KABARIKA.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melantik 31 Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP), di Istana Negara, Senin sore (24/3/2025) pukul 17:15 WIB.
Para Dubes itu akan bertugas untuk mewakili Indonesia di berbagai kawasan strategis di dunia dan sejumlah organisasi internasional.
Acara pelantikan Dubes tersebut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih. Di antaranya, Menkopolkam Budi Gunawan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Pratikno, dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 2003 tentang Organisasi Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh adalah Pejabat Negara yang diangkat oleh Presiden untuk mewakili dan memperjuangkan kepentingan bangsa, negara, dan Pemerintah Republik Indonesia serta menjadi wakil pribadi Presiden Republik Indonesia di satu Negara Penerima atau lebih atau pada Organisasi Internasional.
Saat dilantik, pada Dubes tersebut mengucapkan sumpah/janji kemudian menandatangani berita acara pelantikan.
“Demi Allah saya bersumpah, demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya, untuk diangkat menjadi dubes luar biasa berkuasa penuh. Akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan, dengan selurus-lurusnya. Demi dharma bakti kepada bangsa dan negara,” ujar ke-31 Dubes, saat mengucap sumpah di depan Presiden RI Prabowo Subianto.
Berikut ini daftar 31 Dubes LPBP yang dilantik:
1. Manahan M. P. Sitompul, sebagai Duta Besar LPBP untuk Bosnia dan Herzegovina,
2. Penny Dewi Herasati, sebagai Duta Besar LPBP untuk Hungaria,
3. Muhsin Syihab sebagai Duta Besar LPBP untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO),
4. Siti Nugraha Mauludiah, sebagai Duta Besar LPBP untuk Kerajaan Denmark, merangkap Republik Lithuania,
5. Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Kenya, merangkap Republik Demokratik Kongo, Republik Federal Somalia, Republik Urganda, United Nation Environtmental Programme (UNEP), dan United Nation Human Settlement Programme (UN-HABITAT),
6. Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna, sebagai Duta Besar LPBP untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania,
7. Yayan Ganda Hayat Mulyana, sebagai Duta Besar LPBP untuk Kerajaan Swedia, merangkap Republik Latvia,
8. Fikry Cassidy, sebagai Duta Besar LPBP untuk Bolivarian Venezuela, merangkap Persemakmuran Dominika, Grenada, Saint Lucia, Saint Vincent dan The Grenadines, dan Republik Trinidad dan Tobango,
9. Listiana Operananta, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Bulgaria, merangkap Republik Albania dan Republik Makedonia Utara,
10. Rina Prihtyasmiarsi, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Ceko,
11. Vedi Kurnia Buana, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Chile,
12. Chery Sidharta, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Demokratik Federal Ethiopia, merangkap Republik Djibouti, Eritrea, dan African Union,
13. Hersindaru Arwityo Ibnu Wiwoho Wahyutomo, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Finlandia, merangkap Republik Estonia,
14. Dicky Komar, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Lebanon,
15. Didik Eko Pujianto, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Irak,
16. Chandra Warsenanto Sukotjo, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Islam Pakistan,
17. Rolliansyah Soemirat, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan,
18. Junimart Girsang, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Italia, merangkap Republik Malta, Republik San Marino, Republik Siprus, Food and Agriculture Organization (FAO), International Fund and Agriculture Development (IFAD), World Food Programme (WFP), dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT),
19. Agung Cahaya Sumirat, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Kamerun, merangkap Republik Chad, Republik Guinea Ekuatorial, Republik Gabon, Republik Kongo, dan Republik Afrika Tengah,
20. Cecep Herawan, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Korea,
21. Simon Djatmoko Irwantoro Soekarno, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Kuba, merangkap Persemakmuran Bahama, Republik Dominika, Republik Haiti, dan Jamaika,
22. Kartika Candra Negara, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Mozambique, merangkap Republik Malawi,
23. Mirza Nurhidayat, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Namibia, merangkap Republik Angola,
24. Bambang Suharto, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Federal Nigeria, merangkap Republik Benin, Republik Burkina Faso, Republik Ghana, Republik Kongo, Republik Liberia, Republik Niger, Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, Republik Togo, Gabon, dan ECOWAS,\
25. Hendra Halim, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Panama, merangkap Republik Honduras, Republik Kosta Rika, dan Republik Nikaragua,
26. Susi Marleny Bachsin, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Portugal,
27. Ardian Wicaksono, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Senegal, merangkap Republik Cabo Verde, Repuiblik Gambia, Republik Guinea, Republik Guinea-Bissau, Republik Mali, Republik Pantai gading, dan Republik Sierra Leone,
28. Andreano Erwin, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Serbia, merangkap Montenegro,
29. Agus Priyono sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Suriname, merangkap Republik Kooperatif Guyana,
30. Siti Ruhaini Dzuhayatin, sebagai Duta Besar LPBP untuk Republik Uzbekistan, merangkap Republik Kyrgyzstan, dan
31. Arief Hidayat, sebagai Duta Besar untuk Republik Zimbabwe, merangkap Republik Zambia.