Site icon KABARIKA

Doa dari Jauh: Ketika Raga Absen, Hati Hadir di Mubes IKA Unhas

Oleh: Muliadi Saleh (Penulis dan Pembaca Doa)

Ingin sekali berpartisipasi langsung mengikuti dan  merayakan seluruh rangkaian kegiatan Mubes IKA Unhas 1-3 Mei 2026. Namun takdir waktu  berkata lain. Keluar Makassar ketika Mubes berlangsung.

Maka dari kejauhan ini, ijinkan kami memilih menulis dan mendoakan para alumni yang sedang ber-mubes. Menitipkan doa hingga menyentuh arasy.  Berharap
pada Penjaga dan Pemelihara Semesta yang setia menggenggam doa.

Ya Allah, tetaplah jaga
kejernihan hati mereka yang berkumpul di sana,
seperti air yang bening di mata air.
Tanpa prasangka, tanpa kabut kepentingan.

Jika ada setitik ego, luruhkan agar tak  mengeras diam-diam.
Gantikan dengan ketulusan yang mengalir pelan, mengisi nurani para pengambil keputusan.

Ya Allah,
jadikan setiap kata yang terucap, bukan bara yang membakar,
melainkan cahaya yang menerangi.

Biarkan perbedaan menjadi jembatan, bukan jurang.
Biarkan dialog tumbuh sebagai taman, tempat gagasan saling menyapa, saling menguatkan,
bukan saling menjatuhkan.

Tumbuhkan jiwa-jiwa yang ringan mengapresiasi,
yang melihat kebaikan sekecil apa pun sebagai cahaya. Yang memuliakan sesama bukan karena struktur tapi karena rasa syukur.

Ya Allah,
mudahkan setiap langkah,
ringankan setiap agenda,
bukakan jalan di setiap kebuntuan.

Jika ada yang terasa rumit,
jadikan sederhana.
Jika ada yang terasa berat,
jadikan lapang.

Dan di ujung semua tarikan nafas dan denyut jantung,
jangan biarkan Mubes ini hanya menjadi pertemuan,
tanpa ruh.

Tiupkan makna ke dalamnya agar ia menjadi jejak kesadaran.
Bahwa berkumpul bukan sekadar hadir,
tetapi pulang
kepada tanggung jawab sebagai insan yang pernah ditempa ilmu.

Dari jauh, kami percaya bahwa doa tidak mengenal jarak.
Ia tiba lebih dulu dari langkah,
dan sering kali lebih dalam dari kata.

Amin ya Rabbal Alamin
________
Muliadi Saleh: ” Menulis Makna, Membangun Peradaban.”

Exit mobile version