KABARIKA.ID, WASHINGTON — Seorang hakim federal memperingatkan bahwa gugatan pencemaran nama baik senilai $10 miliar yang diajukan Presiden Donald Trump terhadap BBC dapat dibatalkan jika ia tidak berupaya lebih keras untuk menyerahkan informasi yang berhak diperoleh pihak tergugat dalam kasus tersebut, termasuk kewajiban untuk menjalani pemeriksaan di bawah sumpah (deposisi).
“Menjalani proses pengumpulan bukti (discovery) memang berat, namun itu adalah beban yang harus ditanggung, terutama jika kita yang mengajukan gugatan,” ujar Hakim Magistrat Enjoliqué Aytch Lett kepada pengacara pribadi Trump dalam sidang hari Kamis (22/10/2026).
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mendukung surat perintah pengadilan (subpoena) dari BBC untuk mendapatkan catatan keanggotaan di Mar-a-Lago.
Lett menyatakan keraguannya bahwa Trump dan timnya telah melakukan upaya yang memadai dalam mencari dokumen internal yang berkaitan dengan kasus ini.
“Saya cenderung sependapat dengan pihak tergugat bahwa sulit dipercaya jika pencarian menyeluruh telah benar-benar dilakukan untuk memastikan bahwa semua permintaan informasi telah ditanggapi,” ujar Lett.
Hakim Lett juga memerintahkan agar Trump menjalani pemeriksaan di bawah sumpah paling lambat tanggal 11 Desember, namun ia maupun kedua belah pihak menyatakan bahwa jadwal tersebut kemungkinan besar dapat diundur.
Ia juga menolak permintaan Trump untuk melarang perekaman video atas pemeriksaan tersebut, dengan menegaskan bahwa hanya pengacara yang terlibat dalam kasus ini yang diperbolehkan untuk melihat rekamannya.
Proses hukum ini menunjukkan bahwa kegemaran sang presiden untuk melayangkan gugatan hukum membawa risiko tersendiri.
Salah satunya adalah bahwa gugatan tersebut dapat membuat Trump dan bisnis-bisnisnya terpapar pada pengawasan pihak-pihak yang ia gugat.
Trump Tuduh BBC Lakukan Pencemaran Nama Baik
Trump mengajukan gugatan terhadap BBC pada Desember 2025. Ia menuduh perusahaan media tersebut melakukan pencemaran nama baik melalui sebuah film dokumenter mengenai kembalinya dia ke panggung politik, yang ditayangkan sebelum pemilihan umum 2024.
Film itu digugat karena menggabungkan dua bagian dari pidatonya pada 6 Januari 2021 di depan Gedung Putih, sebelum para pendukungnya melakukan serangan kekerasan terhadap Gedung Capitol AS.
Film dokumenter tersebut menyambungkan satu bagian dari pernyataannya, di mana ia meminta para pendukungnya untuk “berjalan menuju Capitol,” dengan bagian lain yang disampaikan kemudian, di mana ia mengatakan kepada para pengunjuk rasa bahwa “kita harus berjuang sekuat tenaga.”
Perselisihan mengenai pemeriksaan Trump ini diajukan ke hadapan hakim setelah pengacara Trump secara mendadak membatalkan rencana pemeriksaan yang seharusnya berlangsung Jumat lalu, dengan alasan adanya urusan yang “penting bagi negara.”
Namun, pengacara BBC mencatat bahwa pada hari itu, Trump justru sedang berkampanye di Georgia dan menggalang dana di Mar-a-Lago.
Chuck Tobin, pengacara BBC, berargumen pada hari Kamis bahwa sang presiden telah “memprioritaskan politik partai” di atas kewajibannya terhadap pengadilan.
Pengacara Trump, Alejandro Brito, menepis anggapan tersebut dengan mengatakan kepada hakim, “Menyatakan bahwa hanya dua kegiatan itulah yang ditangani presiden pada hari tersebut sama saja dengan menghina kecerdasan setiap orang di ruang sidang ini.”
Menanggapi perselisihan sebelumnya terkait proses pengumpulan bukti (discovery), pengadilan menyatakan bahwa BBC berhak memperoleh informasi yang dapat menjelaskan “pesan” dari pidato tersebut serta “kesan” yang ditimbulkannya.
Meski demikian, pengadilan juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak memberikan izin kepada perusahaan media itu untuk “mengadili ulang” peristiwa 6 Januari.
Secara keseluruhan, BBC telah mengeluarkan setidaknya 47 surat perintah pemanggilan (subpoena) kepada mantan pejabat pemerintah maupun pejabat pemerintah saat ini, serta penasihat swasta di lingkaran Trump, yang mengetahui upaya-upayanya untuk membatalkan hasil pemilihan umum, termasuk Jared Kushner dan Ivanka Trump, mantan Jaksa Agung Bill Barr, dan mantan penasihat hukum Gedung Putih Pat Cipollone.
Hakim menunda keputusan terkait sengketa mengenai apakah mantan penasihat khusus (special counsel) Jack Smith dapat dimintai keterangan (diperiksa) oleh pihak tergugat.
Hakim mewajibkan Smith dan BBC untuk menempuh prosedur formal guna mendapatkan persetujuan dari instansi tempat Smith pernah bekerja, yaitu Departemen Kehakiman (DOJ), terkait pemeriksaan tersebut.
Hakim menyatakan bahwa masalah ini dapat dibahas kembali setelah ada tanggapan dari DOJ.
Mengapa BBC Ingin Memeriksa Trump?
Dalam menetapkan tenggat waktu 11 Desember untuk pemeriksaan tersebut, Hakim Lett mencatat bahwa ia tidak memiliki wewenang untuk mengundur tanggal akhir masa pengumpulan bukti dalam kasus ini, yang saat ini ditetapkan pada 18 Desember.
Ia menyebutkan bahwa Trump dapat meminta hakim pengadilan distrik AS yang menangani gugatan tersebut untuk memperpanjang tenggat waktu pengumpulan bukti, yang berarti ada kemungkinan pemeriksaan tersebut dapat ditunda.
Hakim Lett akan memberikan putusan tertulis atas serangkaian keberatan yang diajukan oleh tim Trump terkait dokumen yang diminta oleh BBC maupun pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada Trump.
Beberapa permintaan tersebut berkaitan dengan pidato tanggal 6 Januari, sementara permintaan lainnya menyangkut informasi mengenai bisnis Trump, bahkan data jajak pendapat mengenai tingkat kesukaan publik terhadap dirinya.
Dalam upayanya memperoleh catatan terkait Mar-a-Lago, BBC ingin menguji klaim Trump bahwa film dokumenter tersebut telah merugikan profesinya, secara spesifik “profesi, pekerjaan, dan kegiatan usahanya,” ujar Tobin pada hari Kamis, seraya mengutip versi gugatan yang berlaku saat ini.
BBC meminta catatan yang menunjukkan jumlah keanggotaan serta iuran keanggotaan tersebut selama kurun waktu enam tahun, termasuk periode sebelum film dokumenter itu ditayangkan.
Gugatan awal Trump menuntut ganti rugi atas kerugian yang diduga dialami oleh bisnis dan merek dagangnya, namun pada bulan Agustus, gugatan tersebut diubah untuk mempersempit cakupan kerugian yang diklaim, yakni hanya terbatas pada reputasi pribadinya.
Lett pada akhirnya sepakat dengan BBC bahwa penghapusan klaim mengenai kerugian terhadap bisnis Trump tidak menutup peluang untuk menyelidiki popularitas Mar-a-Lago sebagai tolok ukur atas dugaan kerusakan terhadap reputasi profesional Trump, mengingat peran resor tersebut selama masa kepresidenannya. (rus)

