Site icon KABARIKA

Belgia Singkirkan AS dari Piala Dunia Usai Membekuknya 4-1 di Stadion Seattle

KABARIKA.ID, SEATTLE — Amerika Serikat (AS) tersingkir dari Piala Dunia setelah Belgia mengeliminasi tuan rumah bersama tersebut di babak 16 besar di Stadion Seattle pada Senin malam, dengan skor 4-1.

Tim asuhan Mauricio Pochettino itu kebobolan gol terburuk sepanjang masa dalam penampilan katastropik di Piala Dunia akibat kiper melakukan blunder.

AS berambisi mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2002, namun mereka tampak gugup dan tidak tenang sejak awal pertandingan.

Tim AS tertinggal lebih dulu ketika Charles De Ketelaere mencetak gol lewat sontekan pada menit kesembilan.

Tim tuan rumah itu berusaha bangkit dan Malik Tillman mencetak gol melalui tendangan bebas langsung pada menit ke-31. Gol Tilman itu merupakan gol keduanya dari situasi serupa dalam dua pertandingan berturut-turut.

Namun, gol tersebut tidak banyak membantu menenangkan kubu AS, dan Belgia justru mencetak gol lagi hanya dua menit berselang.

Di pinggir lapangan, Mauricio Pochettino yang frustrasi menendang botol-botol air minum.

Pemain andalan tim AS Folarin Balogun, menunjukkan ekspresi kecewa setelah timnya dibantai Belgia 4-1. FIFA menganulir kartu merah Balogun pada hari Minggu (5/07/2026) agar ia dapat membela timnya. (Foto: theguardian)

Situasi kian memburuk bagi AS. Pada menit ke-57, Matt Freese berlari keluar dari areanya untuk mengamankan bola lambung namun gagal menguasainya.

Hans Vanaken kemudian tinggal menyelesaikan tugas mudah memasukkan bola ke gawang yang kosong untuk membawa Belgia unggul 3-1.

Beberapa penggemar bahkan menyebutnya sebagai gol terburuk sepanjang masa di hadapan penonton tuan rumah AS yang terpana.

Mantan bek Fulham, Tim Ream, kemudian gagal melakukan sapuan bola dalam upaya terakhir untuk mencegah terjadinya gol bencana tersebut.

Seorang penggemar menulis di X, “FIFA dan keuntungan bermain di kandang ada di pihakmu, tapi kamu malah kebobolan gol terburuk yang pernah ada.”

Belgia akhirnya menang 4-1, dengan gol penutup dicetak oleh Romelu Lukaku lewat penyelesaian cerdas di masa tambahan waktu.

Para penggemar AS menunjukkan dukungan mereka kepada Folarin Balogun saat berkumpul di dekat stadion sebelum pertandingan dimulai. (Foto: theguardian)

Hasil ini menandai berakhirnya kiprah AS di Piala Dunia, sementara Belgia melaju untuk menghadapi Spanyol di babak perempat final pada hari Jumat.

Tersingkirnya AS terjadi setelah drama jelang pertandingan yang luar biasa, di mana hukuman kartu merah yang diterima penyerang Folarin Balogun pada laga babak 32 besar ditangguhkan, sehingga ia bisa tampil sebagai starter melawan Belgia.

Keputusan FIFA untuk menangguhkan hukuman kartu merah tersebut diambil setelah adanya lobi dari Donald Trump, yang memicu reaksi keras dari berbagai kalangan di dunia sepak bola.

Ternyata kembalinya Balogun berlaga di lapangan hijau melawan Belgia, tak mampu membuat tim AS bertahan di arena Piala Dunia.

Kekalahan ini berarti ketiga tuan rumah bersama Piala Dunia, yakni Meksiko, AS, dan Kanada, semuanya telah tersingkir. (rus)

Exit mobile version