Site icon KABARIKA

๐‰๐€๐Œ ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ: ๐๐ข๐ฅ๐ข๐ก ๐๐ž๐ฌ๐ญ๐š ๐€๐ญ๐š๐ฎ ๐Œ๐ฎ๐ง๐š๐ฃ๐š๐ญ?

Oleh: ๐’๐ฎ๐Ÿ ๐Š๐š๐ฌ๐ฆ๐š๐ง

Menjelang sakratul maut kalender 2025, di bawah bayang-bayang malam bersiap meledak, waktu bergulir tak terbendung tepat di jantung ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ.

Saat itulah, sebuah pertanyaan kolosal menghantam kesadaran: ๐๐ข๐ฅ๐ข๐ก ๐๐ž๐ฌ๐ญ๐š ๐€๐ญ๐š๐ฎ ๐Œ๐ฎ๐ง๐š๐ฃ๐š๐ญ?

Jauh hari sebelum tahun 2025 menemui ajalnya, jutaan rencana telah dipahat dalam ambisi; sukacita ekstrem dirancang, dan hiruk-pikuk ditata demi satu malam yang disakralkan kalender.

Seolah waktu pergantian tahun hanya pantas ditebus dengan sorak-sorai yang melenakan jiwa, hingga pertanyaan ituโ€” ๐๐ข๐ฅ๐ข๐ก ๐๐ž๐ฌ๐ญ๐š ๐€๐ญ๐š๐ฎ ๐Œ๐ฎ๐ง๐š๐ฃ๐š๐ญ?โ€”terus bergaung hampa, tergilas oleh riuh rencana yang telanjur bersekutu dengan hawa nafsu.

Malam tahun baru disambut gegap gempita: terompet memekik, kembang api mencabik langit. Sayang, cahaya terangnya hanya menyilaukan mata sebentar, sementara gelap yang ditinggalkannya terasa lebih panjang, seolah memberi isyarat โ€˜๐˜ด๐˜ข๐˜ข๐˜ต๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ญ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ง๐˜ด๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ฌ๐˜ต๐˜ช๐˜ง๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏโ€™ dan nalar sehat perlahan dipadamkan. ๐˜”๐˜ข๐˜ฏ๐˜ณรฉ๐˜ด๐˜ช ๐˜‘๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข-๐˜ซ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฏ๐˜จรฉ!

Panggung hiburan mengepung kota. Lihat saja sebentar malam Pantai Losalaโ€”eh, Losari! Membeludak kerumunan manusia โ€˜kering imanโ€™. Manusia-manusia nampaknya perlu segera diservis di โ€˜bengkel takwa.

Lucunya, jauh-jauh ๐˜ฌ๐˜ช datang dari kampung, berlelah-lelah menerjang badai macet, ujung-ujungnya cuma ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฆโ€™ ๐˜ซ๐˜ช termakan di trotoar. ๐˜™๐˜ฐ๐˜จ๐˜ช ๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ! Komunitas โ€˜๐˜‰รฉ๐˜ญรฉ๐˜ฏ๐˜จ- ๐˜‰รฉ๐˜ญรฉ๐˜ฏ๐˜จ.

Dari anak-anak hingga ๐˜›๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ต๐˜ฐ๐˜ข ๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ tumpah ruah ke jalanan. Laki-laki dan perempuan berbaur tanpa sekat; gerombolan ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ, ๐˜ค๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฌ, hingga kafilah โ€˜janda-janda berkualitas ๐˜™๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฌ ๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ช๐˜ขโ€™โ€”dari ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ครฉโ€™ ๐˜ฅรฉ๐˜ณรฉโ€™ sampai ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ด๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ถโ€”semua larut, tenggelam dalam kubangan euforia. Seolah pergantian tahun adalah hajatan kehinaan yang wajib dihadiri.

Tak ketinggalan, diskotek bersolek genit; lampu-lampu meredup mesum, musik menderu kalap, dan pintu maksiat menganga lebarโ€”siap menjarah kesucian putri-putri negeri yang kehilangan arah. Bahkan meja bola sodok pun mengirim sinyal siaga, beralih peran menjadi ajang โ€œ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฌ-๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏโ€ di bawah kibaran panji setan; di sana, iman dirontokkan tanpa sisa. Sementara bisnis โ€˜lendirโ€™ meraup keuntungan sesaat di atas kehampaan jiwa.

Barat dan Timur serempak hanyut dalam irama surgawi dunia. Atas nama kesenangan, Muslim maupun non-Muslim lebur dalam satu bukti: hiruk-pikuk lebih laku daripada renungan, dan pesta maksiat jauh lebih laris daripada ๐Œ๐ฎ๐ง๐š๐ฃ๐š๐ญ.

Itulah delegasi mereka! Barisan penggadai kekekalan demi kesenangan prematur.

Namun di tengah kegilaan itu, sebuah tanya kembali berdiri tegak, menghantam nurani dengan dentuman yang keras: ๐‰๐€๐Œ ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ: ๐๐ข๐ฅ๐ข๐ก ๐๐ž๐ฌ๐ญ๐š ๐€๐ญ๐š๐ฎ ๐Œ๐ฎ๐ง๐š๐ฃ๐š๐ญ?

Kini giliran nurani bicara. Di ambang titik ๐ŸŽ๐ŸŽ.๐ŸŽ๐ŸŽ sebentar malam, dirimu adalah pemilih tunggal dalam โ€˜Pilkada Akhiratโ€™. Tempat jemari sendiri mencoblos surga atau neraka.

Jangan lengah, sebab sebentar malam setiap jiwa sedang digiring masuk ke palagan dahsyat antara cahaya dan kegelapan.

Aku nasihatkan: โ€œPeluklah hening, jemputlah ๐Œ๐ฎ๐ง๐š๐ฃ๐š๐ญ; hanya di hadapan-Nya keberuntungan dunia akhirat sudi menetap.โ€

Selamat menyambut tahun baru 2026 dalam dekapan kesadaran, bukan dalam lelapnya kelalaian.

๐‘๐š๐›๐ฎ, ๐Ÿ‘๐Ÿ ๐ƒ๐ž๐ฌ๐ž๐ฆ๐›๐ž๐ซ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ“ (๐’๐Š)

Exit mobile version