KABARIKA.ID, LONDON — Presenter BBC News, Maryam Moshiri, dengan pilu mengungkapkan bahwa ia telah divonis mengidap kanker darah yang tidak dapat disembuhkan, setelah menjalani pengobatan berat selama hampir dua tahun.
Ibu tiga anak berusia 49 tahun ini didiagnosis menderita polycythaemia vera (PV), suatu kondisi langka di mana sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah merah.
Maryam Moshiri mengetahui kondisinya tersebut setelah menjalani tes darah.
Kondisi langka ini menyebabkan darah menjadi sangat kental dan dapat memicu pembekuan darah yang berpotensi mematikan, serangan jantung, serta stroke jika tidak ditangani.
Saat ini belum ada obat untuk menyembuhkannya, namun kondisi tersebut biasanya dapat dikelola sebagai penyakit kronis.
Presenter populer tersebut, yang sempat viral di seluruh dunia setelah secara tidak sengaja mengacungkan jari tengah ke arah kamera, mengatakan kepada The Times bahwa pengobatan yang dijalaninya itu lebih baik daripada meninggal dunia.
Ia menambahkan bahwa penyakit serta pengobatannya merupakan sesuatu yang harus bisa kita terima dan pahami.
Sang presenter pertama kali mengetahui kondisinya setelah menjalani tes darah yang berkaitan dengan menopause, hampir dua tahun yang lalu.
Ia kemudian harus menjalani prosedur pengambilan darah lebih dari satu pint (sekitar 500 ml) setiap bulannya untuk mengurangi konsentrasi sel darah merah.
Pengobatan tersebut membuatnya merasa sakit dan kelelahan.
Namun, tak lama kemudian, ia harus terbang ke Roma untuk meliput wafatnya Paus dan konklaf yang menyusul peristiwa tersebut.
Moshiri mengatakan ia bekerja selama 14 jam sehari sembari berjuang melawan kelelahan kronis dan terus-menerus tampil di siaran.
“Saya bekerja 14 jam sehari, terus-menerus siaran, harus selalu berpikir cepat, dan berusaha tetap tegar, meskipun saya mengalami rasa lelah dan letih yang kronis,” ujar Moshiri.
Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak ingin diagnosis penyakitnya mengganggu kariernya.
“Bagian besar dari penyakit ini adalah keharusan untuk tetap menjalani hidup,” tegas Moshiri.
Setelah kembali dari Roma, ia memulai pengobatan imunoterapi menggunakan interferon di Guy’s and St Thomas’ NHS Trust di London.
Obat tersebut mengurangi frekuensi pengambilan darah yang dibutuhkannya, namun menimbulkan efek samping yang sangat berat.
Moshiri mengalami insomnia dan sakit kepala, serta rasa gatal yang begitu hebat hingga ia menggaruk tubuhnya sampai berdarah.
Ia juga secara terbuka menceritakan mengenai dampak penyakitnya kepada ketiga anaknya, yaitu: Iris (13 tahun), Vivienne (11 tahun), dan Caspian (9 tahun).
“Di masa-masa terberat saat saya menjalani pengobatan yang sangat menguras tenaga, saya tidak bisa hadir untuk anak-anak saya,” ujar Moshiri.
“Saya biasanya berbaring di sofa, lalu putra saya bertanya, ‘Ibu, bisakah Ibu ikut bermain sepak bola bersamaku di taman?’ Dan Anda tidak bisa melakukannya. Anda terlalu lelah,” cerita Moshiri.
Pertanyaan pertama anak-anaknya saat ia memberi tahu mereka tentang diagnosis tersebut adalah apakah ia akan meninggal dunia.
Belakangan, Moshiri beralih ke obat lain yang memiliki efek samping yang lebih dapat ditoleransi.
Namun, ia mengatakan bahwa dirinya harus beradaptasi dengan gaya hidup baru yang lebih banyak dihabiskan untuk jadwal pemeriksaan rumah sakit dan pengobatan.
Kini, Moshiri mendukung kampanye “Here for This” dari Blood Cancer UK, yang menyoroti berbagai momen penting yang mungkin terlewatkan oleh para penyintas kanker darah akibat kondisi kesehatan mereka.
Moshiri adalah presenter yang populer di kalangan pemirsa BBC dan dikenal karena kepribadiannya yang penuh warna.
Pada bulan Desember 2023, ia secara tidak sengaja mengacungkan jari tengah ke arah kamera saat siaran berita langsung.
Ia kemudian menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari lelucon pribadi dengan kru dan menyampaikan permintaan maaf setelah klip lengkapnya ditayangkan secara langsung.
Presenter tersebut pernah mengalami beberapa insiden lain saat siaran, termasuk menirukan suara burung camar, membengkokkan sendok saat membahas seorang pria yang meremukkan wajan, serta berlari kecil di tempat dalam segmen mengenai jumlah langkah kaki harian. (rus)

