam skema tersebut, akademisi diposisikan sebagai mitra strategis yang mampu menghadirkan analisis saintifik untuk menjawab tantangan layanan kesehatan, khususnya di Kawasan Timur Indonesia yang memiliki karakteristik geografis dan akses layanan yang berbeda dibanding wilayah lain.</p>
<p>dr. Prihati juga menyampaikan kesiapan BPJS Kesehatan untuk memperluas kolaborasi dengan Unhas, termasuk dalam pengembangan penelitian berbasis data kesehatan serta pembahasan isu-isu strategis terkait sistem jaminan kesehatan nasional.</p>
<figure id="attachment_53263" aria-describedby="caption-attachment-53263" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-53263" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-12.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-12.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-12-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-12-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-12-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-12-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-12-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-53263" class="wp-caption-text">Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. berjabat tangan dengan Dirut BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, M.M.R.S. usai menyerahkan cendera mata pada penutupan kuliah umum bertema “Sinergi BPJS Kesehatan dan Perguruan Tinggi dalam Membangun Ekosistem Kesehatan yang Berkeadilan di Kawasan Timur Indonesia”, Jumat (22/5/2026) di Auditorium Prof. A. Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas. (Foto: Humas Unhas)</figcaption></figure>
<h2>Perguruan Tinggi Punya Tanggung Jawab Moral</h2>
<p>Sementara itu, Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dalam sambutannya menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik dalam memperkuat kebijakan publik melalui pendekatan ilmiah yang lebih terukur.</p>
<p>Menurutnya, pengembangan riset kesehatan di lingkungan kampus perlu diarahkan tidak hanya pada aspek klinis, tetapi juga pada analisis perilaku dan kualitas hidup masyarakat kampus.</p>
<p>“Kita perlu membangun analisis kesehatan yang lebih saintifik, termasuk melihat tingkat kesehatan mahasiswa dan lingkungan kampus secara menyeluruh. Peran akademisi dan tenaga kesehatan sangat penting untuk menjadi contoh hidup sehat di masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Prof. JJ menambahkan, konsep Unhas Sehat yang tengah dikembangkan menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun budaya kesehatan preventif dan kolaboratif bersama BPJS Kesehatan.</p>
<p>Kuliah umum tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan BPJS Kesehatan dalam membangun layanan kesehatan yang lebih inklusif, berbasis riset, dan berkeadilan bagi masyarakat. (*/rs).</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/dirut-bpjs-kesehatan-perguruan-tinggi-kunci-keberhasilan-jkn-di-kawasan-timur-indonesia/">Dirut BPJS Kesehatan: Perguruan Tinggi Kunci Keberhasilan JKN di Kawasan Timur Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dies Natalis ke 74 Fakultas Hukum Unhas, Mahasiswa dan Alumni Dibekali Wawasan Legalitas Badan Usaha</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/dies-natalis-ke-74-fakultas-hukum-unhas-mahasiswa-dan-alumni-dibekali-wawasan-legalitas-badan-usaha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 21:20:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum UNHAS]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkum Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Legalitas Badan Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53252</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Momentum Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin dimanfaatkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) sebagai sarana penyebaran informasi bagi mahasiswa dan alumni terkait pentingnya legalitas badan usaha dan layanan Administrasi Hukum Umum (AHU). Melalui kegiatan Talent Hub Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas yang berlangsung di Fakultas Hukum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/dies-natalis-ke-74-fakultas-hukum-unhas-mahasiswa-dan-alumni-dibekali-wawasan-legalitas-badan-usaha/">Dies Natalis ke 74 Fakultas Hukum Unhas, Mahasiswa dan Alumni Dibekali Wawasan Legalitas Badan Usaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212;</strong> Momentum Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin dimanfaatkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) sebagai sarana penyebaran informasi bagi mahasiswa dan alumni terkait pentingnya legalitas badan usaha dan layanan Administrasi Hukum Umum (AHU).</p>
<p>Melalui kegiatan Talent Hub Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas yang berlangsung di Fakultas Hukum Unhas, peserta mendapatkan edukasi mengenai kemudahan pendirian badan usaha serta peluang pengembangan usaha berbasis legalitas yang kuat.</p>
<p>Bidang Pelayanan AHU Kanwil Kemenkum Sulsel memberikan penyebarluasan informasi terkait layanan Administrasi Hukum Umum kepada peserta. Materi yang disampaikan meliputi tata cara pendaftaran Perseroan Perorangan, layanan legalisasi Apostille, hingga informasi mengenai status badan hukum dan badan usaha.</p>
<p>Selain itu, mahasiswa dan alumni juga diberikan edukasi mengenai kemudahan berusaha melalui Perseroan Perorangan, khususnya bagi pelaku UMKM yang baru merintis usaha.</p>
<p>Tim Bidang Pelayanan AHU menjelaskan bahwa legalitas usaha melalui Perseroan Perorangan memiliki proses yang mudah, cepat, dan biaya yang terjangkau sehingga dapat menjadi solusi bagi generasi muda untuk memulai usaha secara legal dan profesional.</p>
<p>Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Hamzah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja yang turut berpartisipasi dalam menyemarakkan kegiatan tersebut. Ia berharap kehadiran Talent Hub dapat memberikan pengalaman dan wawasan dunia kerja kepada mahasiswa maupun alumni sekaligus meningkatkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh 14 mitra kerja Fakultas Hukum Unhas, salah satunya Kanwil Kmeenkum Sulsel. Kehadiran Kanwil Kemenkum Sulsel menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas penyebarluasan informasi layanan hukum kepada masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan calon pelaku usaha muda.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talk show bertema “Peluang dan Tantangan Menjadi Praktisi Hukum yang Tangguh dan Solutif” yang berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa serta alumni. Narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Penyuluh Hukum Ahli Madya Kanwil Kemenkum Sulsel, Erna, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia Sulawesi Selatan Paula, perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan Hanifa, serta Nursalam dari Rudal &amp; Partner.</p>
<p>Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas sekaligus mengapresiasi sinergi yang terus terjalin dengan dunia akademik.</p>
<p>“Kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas serta memberikan apresiasi atas kolaborasi dan sinergi yang terus terjalin melalui keikutsertaan Kanwil Kemenkum Sulsel pada Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas. Kegiatan ini menjadi ruang yang baik untuk memperkuat literasi hukum dan mendorong lahirnya generasi muda yang memahami pentingnya legalitas usaha,” ujar Andi Basmal, dalam kesempatan terpisah, Jumat (22/5/2026).</p>
<p>Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian doorprize kepada mahasiswa dan alumni yang berhasil menjawab kuis terkait layanan Kanwil Kemenkum Sulsel serta sesi foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/23/dies-natalis-ke-74-fakultas-hukum-unhas-mahasiswa-dan-alumni-dibekali-wawasan-legalitas-badan-usaha/">Dies Natalis ke 74 Fakultas Hukum Unhas, Mahasiswa dan Alumni Dibekali Wawasan Legalitas Badan Usaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Masniawati: Bioteknologi Padi Lokal Sulsel Kunci Ketahanan Pangan Nasional</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/16/prof-masniawati-bioteknologi-padi-lokal-sulsel-kunci-ketahanan-pangan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 16:10:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Bioteknologi Padi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Masniawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53062</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) mengukuhkan Prof. Dr. A. Masniawati, S.Si., M.Si., sebagai guru besar bidang Bioteknologi Tumbuhan. Dalam pidato pengukuhannya, ia mengenalkan konsep &#8220;biofactory&#8221; berbasis padi lokal Sulawesi Selatan sebagai terobosan mewujudkan ketahanan pangan nasional tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Di tengah ancaman krisis pangan global, UNHAS resmi mengukuhkan empat guru besar baru dalam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/16/prof-masniawati-bioteknologi-padi-lokal-sulsel-kunci-ketahanan-pangan-nasional/">Prof. Masniawati: Bioteknologi Padi Lokal Sulsel Kunci Ketahanan Pangan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) mengukuhkan Prof. Dr. A. Masniawati, S.Si., M.Si., sebagai guru besar bidang Bioteknologi Tumbuhan. Dalam pidato pengukuhannya, ia mengenalkan konsep &#8220;biofactory&#8221; berbasis padi lokal Sulawesi Selatan sebagai terobosan mewujudkan ketahanan pangan nasional tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Di tengah ancaman krisis pangan global, UNHAS resmi mengukuhkan empat guru besar baru dalam Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas yang digelar di Ruang Senat Akademik UNHAS, Senin (11/5/2026) lalu.</p>
<p>Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Prof. Dr. A. Masniawati, S.Si., M.Si., guru besar Bioteknologi Tumbuhan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).</p>
<p>Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul &#8220;Bioteknologi Padi Lokal Sulawesi Selatan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional: Dari Plasma Nutfah ke Biofactory&#8221;, Prof. Masniawati memaparkan gagasan revolusioner tentang pemanfaatan padi lokal organik Sulawesi Selatan sebagai sumber daya genetik unggul.</p>
<p>Menurutnya, padi lokal memiliki keragaman genetik yang tinggi dan potensi adaptasi yang kuat, sehingga sangat berharga untuk program pemuliaan.</p>
<p>Namun, risiko kehilangan sumber daya genetik akibat modernisasi pertanian mengancam keberadaan varietas lokal tersebut.</p>
<p>&#8220;Padi lokal aromatik bukan sekadar sumber pangan, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya dan warisan agrikultur masyarakat. Setiap varietas memiliki cerita dan sejarah lokal,&#8221; jelas Prof. Masniawati di hadapan Rektor UNHAS Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., para anggota Senat Akademik, Dewan Profesor, serta keluarga besar.</p>
<p>Gagasan utama yang ia tawarkan adalah konsep &#8220;biofactory&#8221;, dengan pendekatan biokonversi terpadu yang mengintegrasikan plasma nutfah padi lokal, mikroorganisme fungsional, dan proses fisiologi tanaman dalam satu sistem biologis.</p>
<p>Pendekatan ini tidak hanya fokus pada hasil panen, tetapi memahami pangan sebagai proses panjang yang melibatkan interaksi kompleks antara tanah, mikroorganisme, dan tanaman.</p>
<p>&#8220;Keunggulan padi lokal tidak hanya terletak pada genetik tanamannya, tetapi juga pada jejaring biologis yang menopangnya. Ketika sistem ini dipahami dengan pendekatan bioteknologi yang tepat, plasma nutfah lokal dapat dioptimalkan tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Prof. Masniawati juga menekankan pentingnya inventarisasi dan konservasi padi aromatik lokal. Ia menyebut bahwa pengembangan padi aromatik di Indonesia kini telah berorientasi pasar, berbeda dengan masa lalu yang hanya sebatas uji coba pemuliaan.</p>
<p>Melalui berbagai penelitian yang ia dan timnya lakukan, padi lokal organik Sulawesi Selatan terbukti menunjukkan keragaman morfologi, sifat fisikokimia khas, serta stabilitas genetik yang mencerminkan potensi adaptasi kuat terhadap kondisi setempat.</p>
<p>Sementara itu, Rektor UNHAS Prof. Jamaluddin Jompa dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru besar yang dikukuhkan. Ia mendorong para profesor untuk tidak ragu mengambil peran lebih luas dalam ruang pengambilan kebijakan, pengembangan riset, dan inovasi berdampak publik.</p>
<p>&#8220;UNHAS memiliki kekuatan sumber daya akademik yang sangat besar. Sudah saatnya kita tampil bukan hanya menyelesaikan masalah lokal, tetapi juga nasional dan global,&#8221; ujar Prof. JJ, sapaan akrabnya.</p>
<p>Selain Prof. Masniawati, tiga guru besar lain yang turut dikukuhkan adalah Prof. Dr. Samsu Arif, M.Si. (Pemodelan Geospasial), Prof. drg. Nurhayaty Natsir, Ph.D., Sp.KG-KR. (Konservasi Gigi Restorasi), dan Prof. drg. Marhamah, M.Kes., Sp.KGA. (Kedokteran Gigi Anak). Masing-masing menyampaikan pidato inovatif di bidangnya, mulai dari Geo-AI hingga pendekatan estetik-biologis dalam kedokteran gigi.</p>
<p>Dengan bertambahnya empat guru besar ini, Unhas semakin mempertegas komitmennya sebagai pusat solusi atas persoalan bangsa, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, teknologi geospasial, dan kesehatan masyarakat. (*)</p>
<p>Biodata:<br />
Nama Lengkap: Prof. Dr. Andi Masniawati Zainuddin, S.Si., M.Si.<br />
Nama Panggilan/Instagram: @andi_masniawatiyusran<br />
Jabatan Fungsional: Guru Besar (Profesor)<br />
Bidang Keahlian: Bioteknologi Tumbuhan<br />
Instansi: Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Hasanuddin<br />
Nomor Anggota Dewan Profesor Unhas: 618<br />
Riwayat Pendidikan<br />
Sarjana (S1): Universitas Hasanuddin, S.Si. (1995)<br />
Magister (S2): Institut Pertanian Bogor, M.Si. (2000)<br />
Doktor (S3): Universitas Hasanuddin, Dr. (2009)</p>
<p>Orasi Ilmiah dan Fokus Riset<br />
Pada pengukuhannya tanggal 11 Mei 2026, Prof. Andi Masniawati membawakan orasi ilmiah berjudul &#8220;Bioteknologi Padi Lokal Sulawesi Selatan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional: Dari Plasma Nutfah ke Biofactory&#8221;.</p>
<p>Fokus Utama Riset:<br />
Inovasi Bioteknologi Padi Lokal: Mengembangkan kekayaan genetik padi lokal Sulawesi Selatan untuk ketahanan pangan.</p>
<p>Transformasi Molekuler: Eksplorasi gen spesifik padi lokal yang tahan terhadap cekaman lingkungan (seperti kekeringan dan salinitas).</p>
<p>Biofactory: Pengelolaan sumber daya genetik secara saintifik untuk mengubah padi menjadi pabrik biologis bernutrisi tinggi.</p>
<p>Riset Tanaman Pangan Lain: Identifikasi tumbuhan berkhasiat obat dan analisis fitokimia umbi-umbian (seperti talas).</p>
<p>Publikasi dan Kegiatan Ilmiah<br />
Prof. Andi Masniawati aktif dalam berbagai penelitian dan publikasi, beberapa di antaranya yang tercatat (Google Scholar/SINTA) meliputi:<br />
Identifikasi tumbuhan berkhasiat obat (Fitokimia Umbi Talas Jepang).</p>
<p>Karakterisasi sifat fisikokimia beras merah local.<br />
Penelitian terkait sustainable porang farming dan teknologi biofertilizer.</p>
<p>Identifikasi cendawan pada benih padi lokal. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/16/prof-masniawati-bioteknologi-padi-lokal-sulsel-kunci-ketahanan-pangan-nasional/">Prof. Masniawati: Bioteknologi Padi Lokal Sulsel Kunci Ketahanan Pangan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unhas dan Gojek Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Komunikasi Digital dan Industri Kreatif</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/13/unhas-dan-gojek-dorong-mahasiswa-kuasai-kompetensi-komunikasi-digital-dan-industri-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ruslan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:09:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53004</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Transformasi digital yang berkembang cepat tidak hanya mengubah pola komunikasi masyarakat, melainkan juga membentuk kebutuhan baru dunia industri terhadap sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan memiliki kemampuan komunikasi digital yang kuat. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama PT Gojek Indonesia menghadirkan kegiatan ruang belajar kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/13/unhas-dan-gojek-dorong-mahasiswa-kuasai-kompetensi-komunikasi-digital-dan-industri-kreatif/">Unhas dan Gojek Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Komunikasi Digital dan Industri Kreatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8212; Transformasi digital yang berkembang cepat tidak hanya mengubah pola komunikasi masyarakat, melainkan juga membentuk kebutuhan baru dunia industri terhadap sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan memiliki kemampuan komunikasi digital yang kuat.</p>
<p>Menjawab tantangan tersebut, Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama PT Gojek Indonesia menghadirkan kegiatan ruang belajar kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi industri kreatif dan ekosistem digital nasional.</p>
<p>Kegiatan tersebut dikemas melalui “Zona Muda Gojek Talkshow” yang dilaksanakan di Arsjad Rasjid Lecture Theatre, Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (12/05/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi mampu memahami dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.</p>
<p>Melalui pendekatan dialog dan berbasis pengalaman praktis, mahasiswa diajak melihat media sosial tidak sekadar sebagai ruang ekspresi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun personal branding, jejaring profesional, hingga peluang karier.</p>
<p>Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., SpBM(K), menegaskan, perguruan tinggi saat ini dituntut menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan terhubung dengan kebutuhan industri masa depan.</p>
<p>Menurutnya, kampus tidak lagi hanya menjadi ruang transfer pengetahuan formal, tetapi berperan membentuk lulusan yang agile, adaptif, dan mampu berkompetisi dalam lanskap kerja yang semakin dinamis.</p>
<p>“Kampus menghadirkan berbagai mitra agar mahasiswa memiliki kesempatan membangun jejaring yang lebih luas. Dari kampus inilah nantinya lahir alumni-alumni yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan dunia kerja,” jelas Prof Ruslin.</p>
<figure id="attachment_53006" aria-describedby="caption-attachment-53006" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-53006" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-9.jpg" alt="" width="1200" height="793" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-9.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-9-768x508.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-9-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-9-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-9-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/Foto-2-9-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-53006" class="wp-caption-text">Ratusan mahasiswa antusias mengikuti rangkaian diskusi yang berlangsung interaktif dan membahas berbagai dinamika industri kreatif serta strategi komunikasi digital di era media sosial pada kegiatan “Zona Muda Gojek Talkshow”, Selasa (12/05/2026) bertempat di Arsjad Rasjid Lecture Theatre, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar. (Foto: Humas Unhas)</figcaption></figure>
<p>Ia menambahkan, Unhas terus memperkuat desain pembelajaran berbasis pengalaman melalui berbagai program penguatan kompetensi, termasuk Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK), yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan dunia industri, masyarakat, dan berbagai tantangan nyata di lapangan.</p>
<p>Kebutuhan industri saat ini, lanjut Prof Ruslin, tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi menempatkan soft skills, kemampuan komunikasi, jejaring, dan kreativitas sebagai kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda.</p>
<p>“Sekarang kebutuhan industri bukan hanya lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga talenta yang memiliki value, kemampuan komunikasi, jejaring, dan skill tambahan. Karena itu, mahasiswa harus aktif bergaul, membangun relasi, dan membuka diri terhadap pengalaman baru,” tambahnya.</p>
<p>Kolaborasi bersama Gojek dinilai menjadi bagian penting dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang lebih dekat dengan realitas industri digital.</p>
<p>Kehadiran pelaku industri secara langsung memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami perubahan tren komunikasi digital, perilaku audiens, hingga strategi pengelolaan media sosial yang efektif dan produktif.</p>
<p>Pembahasan utama talkshow berfokus pada <em>social media management</em> di era digital dengan menghadirkan content creator dan praktisi industri kreatif, Adi Surya dan Anggu Batary, serta dimoderatori oleh Anzar Ahmad.</p>
<p>Diskusi mengulas berbagai aspek pengelolaan media sosial, mulai dari strategi membangun konten yang relevan, menjaga konsistensi komunikasi digital, memahami karakter audiens, hingga membangun citra positif di ruang publik digital.</p>
<p>Tema tersebut dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta kreatif yang mampu mengintegrasikan kemampuan komunikasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi digital secara efektif.</p>
<p>Media sosial kini berkembang menjadi medium strategis yang tidak hanya membentuk citra personal maupun institusi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, pengembangan usaha, hingga karier profesional lintas sektor.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, turut hadir dari pihak Gojek Head of Regional Public Policy &amp; Government Relations at Gojek, Mohammad Khomeiny, serta Head of Regional Corporate Affairs Gojek for East Indonesia, Mulawarman.</p>
<p>Keterlibatan Gojek menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya dalam menghadapi perubahan ekosistem ekonomi kreatif dan digital di Indonesia.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa, yang terlihat antusias mengikuti rangkaian diskusi yang berlangsung interaktif dan membahas berbagai dinamika industri kreatif serta strategi komunikasi digital di era media sosial. (*/mr)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/13/unhas-dan-gojek-dorong-mahasiswa-kuasai-kompetensi-komunikasi-digital-dan-industri-kreatif/">Unhas dan Gojek Dorong Mahasiswa Kuasai Kompetensi Komunikasi Digital dan Industri Kreatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakultas Farmasi Unhas Penyumpahan Apoteker, PT. Medela Potentia Tbk Memberi Argon Awards ke Apoteker Lulusan Terbaik</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/12/fakultas-farmasi-unhas-penyumpahan-apoteker-pt-medela-potentia-tbk-memberi-argon-awards-ke-apoteker-lulusan-terbaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 22:25:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[Apoteker Lulusan Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Argon Awards]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[PT. Medela Potentia Tbk]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=52925</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Aminullah Dosen Fakultas Farmasi Unhas KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah sebanyak 216 Apoteker lulusan periode Mei 2026. Bertempat di Phinisi Hall Claro Hotel Makassar pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi Unhas, apt. Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D. Didampingi oleh Wakil Rektor [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/12/fakultas-farmasi-unhas-penyumpahan-apoteker-pt-medela-potentia-tbk-memberi-argon-awards-ke-apoteker-lulusan-terbaik/">Fakultas Farmasi Unhas Penyumpahan Apoteker, PT. Medela Potentia Tbk Memberi Argon Awards ke Apoteker Lulusan Terbaik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Aminullah</strong><br />
<em>Dosen Fakultas Farmasi Unhas</em></p>
<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah sebanyak 216 Apoteker lulusan periode Mei 2026. Bertempat di Phinisi Hall Claro Hotel Makassar pada Senin, 11 Mei 2026.</p>
<p>Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi Unhas, apt. Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D. Didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K); Sekretaris Prodi Profesi Apoteker, apt. Muhammad Nur Amir, S.Si., M.Si. bersama Kolegium Farmasi Indonesia, apt. Muhammad Akbar Bahar, S.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D.</p>
<p>Turut hadir; Kepala Cabang PT. Anugrah Argon Medica Makassar, Riski Andika, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Makassar, apt. Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, S.Si., M.M.; Branch Manager di Kimia Farma Apotek Unit Bisnis Makassar, apt. Ahmad Alwy, S.Farm.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-52927" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260512-WA0001.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260512-WA0001.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260512-WA0001-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260512-WA0001-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260512-WA0001-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260512-WA0001-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260512-WA0001-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Unsur Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia yang hadir yaitu Ketua Majelis Kode Etik Apoteker Indonesia (MKEAI) Pengurus Pusat (PP) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Prof. Dr. apt. Gemini Alam, M.Si., bersama Sekretaris Jenderal PP IAI, apt. Lilik Yusuf Indrajaya, S.E., S.Si., MBA. dan Ketua Pengurus Daerah IAI Sulawesi Selatan, apt. Andi Alfian, S.Si., M.Si.</p>
<p>Tampak juga, Sekretaris Umum Ikatan Alumni Farmasi Unhas, apt. Aminullah, S.Si., M.Pharm.Sc.; mitra-mitra Fakultas Farmasi dari Apotek, Rumah Sakit, PBF, Puskesmas dan Industri, Balai Besar POM Makassar, serta dosen, pegawai dan alumni.</p>
<p>apt. Abdul Rahim, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Farmasi Unhas dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PT. Anugrah Argon Medica Makassar yang senantiasa hadir memberikan penghargaan Argon Awards kepada Apoteker Lulusan Terbaik setiap periode penyumpahan. Menurutnya, Fakultas Farmasi Unhas bersama PT. Anugrah Argon Medica Makassar telah menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan Pendidikan Fakultas Farmasi Unhas.</p>
<p>“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT. Anugrah Argon Medica Makassar atas komitmennya dalam mendukung ekosistem akademik di Fakultas Farmasi Unhas. Disamping memberikan penghargaan Argon Awards kepada apoteker lulusan terbaik, juga membuka kesempatan kepada alumni kami untuk berkarir di Industri Distribusi Farmasi. Tentu, kerja sama ini sangat positif dan dampaknya langsung terasa kepada apoteker lulusan baru.” ujarnya.</p>
<p><strong>Argon Awards ke Apoteker Lulusan terbaik dan Campus Recruitment</strong></p>
<p>PT. Anugrah Argon Medica merupakan perusahaan distributor farmasi dan alat kesehatan terkemuka di Indonesia. Bagian dari PT. Medela Potentia Tbk yang bergerak di bidang distribusi farmasi, alat kesehatan, kosmetik, serta produk kesehatan lainnya. Kantor pusatnya di Tangerang Selatan, Banten. Perusahaan ini memiliki jaringan yang luas dalam melayani apotek, rumah sakit, dan modern outlet. Komitmennya pada kualitas dan keamanan produk, menjadikannya sebagai mitra terpercaya dalam rantai pasok kesehatan di Indonesia</p>
<p>PT. Anugrah Argon Medica telah menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Farmasi Unhas. Kerja sama meliputi: (1) Pemberian Argon Awards berupa uang Pendidikan sebesar 5 juta bagi lulusan apoteker terbaik setiap periode penyumpahan, (2) Pengembangan pendidikan di Fakultas Farmasi Unhas misal praktik kerja mahasiswa, hingga (3) Program campus recruitment yang memfasilitasi lulusan apoteker Unhas untuk berkarir di industri distribusi farmasi.</p>
<p>Kepala Cabang PT. Anugrah Argon Medica Makassar, Riski Andika menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Farmasi Unhas atas konsistensinya dalam melahirkan Apoteker yang kompeten, berdedikasi, dan siap berkontribusi di berbagai sektor pelayanan kesehatan. Menurutnya, PT. Medela Potentia Tbk kembali mempersembahkan Argon Awards sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik dan dedikasi mahasiswa di bidang farmasi.</p>
<p>“Untuk penyumpahan hari ini, penghargaan Argon Awards diberikan kepada apt. Muhammad Gilang Ramadhan Tunggeng, S.Si. sebagai lulusan terbaik yang telah menunjukkan prestasi akademik, ketekunan, serta komitmen yang luar biasa selama menempuh pendidikan” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Riski Andika menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari komitmen PT. Medela Potentia Tbk dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan, serta mendorong lahirnya tenaga profesional yang unggul, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Kami membuka peluang bagi para Apoteker muda untuk berkembang bersama kami melalui Supervisory Development Program (SDP). Program ini dirancang untuk mencetak pemimpin masa depan di industri distribusi kesehatan, melalui pembekalan kompetensi teknis, pemahaman bisnis, serta pengembangan kepemimpinan yang terstruktur dan berkelanjutan” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Riski Andika menegaskan bahwa masa depan industri kesehatan Indonesia sangat ditentukan oleh kolaborasi yang kuat antara dunia pendidikan, industri, tenaga profesional, dan pemerintah.</p>
<p>“Hingga saat ini, SDP telah melewati 44 batch, dan kami bangga bahwa banyak alumni dari Unhas turut menjadi bagian dan berkembang bersama kami. Sinergi yang telah terjalin antara Unhas dan PT. Medela Potentia Tbk merupakan pondasi penting yang akan terus kami perkuat kedepannya.” ujarnya.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/12/fakultas-farmasi-unhas-penyumpahan-apoteker-pt-medela-potentia-tbk-memberi-argon-awards-ke-apoteker-lulusan-terbaik/">Fakultas Farmasi Unhas Penyumpahan Apoteker, PT. Medela Potentia Tbk Memberi Argon Awards ke Apoteker Lulusan Terbaik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unhas Buka Seluruh Prodi S1 bagi Penyandang Disabilitas, Kedokteran Kini Menyusul</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/07/unhas-buka-seluruh-prodi-s1-bagi-penyandang-disabilitas-kedokteran-kini-menyusul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 09:51:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Penyandang Disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi S1]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=52793</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (UNHAS) memastikan seluruh program studi jenjang sarjana (S1), termasuk Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi, membuka peluang bagi mahasiswa baru penyandang disabilitas melalui jalur afirmasi mulai Tahun Akademik 2026/2027. Kepastian itu muncul dalam Focus Group Discussion (FGD) pembaruan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi Disabilitas di Gedung Rektorat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/07/unhas-buka-seluruh-prodi-s1-bagi-penyandang-disabilitas-kedokteran-kini-menyusul/">Unhas Buka Seluruh Prodi S1 bagi Penyandang Disabilitas, Kedokteran Kini Menyusul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> — Universitas Hasanuddin (UNHAS) memastikan seluruh program studi jenjang sarjana (S1), termasuk Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi, membuka peluang bagi mahasiswa baru penyandang disabilitas melalui jalur afirmasi mulai Tahun Akademik 2026/2027.</p>
<p>Kepastian itu muncul dalam Focus Group Discussion (FGD) pembaruan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi Disabilitas di Gedung Rektorat UNHAS, Kamis (7/5/2026).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-52795" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0130.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0130.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0130-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0130-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0130-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0130-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0130-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran UNHAS menyampaikan kesiapan fakultasnya menerima calon mahasiswa disabilitas dengan syarat telah melalui asesmen awal yang melibatkan Pusat Disabilitas (Pusdis) UNHAS.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya mekanisme asesmen awal yang melibatkan Pusdis, maka mulai semester ini kami membuka peluang penerimaan mahasiswa baru melalui jalur afirmasi disabilitas,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Keterbukaan seluruh fakultas itu menjadi penyempurnaan kebijakan inklusif Unhas yang sebelumnya masih membatasi akses ke sejumlah program studi.</p>
<p>Kepala Pusdis UNHAS, Dr. Ishak Salim, menyebut penyandang disabilitas kerap memiliki kemampuan tak terduga jika diberi kesempatan. &#8220;Yang teman-teman disabilitas butuhkan hanyalah kesempatan,&#8221; tegasnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-52796" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0131.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0131.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0131-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0131-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0131-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0131-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260507-WA0131-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Untuk mendukung proses pembelajaran, Pusdis bersama Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) UNHAS telah menyusun lima buku panduan bagi dosen.</p>
<p>Panduan tersebut mencakup persiapan pembelajaran, asesmen kompetensi, hingga evaluasi belajar mahasiswa disabilitas dan diklaim sebagai yang pertama terbit di perguruan tinggi Indonesia.</p>
<p>Kepala Subdirektorat Penerimaan Mahasiswa Baru UNHAS, Nurul Ichsani, M.I.Kom., menjelaskan pembaruan SOP tidak hanya mengatur seleksi, tetapi juga memperkuat sistem layanan akademik, pendampingan, serta kesiapan sarana-prasarana.</p>
<p>Salah satu poin krusial adalah asesmen awal oleh Pusdis bersama tenaga profesional untuk membantu calon mahasiswa memilih program studi yang sesuai dengan kompetensinya.</p>
<p>Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Unhas membangun pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan tanpa diskriminasi. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/07/unhas-buka-seluruh-prodi-s1-bagi-penyandang-disabilitas-kedokteran-kini-menyusul/">Unhas Buka Seluruh Prodi S1 bagi Penyandang Disabilitas, Kedokteran Kini Menyusul</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hakim Agung Prof. Andi Surya Jaya Bedah Transformasi Hukum Pidana Indonesia dalam Kuliah Umum di FH Unhas</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/05/hakim-agung-prof-andi-surya-jaya-bedah-transformasi-hukum-pidana-indonesia-dalam-kuliah-umum-di-fh-unhas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 14:37:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim Agung Prof. Andi Surya Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Umum di FH Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Hukum Pidana Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=52725</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Kapita Selekta Politik Pembaruan Hukum Pidana Indonesia” yang menghadirkan Hakim Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Andi Surya Jaya, S.H., M.H., sebagai pembicara utama. Bertempat di Ruang Promosi Doktor FH Unhas, kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya, dan Alumni, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/05/hakim-agung-prof-andi-surya-jaya-bedah-transformasi-hukum-pidana-indonesia-dalam-kuliah-umum-di-fh-unhas/">Hakim Agung Prof. Andi Surya Jaya Bedah Transformasi Hukum Pidana Indonesia dalam Kuliah Umum di FH Unhas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Kapita Selekta Politik Pembaruan Hukum Pidana Indonesia” yang menghadirkan Hakim Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Andi Surya Jaya, S.H., M.H., sebagai pembicara utama.</p>
<p>Bertempat di Ruang Promosi Doktor FH Unhas, kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya, dan Alumni, Prof. Dr. Iin Karita Sakharina, S.H., M.A., dan dipandu oleh Dr. Muhammad Irwan, S.H., M.H. sebagai moderator. Acara tersebut dihadiri secara antusias oleh jajaran dosen, guru besar, serta mahasiswa dari berbagai jenjang yang ingin mendalami dinamika terkini sistem peradilan di Indonesia.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-52727" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0134.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0134.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0134-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0134-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0134-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0134-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0134-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Dalam pemaparannya, Prof. Andi Surya Jaya menyoroti pergeseran karakteristik hukum Indonesia yang semula murni Eropa Kontinental kini mulai beranjak menjadi sistem hybrid dengan mengadopsi elemen Common Law. Hal ini terlihat dari masuknya instrumen seperti Restorative Justice, Plea Bargain, serta Deferred Prosecution Agreement (DPA) ke dalam kebijakan hukum nasional.</p>
<p>Beliau menegaskan bahwa meskipun Indonesia kini mengelola keberagaman sistem hukum yang mencakup hukum Islam, adat, serta hukum Barat, pembangunan sistem hukum tersebut tidak boleh kehilangan arah. Fundamental utama tetap bersandar pada Pancasila dan UUD 1945, di mana setiap ketentuan yang bertentangan dengan prinsip dasar tersebut wajib untuk ditolak.</p>
<p>Terkait arah pemidanaan, Prof. Andi menekankan pentingnya menempatkan hukum pidana sebagai ultimum remediumatau upaya terakhir. Fokus utama penegakan hukum seharusnya bergeser pada pengembalian hasil kejahatan daripada sekadar pemidanaan badan, dengan prinsip bahwa pelaku kejahatan tidak boleh menikmati hasil perbuatannya sedikit pun.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-52728" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0129.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0129.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0129-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0129-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0129-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0129-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0129-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Salah satu instrumen yang ditekankan adalah DPA, yang memungkinkan penundaan penuntutan terhadap korporasi untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan kepatuhan tanpa harus mematikan unit usaha tersebut. Namun, beliau memberikan catatan kritis bahwa adopsi hukum asing tetap harus memenuhi tiga syarat utama, yakni selaras dengan volksgeist atau jiwa bangsa, sesuai dengan struktur sosial, dan mempertimbangkan tingkat kepatuhan masyarakat setempat.</p>
<p>Hakim Agung Prof. Andi juga memberikan peringatan mengenai isu kerugian kekayaan negara, khususnya di sektor pertambangan. Beliau menyayangkan pola di mana eksploitasi yang merusak lingkungan sering kali meninggalkan beban pemulihan dan reklamasi kepada negara, alih-alih ditanggung sepenuhnya oleh pelaku usaha.</p>
<p>Melalui kuliah umum ini, diharapkan para akademisi dan calon praktisi hukum di FH Unhas dapat memahami bahwa pembaruan hukum bukan sekadar meniru sistem asing, melainkan proses transformasi yang harus tetap berpijak pada jati diri bangsa dan keadilan yang substantif bagi masyarakat dan negara.***</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/05/hakim-agung-prof-andi-surya-jaya-bedah-transformasi-hukum-pidana-indonesia-dalam-kuliah-umum-di-fh-unhas/">Hakim Agung Prof. Andi Surya Jaya Bedah Transformasi Hukum Pidana Indonesia dalam Kuliah Umum di FH Unhas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
